one

UNSIKA Gencarkan Sosialisasi Metode Blended Learning di Karawang

MATA INDONESIA, KARAWANG - Metode blended learning saat ini sedang gencar dilakukan di sejumlah kampus dan sekolah di Indonesia. Metode ini merupakan rancangan dengan menyatukan pembelajaran tatap muka (face to face) dengan pembelajaran online. Tujuan metode ini untuk meningkatkan hasil...

Puan Maharani Dilaporkan ke MKD karena Rayakan Ultah di Paripurna DPR

MATA INDONESIA, JAKARTA - Ketua Umum Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) Joko Priyoski melaporkan Ketua DPR Puan Mataharani ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR. Laporan ini terkait karena momen ulang tahunnya yang dirayakan dalam rapat paripurna, Selasa 6 September 2022. Joko...

Demo di DPRD Karawang Tolak Kenaikan Harga BBM, GMNI Soroti Kinerja BPH Migas

MATA INDONESIA, KARAWANG - Kenaikan harga BBM yang makin memberatkan masyarakat membuat ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia mulai terjun melakukan aksi demonya di beberapa daerah. Bagi para mahasiswa tak ada kata lain selain melawan terhadap kebijakan yang menurut penilaian...

Ratusan Ojek Online Unjuk Rasa Tolak Kenaikan BBM di Kantor DPRD DIY

MATA INDONESIA, YOGYAKARTA - Ratusan pengemudi ojek online menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi Pertalite. Kenaikan harga BBM memperburuk kondisi kerja dan kesejahteraan pengemudi ojol.Pengemudi ojeg online (ojol) yang tergabung dalam Forum Ojeg Yogyakarta Bergerak (FOYB) menyatakan penolakan...

Persis, Berawal dari Kelompok Tadarusan di Bandung

MATA INDONESIA, JAKARTA - Organisasi Massa (ormas) Islam yang cukup besar anggotanya selain Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah adalah Persatuan Islam (Persis).Organisasi ini merupakan salah satu organisasi pembaharuan yang muncul pada awal ke-20. Persis berawal dari suatu kelompok tadarusan di kota...

Inilah Tokoh yang Membesarkan Persis

MATA INDONESIA, JAKARTA ­- Keberadaan sebuah organisasi sejak awal berdirinya hingga sekarang tidak terlepas dari peran serta para tokohnya. Demikian pula halnya dengan Persis.Organisasi ini telah melahirkan sejumlah tokoh besar. Mereka menjadi tumpuan umat dalam memahami masalah agama. Tidak hanya...

Genre K-Pop Berawal dari Seo Taiji and Boys

MATA INDONESIA, JAKARTA - Jauh sebelum BTS dan Blackpink menjajah musik global, dunia musik korea didominasi oleh genre ballad bertempo pelan. Saat itu belum ada istilah K-pop. Kawasan Asia lebih banyak dipengaruhi musik dari Jepang, Cina dan India.Tahun 1992,...

Survei: Mayoritas Warga Tak Setuju Tarif Ojol Naik

MATA INDONESIA, JAKARTA - Kebijakan pemerintah menaikkan tarif aplikasi ojek online mendapat tantangan dari masyarakat yang sudah mengap-mengap karena BBM naik.Hasil survei Polling Institute menyatakan 61,2 persen pengguna kurang tidak setuju dengan kenaikan tarif ojek online (ojol). Peneliti Polling...

Wagub DKI Ahmad Riza Patria Pamit dan Mohon Maaf

MATA INDONESIA, JAKARTA - Meski tinggal satu bulan lagi menjabat sebagai wakil gubernur DKI, Ahmad Riza Patria sudah pamitan ke warga sekaligus meminta maaf. Terhitung 16 Oktober 2022, Riza Patria sudah lengser sebagai wakil gubernur DKI Jakarta.Riza menyampaikan permohonan maaf...

Gempa, Warga Mentawai dan Pacitan Panik Tsunami Lari ke Bukit

MATA INDONESIA, JAKARTA - Dua wilayah di Indonesia, Pacitan dan Kepulauan Mentawai diguncang gempa, Minggu 11 September 2022.Gempa pertama 6,1 magnitudo melanda Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. 5 jam kemudian, gempa terjadi di Pacitan.''Hingga pukul 07.10 WIB, hasil...

About Me

6601 KIRIMAN
4 KOMENTAR
- Advertisement -spot_img

Latest News

Taklimat Presiden Tegaskan Diplomasi Energi, Pemerintah Jaga Kedaulatan Pangan dan Stabilitas Harga BBM

Oleh: Arya Satrya WibisonoDi tengah dinamika global yang semakin tidak menentu, pemerintah terus mempertegas arahkebijakan nasional untuk memastikan ketahanan energi dan pangan tetap terjaga. Salah satu buktikonkret dari ketahanan tersebut tercermin pada kebijakan pemerintah yang tetap menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah gejolak ekonomi global dan fluktuasi hargaenergi dunia. Langkah ini tidak hanya menunjukkan kapasitas negara dalam mengelola sektorenergi secara efektif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam melindungi daya belimasyarakat serta menjaga stabilitas sektor pangan yang sangat bergantung pada distribusi danbiaya logistik. Dalam konteks ini, kebijakan pengendalian harga BBM menjadi bagian integral dari strategi besar pemerintah untuk meredam dampak krisis global sekaligus memperkuatfondasi kemandirian nasional.Dalam arahannya, Presiden menggarisbawahi bahwa pangan, energi, dan air merupakan tigapilar utama yang menentukan keselamatan suatu bangsa. Pandangan ini, sebagaimanadisampaikannya, telah lama diyakini dan diperjuangkan, bahkan sejalan dengan proyeksi global yang disusun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam kerangka Sustainable Development Goals. Dengan demikian, langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan di ketiga sektor tersebuttidak hanya berbasis pada kebutuhan domestik, tetapi juga merujuk pada agenda pembangunanglobal yang telah mengantisipasi potensi krisis multidimensi.Taklimat yang disampaikan langsung kepada para menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselonI menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi seluruh elemen pemerintahan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan memiliki arah yang selaras, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Di sektor energi, pemerintah menunjukkan langkah konkret melalui penguatan diplomasi dengannegara-negara sahabat. Presiden mengindikasikan bahwa kunjungan luar negeri yang dilakukannya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi untukmengamankan pasokan energi nasional, khususnya minyak. Dalam situasi geopolitik yang penuhketidakpastian, pendekatan diplomasi aktif dinilai menjadi instrumen penting untuk menjagastabilitas energi dalam negeri.Diplomasi energi ini mencerminkan kesadaran pemerintah bahwa ketahanan energi tidak dapatsepenuhnya bergantung pada sumber daya domestik. Dibutuhkan jejaring kerja samainternasional yang kuat untuk memastikan keberlanjutan pasokan, sekaligus membuka peluanginvestasi dan transfer teknologi di sektor energi. Kunjungan ke berbagai negara, termasuk di kawasan Asia Timur, menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam peta energiglobal.Di tengah gejolak harga energi dunia yang fluktuatif, pemerintah juga dinilai berhasil menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Kebijakan ini mencerminkankeberpihakan pada daya beli masyarakat sekaligus menunjukkan kapasitas negara dalammeredam dampak langsung dari tekanan eksternal. Stabilitas harga BBM menjadi indikatorpenting bahwa strategi pengelolaan energi nasional berjalan efektif di tengah tekanan global yang tidak ringan.Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kombinasi kebijakan fiskal, penguatan subsidi yang tepat sasaran, serta hasil dari diplomasi energi yang memastikan pasokan tetap aman. Pemerintahsecara tidak langsung menunjukkan bahwa kendali terhadap sektor energi mampu dijaga denganbaik, sehingga gejolak global tidak serta-merta diteruskan ke masyarakat. Namun demikian, pemerintah tidak mengabaikan penguatan kapasitas dalam negeri. Upayamenuju swasembada energi terus didorong melalui berbagai program strategis, termasukoptimalisasi sumber daya alam dan pengembangan energi terbarukan. Langkah ini menunjukkanbahwa diplomasi internasional berjalan beriringan dengan penguatan fondasi domestik, sehinggaIndonesia memiliki ketahanan yang lebih kokoh dalam jangka panjang.Di sektor pangan, pemerintah juga menempatkan swasembada sebagai prioritas utama. Presidenmengisyaratkan bahwa upaya ini telah lama menjadi bagian dari gagasan besar yang kinidiwujudkan melalui program-program konkret. Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan denganketersediaan produksi, tetapi juga distribusi, aksesibilitas, serta stabilitas harga yang harus dijagasecara berkelanjutan.Sementara itu, sektor air sebagai salah satu pilar penting dinilai memiliki potensi besar di Indonesia. Pemerintah melihat bahwa secara umum ketersediaan air masih relatif mencukupi, meskipun terdapat tantangan di beberapa wilayah, khususnya di Indonesia timur. Permasalahanutama lebih banyak terletak pada aspek pengelolaan dan kerusakan lingkungan, sepertideforestasi yang berdampak pada berkurangnya daya serap air.Dalam perspektif ini, pemerintah menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungansebagai bagian integral dari strategi ketahanan nasional. Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan bahwa potensi yang dimiliki Indonesia dapatdimanfaatkan secara optimal tanpa mengorbankan generasi mendatang. Dengan pendekatan yang tepat, tantangan terkait ketersediaan air diyakini dapat diatasi.Lebih jauh, taklimat Presiden juga menjadi ruang untuk menyampaikan optimisme terhadapmasa depan Indonesia. Pemerintah meyakini bahwa di tengah berbagai krisis global, Indonesia justru memiliki peluang untuk tampil sebagai negara yang relatif stabil dan tangguh. Keyakinanini didasarkan pada kekayaan sumber daya alam, posisi geopolitik yang strategis, serta kebijakanyang diarahkan pada penguatan kemandirian nasional.Pendekatan yang mengombinasikan penguatan domestik dan diplomasi internasionalmenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya bersikap reaktif terhadap krisis, tetapi juga proaktifdalam membangun ketahanan jangka panjang. Diplomasi dengan negara sahabat menjadijembatan untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global, sekaligus memastikan kebutuhannasional tetap terpenuhi.*) Analis Diplomasi Energi dan Pembangunan Berkelanjutan
- Advertisement -spot_img