one
News
Menolak Kenaikan BBM Sama dengan Membela Orang Mampu
one -
MATA INDONESIA, JAKARTA - Sejumlah kalangan menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya pertalite dan solar bersubsidi. ''Menolak kenaikan harga BBM maka sama seja dengan membela orang kaya. Sebab mayoritas pengguna bahan bakar jenis pertalite adalah orang mampu,''...
News
Resmi Dibuka, Pameran Bertema Energy dan Engineering Terbesar di Asia Tenggara
one -
MATA INDONESIA, JAKARTA - Lima pameran berskala internasional dari berbagai sektor penting di Indonesia yakni Electric & Power Indonesia, Oil & Gas Indonesia, Mining Indonesia, Construction Indonesia, serta Concrete Show Southeast Asia digelar di JIE Expo Kemayoran Jakarta.Pameran terbesar...
News
Sejumlah Negara Jajaki Peluang Investasi Pembangunan di IKN
one -
MATA INDONESIA, PENAJAM - Beberapa negara di Asia tampak berminat menanamkan modalnya ke IKN Nusantara. Adapun negara-negara yang telah menunjukkan minatnya yakni Jepang, Cina, Malaysia, Australia, Hongkong, dan Korea Selatan.Negara-negara tersebut telah melakukan penjajakan kerja sama berbagai bidang di...
News
Bertemu Jokowi di Istana, Yusril Bahas Aspek Hukum Percepatan Pembangunan IKN
one -
MATA INDONESIA, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengundang pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 12 September 2022. Jokowi dan Yusril membahas soal percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dari sisi hukum. "Hanya sedikit saja...
News
Sumber Energi Ramah Lingkungan untuk Masyarakat Sumba
one -
MATA INDONESIA, MATARAM - Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat 95 kWp di Desa Mata Redi dan Desa Mata Woga, Kecamatan Katiku Kana, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur.Peresmian PLTS ini pada Jumat, 26 Agustus 2022. Pembangunan PLTS ini...
News
Kenaikan Harga BBM, Ayo Bahu-Membahu Melawan Inflasi
one -
MATA INDONESIA, JAKARTA - Dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) solar dan pertalite mulai terasa.Sejumlah harga barang dan jasa bergerak ke level yang lebih tinggi, menyusul kenaikan harga solar dari Rp5.150 ke Rp6.800 per liter. Dan pertalite dari...
News
Bangga, Sejumlah Kapal Anak Bangsa akan Jaga Laut Indonesia
one -
MATA INDONESIA, JAKARTA - Hawa semangat terasa meruap di Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin, 8 Agustus 2022.Kapal Republik Indonesia (KRI) dengan kode awal Angkut Tank (AT)-7 resmi di serahkan ke TNI-AL. Kapal berjenis...
Headline
Cina Kembali Lockdown, Harga Minyak Dunia Langsung Turun
one -
MATA INDONESIA, BEIJING - Covid-19 semakin mengila lagi. Beberapa wilayah di Cina mulai berlakukan lockdwon (pembatasan) untuk mengatasi penyebaran virus ini. Dampak dari lockdwon, harga minyak dunia berjangka Brent dan West Texas Intermediate (WTI) terpantau ambles di awal pembukaan...
Headline
Penuhi Tantangan Denny Siregar, Bjorka Buka Data Anies Baswedan
one -
MATA INDONESIA, JAKARTA - Jleb. Tantangan penggiat sosial media dan buuzer Denny Siregar kepada hacker Bjorka untuk membuka data pribadi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan langsung mendapat tanggapan.
Bjorka membuka data pribadi Anies Baswedan.
Data pribadi Anies Baswedan ini disebar lewat...
News
Australia Akhirnya Proklamasikan Raja Charles III sebagai Kepala Negara
one -
MATA INDONESIA, SYDNEY - Di tengah pro dan kontra soal status Australia pasca meninggalnya Ratu Elizabeth II, negara kangguru ini akhirnya memilih memproklamasikan Raja Charles III sebagai kepala negara menggantikan ibunya.
Negara dengan wilayah dan jumlah populasi terbesar di benua...
About Me
6601 KIRIMAN
4 KOMENTAR
Latest News
Taklimat Presiden Tegaskan Diplomasi Energi, Pemerintah Jaga Kedaulatan Pangan dan Stabilitas Harga BBM
Oleh: Arya Satrya WibisonoDi tengah dinamika global yang semakin tidak menentu, pemerintah terus mempertegas arahkebijakan nasional untuk memastikan ketahanan energi dan pangan tetap terjaga. Salah satu buktikonkret dari ketahanan tersebut tercermin pada kebijakan pemerintah yang tetap menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah gejolak ekonomi global dan fluktuasi hargaenergi dunia. Langkah ini tidak hanya menunjukkan kapasitas negara dalam mengelola sektorenergi secara efektif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam melindungi daya belimasyarakat serta menjaga stabilitas sektor pangan yang sangat bergantung pada distribusi danbiaya logistik. Dalam konteks ini, kebijakan pengendalian harga BBM menjadi bagian integral dari strategi besar pemerintah untuk meredam dampak krisis global sekaligus memperkuatfondasi kemandirian nasional.Dalam arahannya, Presiden menggarisbawahi bahwa pangan, energi, dan air merupakan tigapilar utama yang menentukan keselamatan suatu bangsa. Pandangan ini, sebagaimanadisampaikannya, telah lama diyakini dan diperjuangkan, bahkan sejalan dengan proyeksi global yang disusun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam kerangka Sustainable Development Goals. Dengan demikian, langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan di ketiga sektor tersebuttidak hanya berbasis pada kebutuhan domestik, tetapi juga merujuk pada agenda pembangunanglobal yang telah mengantisipasi potensi krisis multidimensi.Taklimat yang disampaikan langsung kepada para menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselonI menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi seluruh elemen pemerintahan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan memiliki arah yang selaras, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Di sektor energi, pemerintah menunjukkan langkah konkret melalui penguatan diplomasi dengannegara-negara sahabat. Presiden mengindikasikan bahwa kunjungan luar negeri yang dilakukannya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi untukmengamankan pasokan energi nasional, khususnya minyak. Dalam situasi geopolitik yang penuhketidakpastian, pendekatan diplomasi aktif dinilai menjadi instrumen penting untuk menjagastabilitas energi dalam negeri.Diplomasi energi ini mencerminkan kesadaran pemerintah bahwa ketahanan energi tidak dapatsepenuhnya bergantung pada sumber daya domestik. Dibutuhkan jejaring kerja samainternasional yang kuat untuk memastikan keberlanjutan pasokan, sekaligus membuka peluanginvestasi dan transfer teknologi di sektor energi. Kunjungan ke berbagai negara, termasuk di kawasan Asia Timur, menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam peta energiglobal.Di tengah gejolak harga energi dunia yang fluktuatif, pemerintah juga dinilai berhasil menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Kebijakan ini mencerminkankeberpihakan pada daya beli masyarakat sekaligus menunjukkan kapasitas negara dalammeredam dampak langsung dari tekanan eksternal. Stabilitas harga BBM menjadi indikatorpenting bahwa strategi pengelolaan energi nasional berjalan efektif di tengah tekanan global yang tidak ringan.Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kombinasi kebijakan fiskal, penguatan subsidi yang tepat sasaran, serta hasil dari diplomasi energi yang memastikan pasokan tetap aman. Pemerintahsecara tidak langsung menunjukkan bahwa kendali terhadap sektor energi mampu dijaga denganbaik, sehingga gejolak global tidak serta-merta diteruskan ke masyarakat. Namun demikian, pemerintah tidak mengabaikan penguatan kapasitas dalam negeri. Upayamenuju swasembada energi terus didorong melalui berbagai program strategis, termasukoptimalisasi sumber daya alam dan pengembangan energi terbarukan. Langkah ini menunjukkanbahwa diplomasi internasional berjalan beriringan dengan penguatan fondasi domestik, sehinggaIndonesia memiliki ketahanan yang lebih kokoh dalam jangka panjang.Di sektor pangan, pemerintah juga menempatkan swasembada sebagai prioritas utama. Presidenmengisyaratkan bahwa upaya ini telah lama menjadi bagian dari gagasan besar yang kinidiwujudkan melalui program-program konkret. Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan denganketersediaan produksi, tetapi juga distribusi, aksesibilitas, serta stabilitas harga yang harus dijagasecara berkelanjutan.Sementara itu, sektor air sebagai salah satu pilar penting dinilai memiliki potensi besar di Indonesia. Pemerintah melihat bahwa secara umum ketersediaan air masih relatif mencukupi, meskipun terdapat tantangan di beberapa wilayah, khususnya di Indonesia timur. Permasalahanutama lebih banyak terletak pada aspek pengelolaan dan kerusakan lingkungan, sepertideforestasi yang berdampak pada berkurangnya daya serap air.Dalam perspektif ini, pemerintah menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungansebagai bagian integral dari strategi ketahanan nasional. Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan bahwa potensi yang dimiliki Indonesia dapatdimanfaatkan secara optimal tanpa mengorbankan generasi mendatang. Dengan pendekatan yang tepat, tantangan terkait ketersediaan air diyakini dapat diatasi.Lebih jauh, taklimat Presiden juga menjadi ruang untuk menyampaikan optimisme terhadapmasa depan Indonesia. Pemerintah meyakini bahwa di tengah berbagai krisis global, Indonesia justru memiliki peluang untuk tampil sebagai negara yang relatif stabil dan tangguh. Keyakinanini didasarkan pada kekayaan sumber daya alam, posisi geopolitik yang strategis, serta kebijakanyang diarahkan pada penguatan kemandirian nasional.Pendekatan yang mengombinasikan penguatan domestik dan diplomasi internasionalmenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya bersikap reaktif terhadap krisis, tetapi juga proaktifdalam membangun ketahanan jangka panjang. Diplomasi dengan negara sahabat menjadijembatan untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global, sekaligus memastikan kebutuhannasional tetap terpenuhi.*) Analis Diplomasi Energi dan Pembangunan Berkelanjutan


