Paling Populer

Berita Terkini

Rantai Pasok MBG Dirapikan, Bahan Baku Lokal Lebih Efisien

Mata Indonesia, Jakarta - Pemerintah terus memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan merapikan rantai pasok pangan agar lebih efisien dan terintegrasi. Langkah...

MBG dan Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Lokal

Oleh : Abdul Razak)*Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kini memasuki fase krusial: penguatan tata kelola sekaligus integrasi...

Magang Nasional Dinilai Perkuat Investasi SDM di Tengah Tekanan Global

Mata Indonesia, Jakarta – Program Magang Nasional terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), seiring dengan dinamika pasar kerja...

Hadapi Dampak Global, Magang Nasional Redam Ketegangan Generasi Muda

Mata Indonesia, Jakarta - Pemerintah terus memperkuat strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia di tengah tekanan ekonomi global dengan mengoptimalkan Program Magang Nasional. Langkah...

Wujudkan Daya Saing Global, Program Magang Nasional Diperluas ke Seluruh Indonesia

Oleh: Alya Safira )*Upaya pemerintah dalam memperkuat daya saing global terusmenunjukkan arah yang semakin terstruktur melalui perluasan Program Magang Nasional ke seluruh Indonesia. Kebijakan ini dirancang bukanhanya untuk menjawab kebutuhan jangka pendek pasar tenaga kerja, tetapi juga sebagai strategi jangka panjang dalam membangun sumberdaya manusia unggul. Di tengah dinamika ekonomi global yang kompetitif, pemerintah menempatkan peningkatan kualitas tenaga kerja sebagaiprioritas utama agar Indonesia mampu bersaing secara berkelanjutan.Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjadi salah satu aktor pentingdalam mendorong penguatan program ini. Dalam pertemuannya bersamaMenteri Ketenagakerjaan, ia menekankan bahwa Program MagangNasional telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama darisisi antusiasme masyarakat. Tingginya jumlah pendaftar yang mencapai ratusan ribu orang menunjukkan bahwa program ini menjadi kebutuhan nyata bagi lulusanbaru yang ingin mendapatkan pengalaman kerja. Ia melihat kondisi inisebagai momentum untuk memperluas kuota peserta pada periode 2026–2027, sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program agar semakin relevan dengan kebutuhan industri.Dalam pandangan Teddy, penguatan program tidak cukup hanya denganmenambah jumlah peserta. Pemerintah juga harus memastikan bahwasetiap peserta memperoleh pengalaman kerja yang bermakna. Oleh karena itu, program ini dirancang dengan pendekatan yang lebihkomprehensif, mencakup pembelajaran langsung di lingkungan kerjaprofesional, pendampingan oleh mentor berpengalaman, serta pemberianupah yang sesuai standar. Pendekatan ini diyakini mampu membentukkompetensi yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencakup soft skills yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja modern.Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memberikanpenekanan pada aspek keberlanjutan program. Ia memandang bahwaProgram Magang Nasional harus menjadi bagian dari ekosistempengembangan tenaga kerja yang lebih luas. Oleh karena itu, pemerintah tidak berhenti pada penyelenggaraanmagang semata, tetapi juga menyiapkan program lanjutan sepertisertifikasi kompetensi. Dengan adanya sertifikasi ini, keterampilan yang dimiliki peserta dapat diakui secara formal dan meningkatkan peluangmereka untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.Dalam berbagai kesempatan, Yassierli juga menyoroti pentingnyamenjaga optimisme para peserta, terutama setelah merekamenyelesaikan program magang. Ia mendorong agar para alumni tidakberhenti pada pengalaman yang telah diperoleh, melainkan terusmeningkatkan kapasitas diri melalui berbagai program yang telahdisiapkan pemerintah. Selain itu, Yassierli menegaskan bahwa perluasan Program MagangNasional harus berjalan seiring dengan penguatan pelatihan vokasi. Program vokasi yang menyasar lulusan Sekolah Menengah Kejuruanmenjadi bagian penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang siappakai. Dengan mengintegrasikan pelatihan vokasi dan magang, pemerintahberupaya menciptakan jalur yang lebih efektif dalam menghubungkandunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Hal ini menjadi bukti bahwakebijakan ketenagakerjaan yang dijalankan memiliki pendekatan yang menyeluruh dan terarah.Dari perspektif akademisi, pengamat ketenagakerjaan Universitas Gadjah...

Pilihan Editor

UU PPRT dan Penguatan Perlindungan Buruh di Sektor Domestik

Oleh : Abdul Razak)*Pengesahan Undang-Undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) oleh DPR RI menjadi tonggak sejarah dalam upaya memperkuat perlindungan buruh di sektor domestik. Setelah...

MBG Terus Disempurnakan, Layanan Bermasalah Langsung Ditindak

MataIndonesia, Jakarta, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah terus mengalami penyempurnaan guna memastikan kualitas layanan bagi masyarakat tetap optimal. Komitmen ini ditegaskan...

Mendukung Keadilan Prosedural dalam Penanganan Kasus Air Keras

*) Oleh: Gavin AsaditKasus penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia Andrie Yunus di Jakarta menjadi perhatian publik seiring dengan masuknya perkara ke...

Relaunching AMANAH Aceh Perkuat Ekosistem Pemuda Inovatif dan Wirausaha Berbasis Lokal

MataIndonesia, Aceh – Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) kembali dikukuhkan melalui relaunching gedung AMANAH yang menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem pemberdayaan...

Melawan Ekosistem Korupsi dan Peran Lingkaran Terdekat dalam Praktik Rasuah

Oleh: Bara Winatha *)Dinamika penanganan korupsi di Indonesia menunjukkan perkembangan pendekatan yang semakin adaptif seiring dengan kompleksitas tantangan yang ada. Praktik korupsi kini dipahami...

MATA MILENIAL INDONESIA TV

Viral

Gaya Hidup