Paling Populer

Berita Terkini

Dukung PP TUNAS, Pemkot Tangsel Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

TANGERANG SELATAN, Minews - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor...

Pakar Hukum: Klaim Nadiem Tak Ada Mens Rea Runtuh sejak Hadir...

JAKARTA, Minews — Nota pembelaan atau pleidoi yang dibacakan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dalam sidang kasus dugaan...

Pemerintah Perkuat Pengawasan MBG lewat Govtech dan Evaluasi Digital

MataIndonesia, Jakarta - Pemerintah terus meningkatkan sistem pengawasan dan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar pelaksanaannya semakin efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat...

Program MBG Diperkuat melalui Evaluasi dan Pengawasan Berlapis

MataIndonesia, Jakarta – Guna menjamin mutu dan ketepatan sasaran, pemerintah memperketat pengawasan dan evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil untuk memastikan...

Pemerintah Perkuat Pengawasan dan Evaluasi Program MBG

Oleh : Aditya Akbar )*Pemerintah terus memperkuat pengawasan dan evaluasi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar program nasional tersebut berjalan efektif, tepat...

Pilihan Editor

Penyederhanaan Regulasi Investasi Perkuat Daya Tarik Indonesia di Mata Investor Global

Oleh: Kirana Safitri )*Pemerintah terus menunjukkan keseriusan dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi yang semakin kompetitif. Upaya penyederhanaan regulasi yang digagas Presiden Prabowo...

Menguliti Narasi Pseudo Moral Superiority Yusuf Amir, Mengapa Pembela Hak Koruptor...

PALEMBANG, Minews — Pernyataan advokat senior Ari Yusuf Amir mengenai publikasi nominal triliunan rupiah hasil penyelamatan keuangan negara oleh Satuan Tugas Penyelamatan Keuangan Negara...

Supremasi Sipil Tetap Kokoh, TNI Kian Profesional

Oleh: Ari Setyonaugroho *)Langkah hukum dan operasional dalam penguatan institusi pertahanan negara belakangan ini kembali memantik diskusi hangat di ruang publik. Sorotan kritis dari...

JKP Hadir sebagai Jaring Pengaman di Tengah Dinamika PHK

Oleh: Dhita Karuniawati )*Dinamika ketenagakerjaan di Indonesia belakangan ini tengah menghadapi tantanganyang cukup berat. Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai sektorindustri masih terus membayangi para pekerja nasional. Di tengah situasi ekonomi yang fluktuatif serta langkah efisiensi yang diambil oleh banyak korporasi, stabilitas finansialpara pekerja yang terdampak menjadi hal yang sangat krusial untuk dilindungi. Pemerintah bersama BPJS Ketenagakerjaan tidak tinggal diam dalam menghadapisituasi ini. Kehadiran program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) kini terbuktimenjadi instrumen penting atau jaring pengaman sosial yang krusial bagi buruh dan pekerja yang terpaksa kehilangan mata pencaharian mereka.Fenomena PHK massal ini terlihat nyata dari lonjakan klaim yang diterima oleh BPJS Ketenagakerjaan. Berdasarkan data pengawasan terbaru, gelombang efisiensi yang melanda sektor industri telah memicu kenaikan signifikan pada pencairan klaimmanfaat, terutama pada program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan KehilanganPekerjaan (JKP).Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ogi Prastomiyono, mengatakan bahwa pertumbuhan frekuensiklaim akibat PHK menjadi pendorong utama di balik melesatnya angka pencairan dana jaminan sosial tersebut. Realisasi klaim program JKP mengalami lonjakan yang sangat masif, yakni mencapai hingga 91 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Pencairanklaim untuk Jaminan Hari Tua (JHT) turut naik sekitar 14,1 persen secara tahunan.Ogi Prastomiyono menekankan pentingnya penerapan tata kelola dan pengelolaandana yang sangat hati-hati (prudent) serta adaptif oleh pihak penyelenggara. Melaluipendekatan manajemen yang bijaksana tersebut, ia berharap agar keseimbanganantara pemenuhan kecukupan manfaat bagi seluruh peserta yang terdampak PHK dan keberlanjutan dana jaminan sosial dapat tetap terjaga dengan baik dalam jangkapanjang. Pernyataan dari otoritas pengawas keuangan ini menegaskan bahwameskipun tekanan ekonomi terhadap dana jaminan sosial meningkat, perlindungan hak-hak pekerja tetap menjadi prioritas utama dengan pengawasan ketat.Meningkatnya angka klaim JKP ini tidak lepas dari adanya berbagai pelonggaran syaratkepesertaan serta penambahan manfaat yang diatur dalam regulasi terbaru, termasukPeraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2025. Kebijakan ini secara sengajadirancang oleh pemerintah agar perlindungan sosial dapat menjangkau lebih banyakpekerja formal yang kehilangan pekerjaan, sehingga mereka tidak langsung jatuh kejurang kemiskinan saat kehilangan pendapatan bulanan.Untuk memaksimalkan dampak positif dari program perlindungan ini, BPJS Ketenagakerjaan juga terus bergerak aktif di berbagai daerah guna melakukan edukasi. Langkah nyata ini dilakukan agar masyarakat pekerja benar-benar memahami hak-hakmereka ketika risiko terburuk seperti PHK terjadi. Melalui sosialisasi yang gencarmengenai manfaat program JKP, BPJS Ketenagakerjaan berupaya memastikan seluruhpekerja formal memahami prosedur administrasi dan kriteria kepesertaan. Hal inisangat penting agar ketika terjadi risiko pemutusan hubungan kerja, seluruhpersyaratan masa iur dan dokumen administrasi telah terpenuhi, sehingga proses pencairan manfaat uang tunai maupun akses pelatihan kerja dapat berjalan denganlancar tanpa hambatan prosedural.Secara umum, program JKP dari BPJS Ketenagakerjaan ini memiliki tiga manfaatutama yang didesain secara komprehensif dari hulu ke hilir untuk mempertahankanderajat kehidupan yang layak bagi pekerja yang ter-PHK. Manfaat pertama adalahbantuan uang tunai yang diberikan setiap bulan selama paling lama enam bulan, dengan besaran 60 persen dari upah terakhir yang dilaporkan untuk tiga bulan pertama,...

Pemulihan Infrastruktur dan Ekonomi Jadi Prioritas Pascabencana Sumatra

*) Oleh: Citra FebriantiBencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra beberapa waktu terakhir meninggalkan dampak yang tidak ringan bagi masyarakat. Kerusakan infrastruktur, terhambatnya distribusi logistik,...

MATA MILENIAL INDONESIA TV

Viral

Gaya Hidup