Paling Populer

Berita Terkini

Pemerintah Perkuat Pembangunan Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia

MataIndonesia, Jakarta — Pemerintah terus memperkuat pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan yang merata, berkualitas, dan inklusif...

Pemerintah Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Berbagai Wilayah

MataIndonesia, Jakarta – Pemerintah terus memacu pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sekaligus memperkuat kualitas...

Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat demi Pemerataan Pendidikan

*) Oleh : Olla AnastasyaPercepatan pembangunan Sekolah Rakyat menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh anak Indonesia memiliki kesempatan belajar yang sama tanpa memandang latar...

Pembangunan Sekolah Rakyat dan Harapan Baru Anak Rentan

Oleh: Bara Winatha *)Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sekaligus memperkuat pembangunan sumber...

Pemerintah Optimalkan Manfaat CKG demi Kesehatan Berkualitas yang Merata

MataIndonesia, Jakarta - Pemerintah terus mengoptimalkan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah strategis memperluas layanan kesehatan preventif dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat...

Pilihan Editor

Ketahanan Pangan dan Pentingnya Sinergi Pemerintah Daerah

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Ketahanan pangan kembali menjadi isu strategis dalam agenda pembangunannasional. Di tengah dinamika ekonomi global, perubahan iklim, dan tantangan rantaipasok, kemampuan suatu negara dalam menjamin ketersediaan pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan menjadi indikator penting stabilitas sosial dan ekonomi.Indonesia sebagai negara dengan populasi besar membutuhkan koordinasikebijakan yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Tanpa sinergi yang efektif, program ketahanan pangan berisiko berjalan parsial dan tidak optimal dalammenjawab kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menekankan pentingnya sinergilintas sektor dan lintas wilayah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Iamenyampaikan bahwa keberhasilan program pangan tidak dapat dicapai hanya oleh satu kementerian atau lembaga, melainkan membutuhkan kerja sama yang terintegrasi dari seluruh pemangku kepentingan.Menurutnya, koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam memperkuat sistempangan nasional. Dengan sinergi yang solid, produksi dapat ditingkatkan, distribusidiperkuat, dan stabilitas harga lebih terjaga.Ia juga menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan semata soal ketersediaanberas atau komoditas utama lainnya, tetapi mencakup keberlanjutan produksi, aksesmasyarakat terhadap pangan bergizi, serta stabilitas pasokan di seluruh daerah. Pendekatan komprehensif ini penting agar kebijakan pangan tidak hanyaberorientasi jangka pendek.Dalam konteks tersebut, peran pemerintah daerah menjadi sangat krusial karenamereka berada di garis terdepan dalam implementasi kebijakan. Pemerintah daerahmemiliki pemahaman lebih dekat terhadap kondisi lahan, pola konsumsi masyarakat, serta potensi pertanian lokal.Sinergi pusat dan daerah juga diperlukan untuk memperkuat infrastruktur pendukungseperti irigasi, penyimpanan hasil panen, dan distribusi logistik. Tanpa dukunganinfrastruktur yang memadai, peningkatan produksi tidak akan berdampak maksimalpada ketahanan pangan masyarakat.Selain itu, perubahan iklim dan tantangan cuaca ekstrem turut memengaruhiproduktivitas pertanian. Oleh karena itu, strategi adaptasi dan inovasi teknologipertanian perlu diintegrasikan dalam kebijakan pangan agar produksi tetap stabilsepanjang tahun.Dalam kerangka itulah, pemerintah daerah dituntut untuk aktif mengembangkanprogram berbasis potensi lokal. Pendekatan ini akan membantu menciptakankemandirian pangan di tingkat daerah sekaligus memperkuat kontribusi terhadapketahanan pangan nasional.Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa sinergimerupakan kunci dalam menjadikan daerahnya sebagai salah satu role model penguatan sumber daya manusia dan ketahanan pangan nasional. Ia memandangbahwa keberhasilan program pangan di tingkat daerah sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.Jawa Timur dinilai memiliki potensi besar di sektor pertanian dan peternakan yang dapat dikembangkan secara optimal melalui kebijakan yang terkoordinasi. Dengandukungan semua pihak, daerah dapat berkontribusi signifikan terhadap stabilitaspangan nasional.Ia juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia dalam sektorpertanian. Petani dan pelaku usaha pangan perlu mendapatkan pelatihan, pendampingan, serta akses terhadap teknologi agar mampu meningkatkanproduktivitas dan kualitas hasil produksi.Pandangan tersebut menunjukkan bahwa ketahanan pangan tidak hanya berbicaratentang kuantitas produksi, tetapi juga kualitas pengelolaan. SDM yang unggul akanmampu mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan dan efisien.Selain itu, integrasi kebijakan antara sektor pangan dan sektor pendidikan menjadibagian penting dalam membangun generasi yang sadar akan pentingnya ketahananpangan. Edukasi sejak dini mengenai pertanian dan konsumsi pangan sehat dapatmemperkuat fondasi budaya pangan nasional.Di wilayah lain, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran juga menegaskanpentingnya sinergi dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi sebagaibagian dari upaya meningkatkan daya saing daerah. Ia melihat bahwa potensisumber daya alam di Kalimantan...

Tokoh Indonesia Timur Ajak Publik Dukung PSN Papua dan Tolak Provokasi...

Mata Indonesia, PAPUA - Pembangunan Papua terus menunjukkan perkembangan positif melalui berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dijalankan pemerintah di berbagai sektor. Di tengah...

Dana Kedaulatan dan Pertaruhan Indonesia Menjadi Kekuatan Ekonomi Baru

Oleh: Yusuf RinaldiIndonesia tengah memasuki babak baru dalam perjalanan ekonomi. Di tengahketidakpastian global akibat konflik geopolitik, perlambatan ekonomi dunia, hinggaperang dagang yang kembali meningkat, pemerintah justru mencoba membangunoptimisme melalui langkah strategis, yaitu membentuk dan memperkuat dana kedaulatan nasional atau sovereign wealth fund (SWF) melalui Badan PengelolaInvestasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai nilai aset Danantara yang telahmenembus USD1.000 miliar (sekitar Rp17.500 triliun) menjadi bukti nyata bahwaIndonesia kini bertransformasi dari sekadar pasar besar dunia menjadi kekuatanekonomi global baru yang mandiri, tangguh, dan memiliki kapasitas investasistrategis jangka panjang.Di panggung global, pencapaian luar biasa ini sukses mengubah peta persepsiinternasional terhadap peta kekuatan ekonomi Indonesia. Jika selama bertahun-tahun kekayaan investasi sovereign wealth fund identik dengan negara-negara kaya minyak di Timur Tengah, kini Indonesia melangkah di arena yang sama denganstrategi yang jauh lebih komprehensif. Melalui konsolidasi aset negara yang solid, sinergi BUMN yang kuat, lompatan besar hilirisasi industri, serta penguatan ekonomidomestik berbasis desa, Indonesia membuktikan bahwa kemakmuran dapatdibangun dari kekuatan bangsa sendiri.Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwapembentukan Danantara bukan sekadar proyek ekonomi biasa, melainkan fondasijangka panjang untuk memperkuat kedaulatan nasional. Pernyataan bahwa manfaatterbesar baru akan terlihat dalam 10 hingga 20 tahun mendatang menunjukkanbahwa pemerintah sedang membangun arsitektur ekonomi yang melampaui sikluspolitik lima tahunan.Langkah tersebut menjadi relevan karena Indonesia saat ini memiliki momentum yang relatif kuat. Stabilitas harga pangan lebih terkendali dibandingkan banyaknegara berkembang lain, ketahanan pangan mulai menunjukkan perbaikan, dan hilirisasi sumber daya alam perlahan menghasilkan nilai tambah baru bagiperekonomian nasional. Dalam konteks itulah, dana kedaulatan menjadi instrumenpenting untuk memastikan surplus kekayaan nasional tidak habis untuk konsumsijangka pendek, melainkan diinvestasikan kembali demi generasi mendatang.Model seperti ini sebenarnya telah terbukti berhasil di berbagai negara. Norwegia, misalnya, mampu mengubah kekayaan energi menjadi dana investasi raksasa yang menopang kesejahteraan masyarakat lintas generasi....

Akademisi UI Dorong Penguatan Sistem Terpadu Hadapi Spionase dan Ancaman Digital

MataIndonesia, Depok - Penguatan sistem keamanan nasional dinilai menjadi langkah penting bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan spionase dan ancaman digital yang terus berkembang di...

Pemerintah Dorong Partisipasi CKG Lebih Luas demi Kesehatan Berkualitas

Mata Indonesia, JAKARTA — Pemerintah terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui deteksi dini...

MATA MILENIAL INDONESIA TV

Viral

Gaya Hidup