Berita Terkini
KPAI: PP TUNAS Hadirkan Ruang Digital Lebih Aman dan Sehat bagi...
Davina G -
Mata Indonesia, Jakarta - Pemerintah terus memperkuat perlindungan anak di era digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola...
PP TUNAS Jadi Langkah Strategis Ciptakan Ruang Digital Ramah Anak
Davina G -
Mata Indonesia, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menegaskan bahwa PP TUNAS (Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025) merupakan langkah strategis pemerintah untuk...
KPAI: PP TUNAS Bukti Negara Hadir Lindungi Anak di Ruang Digital
Davina G -
Mata Indonesia, Jakarta - Pemerintah semakin menunjukkan keberpihakannya terhadap perlindungan anak di ruang digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata...
Prabowo Resmikan 1.000 Koperasi Desa Merah Putih demi Perkuat Ekonomi Rakyat
Davina G -
Mata Indonesia, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) secara serentak di Kabupaten Nganjuk. Peresmian tersebut...
PP Tunas Buktikan Pemerintah Hadir Terhadap Perlindungan Anak di Dunia Digital
Davina G -
*) Oleh: Dimas Arya PrasetyoTransformasi digital telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat, termasuk cara anak-anak tumbuh, belajar, dan berinteraksi. Media sosial kini bukanlagi sekadar ruang hiburan, melainkan telah menjadi bagian dari keseharian generasimuda. Namun di balik kemudahan akses informasi dan komunikasi tersebut, terdapatancaman serius yang tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Konten pornografi, kekerasan, perjudian daring, hingga infiltrasi kelompok ekstrem menjadi risiko nyatayang mengintai anak-anak di ruang digital. Dalam konteks inilah, kehadiran PeraturanPemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan SistemElektronik atau PP TUNAS menjadi langkah penting yang menegaskan keberpihakannegara terhadap perlindungan anak.Komisioner KPAI, Kawiyan, menilai bahwa PP TUNAS merupakan bentuk konkretkehadiran pemerintah dalam menghadapi ancaman digital yang semakin kompleks. Regulasi ini hadir bukan untuk membatasi kreativitas generasi muda, melainkan untukmemastikan anak-anak Indonesia tumbuh dalam ekosistem digital yang aman dan sehat. Negara dinilai mulai mengambil posisi yang lebih tegas bahwa perkembanganteknologi tidak boleh mengorbankan masa depan anak-anak hanya demi kebebasantanpa batas di media sosial.Langkah pemerintah membatasi kepemilikan akun media sosial bagi anak di bawahusia 16 tahun menjadi salah satu poin penting dalam regulasi tersebut. Kebijakan inilahir dari kesadaran bahwa anak-anak pada usia tersebut belum memiliki kematanganpsikologis untuk menyaring berbagai konten yang beredar di media sosial. Dunia digital saat ini terlalu liar untuk diakses tanpa kontrol. Anak-anak dapat dengan mudahterpapar konten berbahaya, mulai dari kekerasan verbal, eksploitasi seksual, perjudian online, hingga manipulasi psikologis melalui algoritma media sosial.Kondisi tersebut bukan sekadar asumsi. Data mengenai tingginya jumlah anak yang menjadi korban judi online maupun terpapar konten kekerasan ekstrem menunjukkanbahwa ancaman digital telah berkembang menjadi persoalan serius. Ruang digital tidak lagi sekadar dunia maya, melainkan ruang sosial baru yang memiliki dampaknyata terhadap perkembangan mental dan perilaku anak. Karena itu, regulasi sepertiPP TUNAS menjadi kebutuhan mendesak untuk memperkuat perlindungan terhadapgenerasi muda.Meski demikian, Kawiyan menegaskan bahwa regulasi semata tidak akan cukuptanpa implementasi yang kuat. Tantangan terbesar justru terletak pada pengawasandan kepatuhan platform...
Pilihan Editor
Seribu Kopdes Merah Putih Hadirkan Harapan Baru bagi Masyarakat Desa
Davina G -
Oleh: Sekar Arundhati )*Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat langkah pembangunanekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Desa/Kelurahan MerahPutih. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan peresmian simbolis 1.061 unit koperasi secara serentak di Kabupaten Nganjuk pada 16 Mei 2026. Pada hari yang sama, Presiden juga memimpin Panen Raya JagungSerentak Kuartal II di Kabupaten Tuban sebagai bagian dari penguatanketahanan pangan nasional berbasis desa.Dua agenda nasional tersebut memperlihatkan arah kebijakan pemerintahyang semakin fokus membangun kemandirian ekonomi masyarakat daritingkat desa. Pemerintah menilai desa harus menjadi pusat pertumbuhanbaru yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat distribusipangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secaraberkelanjutan.Peresmian lebih dari seribu koperasi desa menjadi salah satu capaianpenting pemerintahan Prabowo dalam mempercepat pembangunanekonomi berbasis kerakyatan. Keberadaan koperasi dinilai akanmembantu menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekaligusmemperkuat kemandirian desa di berbagai sektor usaha.Pemerintah menargetkan jumlah koperasi yang beroperasi terusmeningkat dalam beberapa bulan ke depan. Presiden Prabowo optimistispuluhan ribu koperasi dapat dioperasikan secara bertahap sebagai bagiandari penguatan ekonomi nasional berbasis desa dan kelurahan.Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih diproyeksikan menjadi pusatlayanan ekonomi masyarakat desa. Koperasi akan berperan dalamdistribusi kebutuhan pokok, penguatan usaha mikro dan kecil, hinggamendukung stabilitas harga barang di tingkat masyarakat. Dengan sistemekonomi berbasis gotong royong, koperasi diharapkan mampu menjadiinstrumen pemerataan pembangunan yang lebih efektif.Program Koperasi Desa Merah Putih juga dipandang selaras denganupaya pemerintah memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangannasional. Panen Raya Jagung Serentak yang digelar bersamaan denganperesmian koperasi menunjukkan adanya integrasi kebijakan antarapenguatan produksi pangan dan pembangunan kelembagaan ekonomimasyarakat.Pemerintah ingin memastikan hasil pertanian masyarakat dapat didukungdengan sistem distribusi dan kelembagaan usaha yang lebih kuat. Dengan demikian, petani tidak hanya fokus pada produksi, tetapi jugamemiliki akses terhadap pemasaran, pengolahan hasil, dan rantaidistribusi yang lebih efisien.Dukungan terhadap program Koperasi Desa Merah Putih juga datang darisektor kehutanan. Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki,menegaskan bahwa penguatan koperasi desa sejalan dengan agenda transformasi kelembagaan usaha masyarakat perhutanan sosial yang selama ini terus didorong pemerintah.*) Pemerhati Ekonomi Desa dan UMKMKementerian Kehutanan memandang koperasi desa sebagai instrumenpenting untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan. Melalui koperasi, masyarakat diharapkan memiliki kelembagaan usahayang lebih profesional, mandiri, dan memiliki daya saing lebih tinggi.Program perhutanan sosial yang dijalankan pemerintah selama ini jugaterus menunjukkan perkembangan positif. Di Jawa Timur, kegiatanperhutanan sosial telah melibatkan lebih dari 133 ribu kepala keluargadengan cakupan lahan mencapai ratusan ribu hektare. Program tersebutdinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakatdesa di sekitar kawasan hutan.Pemerintah sebelumnya juga telah memperkuat sinergi antaraKementerian Kehutanan dan Kementerian Koperasi melalui nota kesepahaman terkait penguatan kelembagaan usaha dan peningkatankapasitas sumber daya manusia koperasi sektor kehutanan. Langkahtersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalammembangun ekonomi desa yang berkelanjutan.Hingga akhir 2025, pemerintah telah memberikan akses kelolaperhutanan sosial seluas lebih dari 8,3 juta hektare kepada masyarakatmelalui ribuan surat keputusan. Dari program tersebut, terbentuk lebih dari16 ribu Kelompok Usaha Perhutanan Sosial dengan nilai ekonominasional mencapai lebih dari Rp1,29 triliun.Rohmat Marzuki menilai penguatan koperasi akan mempercepattransformasi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial menjadi entitas usahayang lebih modern dan produktif. Pemerintah ingin memastikanmasyarakat desa tidak hanya memperoleh akses kelola lahan, tetapi jugamemiliki kemampuan memperkuat rantai usaha mulai dari produksi hinggapemasaran.Dukungan terhadap program Koperasi Desa Merah Putih turut datang daripemerintah daerah. Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menilaikoperasi desa menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomimasyarakat hingga tingkat desa.Menurut Darmawangsyah, kehadiran koperasi dapat membantu menjagastabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat sekaligus memperkuatdistribusi barang hingga wilayah pelosok. Pemerintah Kabupaten Gowasendiri telah memiliki 167 koperasi desa yang tersebar di seluruh desadan kelurahan.Pemerintah daerah berharap koperasi mampu menjadi penggerakekonomi kerakyatan berbasis desa sekaligus membuka peluang usahabaru bagi masyarakat. Sistem ekonomi gotong royong yang dibangunmelalui koperasi diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatsecara lebih merata.Darmawangsyah juga menyatakan dukungan penuh terhadap berbagaiprogram pemerintah pusat yang berpihak pada penguatan ekonomirakyat. Menurutnya, program koperasi desa memiliki manfaat besar bagimasyarakat karena memberikan akses ekonomi yang lebih luas danterjangkau.Langkah pemerintah menghadirkan ribuan Koperasi Desa Merah Putihmenunjukkan komitmen kuat dalam membangun Indonesia dari desa. Pemerintah tidak hanya fokus membangun infrastruktur fisik, tetapi jugamemperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat agar memiliki ketahanandan kemandirian yang lebih baik.Melalui koperasi desa, pemerintah berharap tercipta pusat-pusatpertumbuhan ekonomi baru yang mampu mengurangi kesenjanganpembangunan antarwilayah. Program tersebut juga menjadi bukti bahwapembangunan berbasis kerakyatan tetap menjadi prioritas utama dalammewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara menyeluruh.
Program MBG Berhasil Serap Hasil Produksi Petani Lokal
Davina G -
Mata Indonesia, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah dinilai mulai memberikan dampak nyata terhadap sektor pertanian nasional. Program unggulan Presiden...
Penguatan Ketahanan Pangan Jadi Fokus Kerja Bersama
Davina G -
Oleh: Naufal PrasetyaPenguatan ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang. Stabilitas pasokan pangan,...
Pemerintah Tingkatkan Pengawasan Layanan Haji demi Kenyamanan Jamaah Indonesia
Davina G -
Mata Indonesia - Pemerintah terus memperkuat pengawasan penyelenggaraan ibadah haji 2026 guna memastikan kenyamanan, keamanan, dan perlindungan bagi jamaah Indonesia, baik di dalam negeri...
Kondusivitas Nasional Jadi Fokus Jelang Harkitnas dan Peringatan Reformasi
Davina G -
Mata Indonesia, Jawa Barat - Menjelang peringatan Hari Kebangkitan Nasional dan momentum Reformasi, upaya menjaga kondusivitas nasional menjadi perhatian bersama berbagai elemen bangsa. Stabilitas...
MATA MILENIAL INDONESIA TV

WASPADA MODUS PENCURIAN MOTOR Motor SUDAH DIKUNCI GANDA, tapi tetap dicuri.
01:30

Presiden Prabowo Berikan Pesan Kepada Para Pimpinan TNI #tni #tniad #tnial #tniau
00:39

Presiden RI Lantik 3 Panglima Pasukan Elite TNI #tni #news #kopassus #military
00:50

Ngaku Sudah Telepone Allah, Jamaah Masjid Aolia Rayakan Idulfitri Lebih Awal#idulfitri #jamaahaolia
00:48

Bule di Bali Lakukan Pole Dance Gunakan Tiang Pinggir Jalan#bule #bali #news #beritaupdate
00:45

Gempa Bumi di Taiwan Terkuat dalam 25 Tahun#earthquake #news #beritaupdate
00:45

Terekam CCTV, Seorang Pria Nekat Curi HP di Masjid IAIN Cirebon#shorts #news #beritaupdate
00:48

Mendikbud Cabut Aturan Wajib Ekskul Pramuka di Sekolah #pramuka #nadiemmakarim #beritaupdate
00:53

Puluhan Motor Mogok Usai Isi Bensin Campur Air di SPBU #beritaupdate #shorts #pertamina
00:45
