one
Cuitan MI
Simbol Mata Satu: Asal-Usul dan Penggunaannya dalam Kultur Modern
one -
MATA INDONESIA, JAKARTA - Kita pasti pernah lihat gambar mata satu dalam segitiga. Hal ini sudah nggak asing lagi. Dari video musik sampai lukisan—simbol ini bisa dibilang cukup mainstream. Tapi apa artinya? Bagaimana awal kisahnya sebelum seperti sekarang?Untuk pertanyaan...
Kisah
Benarkah Hitler Benci Sekali Pada Jesse Owens, Pelari Amerika Berkulit Hitam Pertama
one -
MATA INDONESIA, NEW YORK - Pada Olimpiade 1936 di Jerman, Adolf Hitler pernah meninggalkan pertandingan karena kemenangan pelari asal AS Jesse Owens yang berhasil meraih empat medali sekaligus.Kemenangan ini merupakan rekor bersejarah yang amat besar. Fakta bahwa Hitler pergi...
Kisah
Vasily Grossman, Jurnalis yang Ditangkap KGB karena Karyanya yang Berjudul “Life and Fate” Menimbulkan Kontroversi di Rusia
one -
MATA INDONESIA, MOSKOW - Vasily Grossman, seorang penulis sekaligus jurnalis yang bekerja pada surat kabar militer Soviet Krasnaya Zvezda.Ia menghabiskan sekitar 1.000 hari berada di garis depan dalam peperangan antara Jerman dan Uni Soviet. Grossman juga merupakan salah satu...
News
Baru Operasi 10 Bulan Startup Bananas Tutup
one -
MATA INDONESIA, JAKARTA - Resesi sudah mulai melanda sejumlah perusahaan startup. Salah satunya startup e-Groceries Bananas akan menutup usahanya dalam waktu dekat.Pengumuman penutupan ini melalui unggahan di akun Instagram resmi, @bananasindonesia baru-baru ini.''Kami memutuskan menghentikan operasional toko kita menjual...
Headline
Musim Sedang Tak Normal, 13 Tewas Akibat Bencana Sepekan Ini
one -
MATA INDONESIA, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat untuk waspada menghadapi potensi bencana hidrometeorologi sepanjang tahun. Hal ini mengingat kejadiannya kini tidak mengenal musim, alias tak normal.BNPB juga mengatakan bahwa bencana sepekan terakhir telah menyebabkan 13...
Cuitan MI
9 Wanita Romawi yang Harus Diketahui
one -
MATA INDONESIA, JAKARTA - Kultur budaya Romawi terkenal dengan patriarkinya. Disana pria sangat dominan dan wanita punya aturan yang harus diikuti. Baik dari politik hingga urusan domestik. Namun, beberapa wanita ini akan mengubah sedikit pandangan tersebut.1. Idealisasi Wanita Roma:...
Headline
Gelombang PHK Mulai Berlangsung, Binar Academy Berhentikan 20 Persen Karyawannya
one -
MATA INDONESIA, JAKARTA - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) karena krisis dan resesi ekonomi sudah mulai berlangsung. Startup pendidikan Binar Academy melakukan PHK terhadap 20 persen dari total karyawannya. Hal itu merupakan bagian dari strategi menghadapi ketidakpastian ekonomi global.CEO Binar...
Headline
PM Baru Inggris Liz Truss Terancam Lengser
one -
MATA INDONESIA, LONDON - Krisis politik di Inggris semakin parah.Ratusan anggota parlemen mencoba menggulingkan Perdana Menteri Liz Truss.Padahal Truss baru saja menjabat sebagai orang nomor satu di Pemerintahan Inggris yaitu pada 6 September 2022. Ia menggantikan rekan sesama Partai...
Gaya Hidup
Imbauan KPI: Stasiun Televisi Tak Boleh Beri Panggung untuk Rizky Billar
one -
MATA INDONESIA, JAKARTA - Nasib Rizky Billar semakin di ujung tanduk.Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta seluruh stasiun televisi untuk ikut menyuarakan keresahan masyarakat atas kasus KDRT Rizky Billar terhadap Lesti Kejora.''Lembaga penyiaran yang memiliki fungsi penyampai informasi, edukasi, hiburan...
News
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Punya Harta Rp 31,9 M dan Utang Rp 6 M
one -
MATA INDONESIA, JAKARTA - Anies Baswedan sudah tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Sebagai penggantinya adalah Heru Budi Hartono.Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, melantik Heru Budi Hartono di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Jakarta, Senin 17 Oktober 2022.Sebelum menjadi...
About Me
6601 KIRIMAN
4 KOMENTAR
Latest News
Upaya Bersama Diperlukan untuk Jaga Situasi Kondusif Saat Idul Fitri
Oleh: Hafidz Ramadhan PratamaPerayaan Hari Raya Idul Fitri yang selalu identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, dinamika sosial, serta potensi kerawanan keamanan, kebutuhan akan sinergi lintas sektor menjadisemakin mendesak untuk diwujudkan secara konkret. Stabilitas keamanan dan ketertibanmasyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan jugamemerlukan dukungan aktif dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga peran strategismedia sebagai penyampai informasi yang membentuk persepsi publik. Dalam konteks ini, menjaga suasana kondusif bukan sekadar upaya teknis, tetapi juga merupakan bagian darikomitmen kolektif dalam merawat persatuan di tengah keberagaman.Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasiantara kepolisian dan media melalui momentum buka puasa bersama insan pers yang tergabungdalam Pokja Polda Jatim. Kegiatan yang turut dihadiri Wakapolda Jatim Brigjen Pasma Royce serta jajaran pejabat utama tersebut menjadi simbol bahwa komunikasi yang terbuka dansinergitas yang solid merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah, khususnya saatada agenda nasional dan Idul Fitri. Dalam pandangannya, insan pers memiliki posisi strategissebagai mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepadamasyarakat, sehingga mampu mencegah berkembangnya informasi yang menyesatkan.Irjen Nanang Avianto juga melihat bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampaiinformasi semata, tetapi juga berperan sebagai penyejuk di tengah dinamika sosial yang berkembang. Dalam situasi yang rawan terhadap provokasi dan penyebaran informasi yang tidakterverifikasi, media diharapkan mampu menghadirkan pemberitaan yang edukatif sertamembangun opini publik yang konstruktif. Dengan demikian, masyarakat tidak mudahterpengaruh oleh isu-isu yang dapat memicu keresahan atau konflik. Ia menekankan bahwaketerbukaan informasi publik merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkantransparansi dan akuntabilitas, yang pada akhirnya akan memperkuat kepercayaan masyarakatterhadap institusi negara.Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Wakil Gubernur Abdullah Vanath turutmengingatkan pentingnya menjaga harmoni dan memperkuat toleransi antarumat beragama, terutama karena perayaan Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi berlangsung dalam waktu yang berdekatan. Abdullah Vanath menilai bahwa masyarakat Maluku memiliki pengalaman panjangdalam menjaga kebersamaan, sehingga diharapkan mampu mempertahankan kondisi yang amandan damai. Ia menegaskan bahwa masyarakat saat ini telah menunjukkan kedewasaan dalamkehidupan sosial, sehingga tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya memecahbelah persatuan.Abdullah Vanath juga mengingatkan bahwa pengalaman masa lalu harus dijadikan pelajaran agar konflik serupa tidak kembali terulang. Menurutnya, tidak ada alasan bagi masyarakat untukkembali pada situasi yang pernah menimbulkan perpecahan. Justru, momentum perayaankeagamaan harus dimanfaatkan untuk memperkuat rasa persaudaraan dan saling menghormati. Dalam konteks ini, toleransi bukan hanya menjadi konsep normatif, tetapi harus diwujudkandalam sikap nyata, seperti menghormati pelaksanaan ibadah masing-masing umat beragama.Langkah konkret juga ditunjukkan melalui koordinasi yang dilakukan Pemerintah ProvinsiMaluku dengan forum komunikasi pimpinan daerah, tokoh agama, serta aparat keamanan. Sinergi ini bertujuan memastikan bahwa seluruh potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini, sehingga perayaan hari besar keagamaan dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Pendekatankolaboratif ini menunjukkan bahwa stabilitas tidak dapat dicapai secara parsial, melainkanmelalui kerja sama yang terintegrasi.Hal senada juga disampaikan Kapolda Nusa Tenggara Barat Irjen Pol Edy Murbowo S.I.K. M.Si. yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan danketertiban wilayah saat perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam keterangannya, Irjen Edy Murbowo menekankan pentingnya menjagakebersamaan dan memperkuat nilai-nilai toleransi sebagai fondasi utama dalam menciptakanstabilitas keamanan. Ia menilai bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk hiduprukun, melainkan kekuatan yang dapat memperkokoh persatuan.Irjen Edy Murbowo juga melihat bahwa momentum perayaan dua hari besar keagamaan yang berdekatan dapat menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan antarumat beragama. Iamengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing agar tetapaman dan kondusif, sehingga seluruh rangkaian perayaan dapat berjalan dengan tertib dan penuhkedamaian. Seruan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan bukan hanya tanggungjawab aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh warga.Dalam satu tahun terakhir, pemerintah telah menunjukkan berbagai capaian signifikan dalammenjaga stabilitas nasional, mulai dari keberhasilan mengendalikan inflasi terutama saat haribesar keagamaan, peningkatan efektivitas pengamanan arus mudik melalui koordinasi lintasinstansi, hingga penguatan layanan publik berbasis digital yang semakin memudahkanmasyarakat dalam mengakses informasi dan layanan. Selain itu, upaya memperkuat moderasiberagama serta pendekatan humanis yang dilakukan aparat keamanan juga berkontribusi dalammenciptakan suasana yang lebih kondusif di berbagai daerah, sehingga kepercayaan publikterhadap pemerintah terus meningkat.Dengan melihat berbagai upaya yang telah dilakukan oleh aparat keamanan, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat, dapat disimpulkan bahwa menjaga situasi kondusif saat Idul Fitrimembutuhkan komitmen bersama yang berkelanjutan. Sinergi antara media, pemerintah, danmasyarakat harus terus diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus menjaga persatuan, meningkatkantoleransi, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai, sehinggamomentum Idul Fitri benar-benar menjadi ajang mempererat kebersamaan dan memperkuatharmoni sosial di Indonesia.*) Peneliti Keamanan Dalam Negeri dan Komunikasi Publik


