Abrar

Dukung Program Gizi Nasional, APMI Kembangkan Produk Turunan Sawit Atasi Stunting

Mata Indonesia - Asosiasi Planters Muda Indonesia (APMI) bersama berbagai pemangku kepentingan menandatangani komitmen bersama untuk mendukung percepatan penurunan stunting di Indonesia melalui inovasi produk turunan kelapa sawit.

Kulon Progo Peduli: Perda Kesejahteraan Lansia Hadir, Jamin Hidup Sejahtera hingga Usia Senja

Dengan disahkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Kesejahteraan Lansia, Kulon Progo tidak hanya memenuhi kewajiban moral, tetapi juga membangun jaring pengaman hukum yang krusial bagi kelompok usia di atas 60 tahun.

Keracunan Menu MBG di DIY buat Resah, Sampai Mana Persiapan Satgas MBG Kulon Progo?

Mata Indonesia, Kulon Progo - Insiden keracunan massal selepas menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di DIY membuat miris.Terbaru terjadi di SMPN 3 Berbah, Sleman yang menyebabkan 137 siswa keracunan dan dilarikan ke puskesmas Jumat 29 Agustus 2025.

Misi Mulia dari Kebun Sawit: Anak Muda APMI Hadirkan Solusi Gizi di Sawit GenZi 2025

Mata Indonesia - Asosiasi Planters Muda Indonesia (APMI) bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) resmi menggelar Sawit GenZi 2025 di Ballroom Unhas Hotel & Convention dengan mengusung tema"Dari Sawit untuk Gizi Generasi Bangsa". Program ini menjadi langkah nyata generasi muda sawit dalam memberikan solusi terhadap masalah gizi serta upaya percepatan penurunan angka stunting yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia.

Usut Tuntas Keracunan Massal Pelajar Kulon Progo, Dinkes dan Disdikpora Tingkatkan Pengawasan MBG

Mata Indonesia, Kulon Progo - Ratusan pelajar di Kapanewon Wates, Kulon Progo, mengalami gejala keracunan makanan pada Kamis 31 Juli 2025.Dugaan sementara, kasus ini dipicu oleh konsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disantap sehari sebelumnya.

Sejumlah Rencana Pembangunan Triwulan II Mandek, Pemkab Kulon Progo Beri Penjelasan Ini

Mata Indonesia, Kulon Progo - Pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Kulon Progo pada triwulan II tahun 2025 tercatat belum sepenuhnya memenuhi target.Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo menyebut kondisi ini dipengaruhi oleh kebijakan efisiensi dan refocusing anggaran yang diberlakukan pada awal tahun 2025.

Indonesia Peace Convoy di Yogyakarta, “Panggilan Iman Saat Gaza Kelaparan”

Mata Indonesia, Yogyakarta - Ratusan massa yang tergabung di Indonesia Peace Convoy Yogyakarta melakukan konvoi bersama sebagai bentuk empati untuk warga Palestina akibat dampak perang, dimulai dari Masjid Jogokariyan sampai dengan Masjid Gede Kauman.

Wabup Sleman Lepas Peserta Tour de Merapi tahun 2025

Mata Indonesia, Sleman - Event tahunan Tour de Merapi kembali digelar Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman, Minggu (27/7). Mengusung tema Dolan Sleman Marai Tuman, Tour de Merapi tahun 2025 menyasar Desa Wisata di lereng Gunung Merapi sebagai rute tour.

Belum Semua Kalurahan Dirikan KDMP, Pemkab Kulon Progo Izinkan Gunakan Aset Bangunannya

Mata Indonesia, Kulon Progo - Pemkab Kulon Progo resmi meluncurkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) pada Rabu, 23 Juli 2025.Kehadiran KDMP diharapkan mampu menggerakkan sektor ekonomi lokal dengan mengelola berbagai potensi desa secara produktif dan berkelanjutan.

Kisah Inspiratif 112 Warga Kulon Progo: Dari Bansos Menuju Kemandirian Ekonomi

Mata Indonesia, Kulon Progo - Sebanyak 112 warga Kulon Progo resmi lulus atau digraduasi dari Program Keluarga Harapan (PKH) setelah beberapa tahun menjadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial.

About Me

1354 KIRIMAN
0 KOMENTAR
- Advertisement -spot_img

Latest News

Taklimat Presiden Tegaskan Diplomasi Energi, Pemerintah Jaga Kedaulatan Pangan dan Stabilitas Harga BBM

Oleh: Arya Satrya WibisonoDi tengah dinamika global yang semakin tidak menentu, pemerintah terus mempertegas arahkebijakan nasional untuk memastikan ketahanan energi dan pangan tetap terjaga. Salah satu buktikonkret dari ketahanan tersebut tercermin pada kebijakan pemerintah yang tetap menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah gejolak ekonomi global dan fluktuasi hargaenergi dunia. Langkah ini tidak hanya menunjukkan kapasitas negara dalam mengelola sektorenergi secara efektif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam melindungi daya belimasyarakat serta menjaga stabilitas sektor pangan yang sangat bergantung pada distribusi danbiaya logistik. Dalam konteks ini, kebijakan pengendalian harga BBM menjadi bagian integral dari strategi besar pemerintah untuk meredam dampak krisis global sekaligus memperkuatfondasi kemandirian nasional.Dalam arahannya, Presiden menggarisbawahi bahwa pangan, energi, dan air merupakan tigapilar utama yang menentukan keselamatan suatu bangsa. Pandangan ini, sebagaimanadisampaikannya, telah lama diyakini dan diperjuangkan, bahkan sejalan dengan proyeksi global yang disusun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam kerangka Sustainable Development Goals. Dengan demikian, langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan di ketiga sektor tersebuttidak hanya berbasis pada kebutuhan domestik, tetapi juga merujuk pada agenda pembangunanglobal yang telah mengantisipasi potensi krisis multidimensi.Taklimat yang disampaikan langsung kepada para menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselonI menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi seluruh elemen pemerintahan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan memiliki arah yang selaras, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Di sektor energi, pemerintah menunjukkan langkah konkret melalui penguatan diplomasi dengannegara-negara sahabat. Presiden mengindikasikan bahwa kunjungan luar negeri yang dilakukannya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi untukmengamankan pasokan energi nasional, khususnya minyak. Dalam situasi geopolitik yang penuhketidakpastian, pendekatan diplomasi aktif dinilai menjadi instrumen penting untuk menjagastabilitas energi dalam negeri.Diplomasi energi ini mencerminkan kesadaran pemerintah bahwa ketahanan energi tidak dapatsepenuhnya bergantung pada sumber daya domestik. Dibutuhkan jejaring kerja samainternasional yang kuat untuk memastikan keberlanjutan pasokan, sekaligus membuka peluanginvestasi dan transfer teknologi di sektor energi. Kunjungan ke berbagai negara, termasuk di kawasan Asia Timur, menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam peta energiglobal.Di tengah gejolak harga energi dunia yang fluktuatif, pemerintah juga dinilai berhasil menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Kebijakan ini mencerminkankeberpihakan pada daya beli masyarakat sekaligus menunjukkan kapasitas negara dalammeredam dampak langsung dari tekanan eksternal. Stabilitas harga BBM menjadi indikatorpenting bahwa strategi pengelolaan energi nasional berjalan efektif di tengah tekanan global yang tidak ringan.Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kombinasi kebijakan fiskal, penguatan subsidi yang tepat sasaran, serta hasil dari diplomasi energi yang memastikan pasokan tetap aman. Pemerintahsecara tidak langsung menunjukkan bahwa kendali terhadap sektor energi mampu dijaga denganbaik, sehingga gejolak global tidak serta-merta diteruskan ke masyarakat. Namun demikian, pemerintah tidak mengabaikan penguatan kapasitas dalam negeri. Upayamenuju swasembada energi terus didorong melalui berbagai program strategis, termasukoptimalisasi sumber daya alam dan pengembangan energi terbarukan. Langkah ini menunjukkanbahwa diplomasi internasional berjalan beriringan dengan penguatan fondasi domestik, sehinggaIndonesia memiliki ketahanan yang lebih kokoh dalam jangka panjang.Di sektor pangan, pemerintah juga menempatkan swasembada sebagai prioritas utama. Presidenmengisyaratkan bahwa upaya ini telah lama menjadi bagian dari gagasan besar yang kinidiwujudkan melalui program-program konkret. Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan denganketersediaan produksi, tetapi juga distribusi, aksesibilitas, serta stabilitas harga yang harus dijagasecara berkelanjutan.Sementara itu, sektor air sebagai salah satu pilar penting dinilai memiliki potensi besar di Indonesia. Pemerintah melihat bahwa secara umum ketersediaan air masih relatif mencukupi, meskipun terdapat tantangan di beberapa wilayah, khususnya di Indonesia timur. Permasalahanutama lebih banyak terletak pada aspek pengelolaan dan kerusakan lingkungan, sepertideforestasi yang berdampak pada berkurangnya daya serap air.Dalam perspektif ini, pemerintah menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungansebagai bagian integral dari strategi ketahanan nasional. Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan bahwa potensi yang dimiliki Indonesia dapatdimanfaatkan secara optimal tanpa mengorbankan generasi mendatang. Dengan pendekatan yang tepat, tantangan terkait ketersediaan air diyakini dapat diatasi.Lebih jauh, taklimat Presiden juga menjadi ruang untuk menyampaikan optimisme terhadapmasa depan Indonesia. Pemerintah meyakini bahwa di tengah berbagai krisis global, Indonesia justru memiliki peluang untuk tampil sebagai negara yang relatif stabil dan tangguh. Keyakinanini didasarkan pada kekayaan sumber daya alam, posisi geopolitik yang strategis, serta kebijakanyang diarahkan pada penguatan kemandirian nasional.Pendekatan yang mengombinasikan penguatan domestik dan diplomasi internasionalmenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya bersikap reaktif terhadap krisis, tetapi juga proaktifdalam membangun ketahanan jangka panjang. Diplomasi dengan negara sahabat menjadijembatan untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global, sekaligus memastikan kebutuhannasional tetap terpenuhi.*) Analis Diplomasi Energi dan Pembangunan Berkelanjutan
- Advertisement -spot_img