Yuk Dicoba! Ini Tren Traveling di 2021 yang Gak Bakal Nguras Kantong

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sejak masa pandemi, liburan menjadi aktivitas yang paling dinanti masyarakat. Traveling seolah menjadi jalan keluar untuk melepas kejenuhan setelah berlama-lama di dalam rumah.

Sayangnya, biaya untuk traveling tak sedikit. Padahal, di masa pandemi keuangan juga sedang tak stabil.

Tenang, jika kamu memiliki niat untuk liburan tahun ini, ada beberapa cara yang diprediksi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan booming di tahun ini. Selain itu, cara tersebut juga lebih hemat dan gak menguras kantong lho!

Penasaran seperti apa? Yuk simak!

1. Hiking

Cara liburan pertama yang bakal tren di 2021 ialah hiking. Tren hiking atau naik gunung diprediksi akan semakin meningkat di tahun ini.

Pasalnya, di tahun 2020 lalu yang penuh dengan kejenuhan, masyarakat biasanya ingin mencari suasana outdoor yang segar. Maka hiking menjadi pilihan yang tepat.

Selain itu, hiking juga merupakan cara berlibur yang terjangkau. Terpenting, kamu perlu menyiapkan beberapa peralatan khusus, seperti sepatu, jaket, backpack dan sebagainya.

2. Solo Trip

Buat kamu yang belum pernah nyobain liburan sendiri, maka solo trip adalah pilihan yang tepat. Solo trip atau solo traveling akan ‘memaksa’ diri kamu untuk keluar dari zona nyaman.

Selain itu, solo trip juga jauh lebih hemat. Kamu jadi gak perlu terhasut temanmu untuk membeli barang yang gak perlu amat-amat.

3. Staycation

Liburan tahun ini memilih buat staycation aja? Kenapa nggak? Staycation juga diprediksi bakal jadi tren liburan tahun ini.

Pasalnya, masih banyak pula masyarakat yang enggan melakukan perjalanan jarak jauh untuk pergi berlibur di masa pandemi. Enaknya lagi, saat staycation kamu gak perlu merogoh kocek terlalu dalam karena tak perlu memikirkan biaya untuk ke destinasi wisata.

4. Wellness Tourism

Wellness tourism adalah wisata minat khusus yang bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh wisatawan. Dibandingkan memilih objek wisata mainstream, mereka lebih memilih untuk mengunjungi sarana kesehatan, seperti spa ataupun salon.

Cara liburan ini diprediksi bakal booming di 2021. Sebab, banyak masyarakat yang ingin menenangkan mentalnya setelah stres menanggapi berita soal pandemi.

Jadi, tren liburan apa nih yang bakal kamu pilih?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini