Ardi
News
Pemkot Tangsel Pastikan Pelat Nomor Mobil Operasional Pajero Sport Sesuai Aturan dan Terdaftar Resmi
Ardi -
TANGERANG SELATAN, Minews - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memberikan klarifikasi terkait sorotan masyarakat mengenai penggunaan pelat nomor berwarna putih pada kendaraan operasional jenis Pajero Sport Dakar Ultimate dengan nomor polisi B 1036 WQH.Pemkot Tangsel memastikan bahwa status...
News
Hasil Seleksi SPMB Jalur Domisili SMPN Tangsel Diumumkan Malam Ini, Pemkot Jamin Transparansi
Ardi -
TANGERANG SELATAN, Minews - Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan mengumumkan hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Tahap I jalur domisili pada malam ini, Jumat, 26 Juni 2026, pukul 21.00 WIB. Orang tua...
News
Gandeng GPS Tangsel, Diskominfo Siapkan Infrastruktur Internet untuk Pelatihan AI dan Coding Remaja Masjid
Ardi -
TANGSEL, Minews - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), TB Asep Nurdin, menegaskan bahwa kolaborasi digital berbasis komunitas keagamaan harus menjadi pilar penting dalam memperluas ekosistem smart city yang inklusif.Pemerintah daerah berkomitmen memastikan program...
News
Akselerasi Ekonomi Digital, Tangsel Perluas 5.000 Titik Wi-Fi Gratis Berbasis Rumah Ibadah
Ardi -
TANGERANG SELATAN, Minews - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) kian agresif memacu penetrasi inklusi digital guna mendukung transformasi ekonomi daerah. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), pemanfaatan infrastruktur digital kini menyasar sektor sosioreligius dengan mentransformasikan rumah ibadah sebagai...
News
Kejar Target Penurunan Stunting, Pemkot Tangsel Andalkan “Ngider Sehat Premium” dan Kader Posyandu
Ardi -
TANGERANG SELATAN, Minews - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), kader kesehatan, dan layanan kesehatan berbasis masyarakat. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari komitmen jangka panjang dalam percepatan penanggulangan stunting, sekaligus...
News
Kajari Purwakarta Bantah Tolak Temui Massa Aksi PMII, Ini Penjelasannya
Ardi -
PURWAKARTA, Minews — Narasi penolakan berembus pasca-aksi unjuk rasa yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Kamis (18/6/2026). Kajari Purwakarta dituding sengaja menutup diri dan enggan menemui massa mahasiswa.Namun, di balik riuhnya...
News
Sukses Lampaui Target SLA, AI Helita Jadi Andalan Baru Layanan Publik Tangsel
Ardi -
TANGERANG SELATAN, Minews - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang Selatan merilis laporan evaluasi komprehensif terkait operasional aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, untuk periode 30 April hingga 15 Juni 2026. ...
News
Transformasi Pelayanan Publik, Pemkot Tangsel Gembleng Kompetensi AI bagi ASN
Ardi -
CIPUTAT, Minews - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus bergerak aktif dalam memperkuat kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) agar mampu bersikap adaptif dan kompetitif di era disrupsi digital. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penyelenggaraan workshop bertajuk "AI Empowerment...
News
Sasar Etika dan Keamanan Siber, Pemkot Tangsel Kejar Target Mindset Digital yang Merata
Ardi -
TANGERANG SELATAN, Minews – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital di lingkungan birokrasi tidak boleh lagi diukur dari kuantitas atau banyaknya aplikasi yang diciptakan oleh setiap instansi. Sebaliknya, digitalisasi yang sesungguhnya diukur dari integrasi...
News
Jadi Percontohan Penyangga IKN, Diskominfo Tangsel Tegaskan E-PKK Bukan Sekadar Administrasi Digital
Ardi -
Ciputat, Minews - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menegaskan bahwa transformasi digital di tingkat dasar bukan lagi sekadar pilihan, melainkan instrumen utama dalam melahirkan kebijakan publik yang presisi dan tepat sasaran bagi masyarakat.Hal tersebut ditegaskan...
About Me
112 KIRIMAN
0 KOMENTAR
Latest News
MBG dan Pentingnya Kolaborasi Pentahelix untuk Desa
Oleh : Nancy Dora Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjadi salah satu agenda strategis pemerintahdalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berkualitas. Program ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnyaanak-anak dan kelompok rentan, tetapi juga memiliki dampak yang jauh lebih luas terhadappembangunan ekonomi desa, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan kelembagaan lokal. Karena itu, keberhasilan MBG tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan melalui pendekatanpentahelix.Konsep pentahelix menempatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakatsebagai unsur utama yang saling bersinergi dalam menyelesaikan persoalan pembangunan. Dalam konteks MBG, pendekatan tersebut menjadi sangat relevan mengingat cakupan program yang besar, melibatkan jutaan penerima manfaat dan ribuan desa di seluruh Indonesia. Pelaksanaan yang efektif memerlukan dukungan lintas sektor agar manfaat yang dihasilkan dapatdirasakan secara merata.Dukungan sepuluh asosiasi desa terhadap program MBG dan Koperasi Desa Merah Putihmenunjukkan bahwa pemerintah desa memandang program tersebut sebagai peluang besar bagipeningkatan kesejahteraan masyarakat. Keterlibatan desa bukan hanya sebagai lokasipelaksanaan program, melainkan sebagai pelaku utama yang menjalankan rantai ekonomi di tingkat lokal. Desa dapat menjadi produsen bahan pangan, pengelola distribusi, hingga penyediatenaga kerja yang dibutuhkan dalam operasional program.Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyampaikan bahwa MBG berpotensi melahirkan berbagai desa tematik berdasarkan komoditas unggulan lokal seperti desajagung, desa melon, desa beras, desa ikan nila, hingga sentra peternakan ayam petelur. Menurutnya, keterlibatan Badan Usaha Milik Desa sebagai mitra Badan Gizi Nasional akanmemperkuat ekonomi lokal dan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru di pedesaan.Konsep desa tematik tersebut merupakan langkah strategis dalam mendorong kemandirianekonomi desa. Selama ini, banyak desa hanya berperan sebagai pemasok bahan mentah dengannilai tambah yang terbatas. Melalui MBG, komoditas lokal memperoleh pasar yang jelas danberkelanjutan sehingga petani, peternak, dan pelaku usaha desa memperoleh kepastian usaha. Kondisi tersebut dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasar luar sekaligus meningkatkanpendapatan masyarakat.Selain itu, kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di desa juga memberikan dampak sosialyang signifikan. Setiap unit pelayanan diperkirakan mampu menyerap puluhan tenaga kerjalokal. Kesempatan kerja tersebut sangat penting dalam mengurangi pengangguran di pedesaan, terutama bagi generasi muda yang selama ini cenderung berpindah ke kota karena terbatasnyalapangan pekerjaan di daerah asal.Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menilai bahwa program MBG memiliki dampak pengganda yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, dana yang mengalir ke daerah akan mendorong pemerataan ekonomi dan menciptakan aktivitasekonomi baru di tingkat akar rumput. Ia juga optimistis bahwa pelaksanaan program akansemakin baik dalam enam bulan hingga satu tahun mendatang seiring dengan berbagaipenyempurnaan yang dilakukan pemerintah.Pandangan tersebut menunjukkan bahwa MBG bukan semata program bantuan sosial, melainkaninstrumen pembangunan ekonomi yang memiliki efek berantai. Ketika anggaran pemerintahmasuk ke desa melalui pembelian bahan pangan, pembayaran tenaga kerja, dan operasionallayanan gizi, maka daya beli masyarakat meningkat. Aktivitas ekonomi desa pun bergerak lebihdinamis.Namun demikian, pelaksanaan program berskala besar tentu tidak terlepas dari berbagaitantangan. Distribusi, kesiapan sumber daya manusia, kualitas pelayanan, pengawasan, danefisiensi anggaran menjadi sejumlah aspek yang harus terus diperbaiki. Kritik dan masukan yang konstruktif perlu dipandang sebagai bagian dari proses penyempurnaan kebijakan, bukan sebagaialasan untuk menghentikan program yang memiliki tujuan mulia.Di sinilah pentingnya kolaborasi pentahelix. Pemerintah bertugas menyusun regulasi danmemastikan keberlanjutan program. Akademisi dapat memberikan kajian dan evaluasi berbasisdata. Dunia usaha mendukung rantai pasok dan investasi. Media berperan menyebarkaninformasi yang objektif dan edukatif. Sementara masyarakat menjadi pelaksana sekaliguspengawas di tingkat akar rumput.Media massa memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas informasi mengenai MBG. Penyampaian informasi yang berimbang dapat mencegah munculnya disinformasi danmemperkuat kepercayaan publik terhadap program. Di sisi lain, media juga dapat menjadisaluran aspirasi masyarakat sehingga berbagai persoalan di lapangan dapat segera diketahui dandiperbaiki.Ke depan, keberhasilan MBG akan sangat ditentukan oleh kemampuan seluruh elemen bangsadalam menjaga semangat gotong royong dan kolaborasi. Desa harus ditempatkan sebagai pusatpembangunan yang mampu menghasilkan pangan, menciptakan lapangan kerja, danmeningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pendekatan pentahelix menjadi fondasi penting agar program tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar menghadirkan manfaatnyata.MBG pada akhirnya merupakan investasi jangka panjang bagi Indonesia. Program inimembangun generasi yang sehat sekaligus memperkuat fondasi ekonomi desa. Dengandukungan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media,...


