Selamat! Olivia Rodrigo Dinobatkan sebagai ‘Woman of the Year’ Billboard

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Baru-baru ini, Billboard mengumumkan ‘woman of the year’ untuk tahun ini. Tak heran, penobatan tersebut diterima oleh Olivia Rodrigo.

Melansir dari People, bintang pop ini akan dihormati sebagai ‘Billboard Woman of the Year 2022’ di acara Billboard Women in Music Awards. Acara tersebut rencananya akan berlangsung pada 2 Maret 2022.

Nantinya Olivia akan menerima penghargaan tersebut bersama Doja Cat, Gabby Barret, Phoebe Bridgers, Karol G, Bonnie Raitt, dan Saweetie. Pengumuman ini baru saja dirilis pada Jumat 4 Februari 2022 waktu setempat.

Direktur Editorial Billboard, Hannah Karp, mengatakan bahwa bakat Olivia sebagai pendongeng dan penulis lagu menjadikannya salah satu artis baru paling otentik dan menarik. Oleh karena itu, nama pelantun ‘Deja Vu’ ini jadi meledak karena keunikan dari ciri khas dirinya.

Ia juga menambahkan bahwa Olivia telah berhasil mencapai kesuksesan dalam tangga lagu walau dirinya masih menjadi artis debut. Semua lagunya telah membuat pendengar lintas generasi merasakan perasaannya melalui lagu-lagu emosional tentang patah hati, kecemburuan, dan tubuh dewasa.

“Kami sangat senang untuk merayakan suaranya yang unik. Dan dampak besar yang dia berikan pada penggemar di seluruh dunia dengan cara seperti itu,” kata Hannah Karp.

Sementara itu, Olivia Rodrigo baru memulai debutnya sebagai musisi pada awal 2021. Ia merilis single debutnya yang berjudul ‘Drivers License’ pada Januari 2021.

Lagu tersebut telah berhasil menduduki puncak tangga lagu selama delapan minggu berturut-turut dan menjadi lagu pertama yang melampaui satu miliar streaming global pada 2022 ini. Kini Olivia akan bersanding dengan artis lainnya yang telah mendapatkan penghargaan ini sebelumnya, termasuk Billie Eilish, Taylor Swift, Madonna, Lady Gaga, dan Cardi B.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini