Layak Dicoba, Kumpulan Tips untuk Perkuat Otot

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Memiliki otot yang kuat, memungkinkan Kita untuk bisa beraktivitas dengan baik. Ketahanan otot juga membantu Kita untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang berat dan menjaga tubuh untuk tetap sehat.

Bagi kamu yang punya fisik lemah, tak usah berkecil hati. Berikut sejumlah cara untuk memperkuat otot dilansir dari Reader Digest :

Berjemur
Berjemur merupakan hal yang sangat disarankan untuk dilakukan demi kesehatan. Selain bagi kesehatan fisik, hal ini juga bermanfaat bagi kesehatan pikiran.

Keberadaan vitamin D yang bisa diperoleh seseorang dari paparan sunar matahari bisa membantu meningkatkan kondisi seperti otot lemah. Ketika seseorang kekurangan vitamin D, dia bisa mengalami otot yang melemah.

Cukup berjemur selama 15 menit untuk meningkatkan kandungan vitamin D di dalamm tubuh. Mengingat manfaatnya, oleh karena itu hal ini penting dilakukan oleh siapa saja.

Sering Mengangkat Beban
Untuk mempertahankan kekuatan tulang, olahraga ketahanan seperti mengangkat beban bisa membantu menguatkan otot. Melakukannya secara rutin juga bisa membantu untuk mempertahankan otot di dalam tubuh.

Lakukan gerakan mengangkat beban ini sebanyak 8 hingga 12 kali. Fokuskan latihan ini pada seluruh tubuh termasuk lengan, dada, punggung, kaki, dan perut. Selain itu, kamu juga bisa mengikuti kegiatan lain seperti yoga dan pilates.

Meningkatkan Asupan Protein
Meningkatkan asupan protein di dalam tubuh bisa sangat membantu dalam membentuk dan mempertahankan otot. Penting bagi seseorang untuk mengetahui seberapa banyak protein yang diburuhkan oleh tubuhnya.

Konsumsi makanan tinggi protein sangat berpengaruh terhadap kesehatan otot ini. Untuk mengetahui jumlah protein yang kamu butuhkan dan sebaiknya dikonsumsi, kamu bisa berkonsultasi dengan pakar nutrisi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

UU PPRT Disambut Hangat, Buruh Apresiasi LangkahNyata Pemerintah

Oleh: Donny Hutama )*Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) menjadi tonggak penting dalam perjalanan kebijakanketenagakerjaan nasional. Regulasi ini tidak hanya menandai hadirnyanegara dalam memberikan perlindungan hukum bagi pekerja sektordomestik, tetapi juga menjadi jawaban atas aspirasi panjang yang telahdiperjuangkan selama lebih dari dua dekade.Momentum pengesahan UU PPRT disambut hangat oleh kalangan buruhyang menilai kebijakan tersebut sebagai langkah konkret pemerintahdalam menghadirkan keadilan. Dukungan ini mencerminkan adanyakepercayaan terhadap arah kebijakan pemerintah yang semakin responsifterhadap kebutuhan pekerja, khususnya kelompok yang selama ini beradadi sektor informal.Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Andi Gani Nena Wea, memandang pengesahan UU PPRT sebagai kemenangan bagipekerja rumah tangga di seluruh Indonesia. Ia menilai kehadiran regulasiini menjadi bukti nyata bahwa negara telah memberikan perlindunganyang layak setelah proses perjuangan yang panjang. Ia juga menekankanbahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari komunikasi intensif antarapemerintah dan serikat pekerja yang berlangsung secara konstruktif.Lebih lanjut, Andi Gani mengungkapkan bahwa dialog yang terjalin antarapemerintah, parlemen, dan kalangan buruh sebelumnya telah membukaruang pembahasan berbagai isu ketenagakerjaan, termasuk RUU PPRT. Menurut Andi Gani, proses tersebut menunjukkan bahwa pendekatankolaboratif mampu menghasilkan kebijakan yang berpihak padakepentingan masyarakat luas.Di sisi lain, Ketua DPR RI, Puan Maharani, menilai pengesahan UU PPRT sebagai tonggak sejarah bagi pekerja sektor domestik. Ia menegaskanbahwa regulasi ini merupakan wujud pelaksanaan amanat konstitusi yang menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh pekerjaan danpenghidupan yang layak. Dengan demikian, negara memiliki kewajibanuntuk memastikan seluruh pekerja, termasuk pekerja rumah tangga, mendapatkan perlindungan hukum yang memadai.Puan juga menekankan bahwa UU PPRT membawa perubahanmendasar dalam struktur hubungan kerja pekerja rumah tangga. Hubungan yang sebelumnya bersifat informal kini diarahkan menjadihubungan kerja formal yang memiliki kepastian hukum. Langkah ini dinilaipenting untuk memberikan pengakuan yang lebih kuat terhadap profesipekerja rumah tangga sebagai bagian dari sistem ketenagakerjaannasional.Regulasi tersebut turut mengatur berbagai aspek penting, seperti bataswaktu kerja yang wajar, hak atas waktu istirahat, serta hak cuti dalamberbagai kondisi. Selain itu, perlindungan terhadap keselamatan dankesehatan kerja juga menjadi perhatian utama dalam undang-undang ini. Pemerintah dipandang memiliki peran strategis dalam memastikanimplementasi kebijakan tersebut berjalan efektif di lapangan.Puan menilai bahwa kehadiran UU PPRT juga memberikan kepastian bagipemberi kerja dalam menjalankan hubungan kerja yang lebih profesional. Dengan adanya aturan yang jelas, potensi konflik dapat diminimalkan, sekaligus menciptakan hubungan kerja yang lebih harmonis danberkeadilan.Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, Lestari Moerdijat, melihatpengesahan UU PPRT sebagai bentuk nyata dari semangat emansipasiperempuan yang terus hidup hingga saat ini. Ia menilai bahwa tanpaperlindungan hukum, gagasan emansipasi hanya akan menjadi retorikatanpa makna. Oleh karena itu, kehadiran UU...
- Advertisement -

Baca berita yang ini