Kronologi Kandasnya Asmara Kaesang dengan Felicia hingga Ketahuan Pacari Nadya Arifta

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kandasnya hubungan Kaesang Pangarep dengan Felicia Tissue yang sudah menjalin asmara selama 5 tahun masih menjadi sorotan. Apalagi Kaesang ternyata telah memiliki gandengan baru bernama Nadya Arifta.

Sebelumnya, ibu Felicia mengatakan bahwa Kaesang tiba-tiba saja menghilang usai berjanji menikahi anaknya pada Desember 2021. Kini kakak dari Felicia, Daryl, memberi penjelasan terkait hal tersebut.

Daryl membenarkan bahwa adiknya, Felicia Tissue telah ditinggalkan Kaesang Pangarep. Ia pun begitu kecewa melihat foto-foto Kaesang bersama perempuan lain.

“Sebagai perempuan setia dan berkomitmen, Felicia telah ditinggalkan tanpa kejelasan. Kecuali bukti jelas, ia telah dicurangi oleh pria yang saya percayai,” kata Daryl dalam video yang diunggah di YouTube Felicia Tissue, Minggu 7 Maret 2021.

Kepergian Kaesang Pangarep terjadi pada Januari 2021, setelah ia berjani akan menikahi sang kekasih pada Desember 2020. “Lelaki yang saya percayakan adik saya ini telah berkali-kali meminta restu orang tua maupun kakek-nenek saya, dan baru-baru ini melamar adik perempuan saya ini pada Desember 2020,” katanya.

“Pada Januari 2021 kemudian lelaki ini menghilang setelah memberi tahu adik saya melalui surat tertulis bahwa ayahnya telah setuju,” sambungnya.

Daryl juga menyebut Felicia telah berupaya menghubungi Kaesang sejak ia ditinggalkan tanpa kejelasan pada Januari 2021. Felicia Tissue meminta kejelasan mengenai maksud surat tersebut.

“Adik saya heran dan kebingungan. Adik saya berkali-kali mencoba menghubunginya namun tidak berhasil. Kemudian adik saya berusaha menghubungi bibi pria ini, kakak iparnya, bahkan ayahnya, melalui dm instagram, tapi tidak ada respon,” jelasnya.

Daryl tak bisa membayangkan bagaimana perasaan adiknya saat itu. Bahkan, menurut Daryl, Felicia mendatangi beberapa rumah ibadah demi mendoakan Kaesang Pangarep.

“Saya tak bisa membayangkan, betapa tersiksanya dia. Tapi adikku terus percaya dan masih mendoakannya,” kata kakak Felicia Tissue.

“Dia pergi ke gereja sebagai Kristen yang taat, ke kuil karena dari kepercayaan nenek moyang kami. Pergi juga ke masjid karena ia menghormati agama Islam,” terangnya.

“Saya tak bisa berkata apa-apa, karena meski ia diperlakukan dengan jahat, ia tetap percaya pada pria yang dicintainya dengan tulus,” ucap Daryl.

Namun, Felicia Tissue nampaknya harus menghadapi kenyataan bahwa kekasihnya sudah bersama perempuan lain. Kaesang Pangarep dikabarkan menjalin hubungan asmara dengan rekan kerjanya, Nadya Arifta.

“Lelaki ini berfoto dan ada video bersama perempuan yang seharusnya adalah rekan kerja dia dan adik saya,” kata Daryl. “Bagaimana bisa kamu melakukan itu?” ucap Daryl dengan tegas.

“Semua perempuan pantas dihargai, dihormati dan dan diperlakukan dengan baik tanpa pengecualian, termasuk adikku,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Daryl juga berpesan pada Kaesang untuk bersikap lebih baik, terlebih bila memang ingin menyudahi hubungannya dengan Felicia.

“Kamu datang ke dalam keluarga saya, meminta kepercayaan serta cinta adik saya, maka kembalikan itu dengan cara yang pantas ia terima sebagai wanita yang dihormati. Jadilah lelaki, bersikaplah demikian, lakukan hal yang benar. Semua orang menonton,” tuturnya.

Melalui video tersebut, kakak Felicia Tissue bicara. Ia tak mau adiknya tersakiti lagi oleh Kaesang Pangarep. Sementara, Kaesang sendiri hingga kini belum berkomentar terkait pengakuan keluarga Felicia Tissue. Ia juga tak terlihat aktif di media sosial miliknya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini