Hamil Duluan, Marcell Darwin dan Nabila Faisal Disuruh Netizen Ijab Kabul Ulang

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Marcell Darwin belum lama ini blak-blakan soal pernikahannya yang dipercepat lantaran istrinya, Nabila Faisal, sudah berbadan dua. Hal itu disampaikan lewat channel YouTube mereka, The Darwins.

Setelah mengaku hamil duluan, lewat unggahan video terbaru Nabila mengatakan dirinya mendapat komentar atas pengakuannya itu. Ia pun mengklasifikasikan golongan komentator yang ia dapat.

Pertama, komentar positif. Ia berterima kasih ada komentar positif warganet yang tetap mendoakan dan memberikan dukungan.

“Kita sudah tahu risiko apa yang akan kita dapat di saat kita mengupload video itu. Setelah kita baca komen-komennya gue berterima kasih banget karena semua komen itu benar-benar kita baca di account kita ya. Kamu sadar nggak kita mendapat 3 golongan komentator, yang satu adalah positif comment itu kita terima kasih atas doa dan supportnya,” kata Nabila dalam video.

Kedua, komentar bernada menghujat. Tak dipungkiri bahwa apa yang dilakukan Nabila Faisal dan Marcell Darwin adalah hal tak terpuji. Ia pun mendapat caci maki karena hamil duluan.

“Terus yang kedua itu adalah negatif comment itu sudah kita pikirin juga dari awal. Kita nerima itu semua. Yang cuma sekadar anak haram itu juga kita terima,” katanya.

Yang ketiga adalah golongan komentar yang menarik, karena ada informasi. Ia dan Marcell diminta melakukan ijab kabul ulang di KUA karena hamil di luar nikah.

“Nah satu lagi nih yang menarik komen-komen kontra tapi penuh informasi. Apa yang kita lakukan kemarin itu tuh benar-benar risikonya banyak banget, kalau kita buka kita akan dihujat habis-habisan. Kebanyakan mereka meminta untuk ijab kabul ulang di KUA,” ucapnya.

Nabila Faisal dan Marcell Darwin pun akan mempertimbangkan hal tersebut. Ia siap bertanya ke ustaz mengenai hamil duluan.

“Itu pelajaran yang kita dapat, karena kita nggak tahu. Akhirnya kita akan berdiskusi, akan berkonsultasi sama orang yang lebih mengerti, ustaz salah satunya. Nanti apakah baby kita lahir apakah harus nikah lagi atau pernikahan kemarin sudah sah dan lain-lain,” katanya.

Sebelumnya, Marcell mengungkapkan alasan pernikahannya itu digelar cepat lantaran Nabila Faisal tiba-tiba mengaku hamil saat keduanya tengah mempersiapkan acara pernikahan.

“Di sela-sela mempersiapkan pernikahan di akhir November dan Desember. Kita lagi siap-siap, tiba-tiba, seorang Nabila bilang, ‘Sayang aku hamil’. Gitu,” kata Marcell Darwin di channel YouTube-nya, The Darwins, seperti dilihat pada Kamis 5 Maret 2020.

“Jadi kalau ditanya mau cepet-cepet atau menunda, kita sudah terlalu cepat dan tak mungkin menunda,” timpal Nabila.

Mereka mengakui ada banyak godaan sebelum menikah, salah satunya nafsu.

“Di tahap itu, kata orang banyak godaan. Dari orang ketiga, keluarga atau macam-macam musibah. Kalau dari yang kita rasakan bukan itu, tapi godaan dari kita sendiri. Kalau bisa jangan, karena itu salah,” kata Marcell Darwin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini