Viral! Kisah Pasangan Lansia Ojol yang Tetap Kerja Tak Ingin Bebani Anak

Baca Juga

MATA INDONESIA, SONGKLA – Kisah pasangan lanjut usia (lansia) yang bekerja menjadi pengantar GrabFood menarik perhatian netizen. Di usia senja mereka, keduanya masih bekerja memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ya, kisah ini pastinya banyak menggugah hati orang banyak. Di saat sebagian orang untuk bersantai dan memanfaatkan uang hasil pensiun, mereka harus bekerja keras karena tak ingin menjadi beban untuk anak-anaknyanya.

Pasangan tua ini berasal dari Thailand. Kisahnya yang bekerja menjadi pengantar GrabFood jadi viral di Facebook.

Dilansir dari Worldofbuzz, Rabu 20 Mei 2020, sebuah akun Facebook bernama Phakhanut Blackbox membagikan foto pria tua bersama istrinya memesan makanan untuk pelanggan.

Phakhanut adalah pemilik restoran sushi di Hat Yai, Songkla Thailand sedang mempersiapkan pesanan yang telah ia terima melalui aplikasi GrabFood. Ia begitu terkejut menemukan fakta bahwa yang datang bukan anak muda, tetapi seorang pria tua datang untuk mengambil makanan.

BACA JUGA: Alhamdulillah! Baim Wong Bantu Sopir Ojol Wanita yang Nangis Kejer Motor Hilang

Terinspirasi oleh tekad pasangan tua untuk tetap mandiri terlepas dari usia mereka, Phakhanut memutuskan untuk mengambil foto dan berbagi kisahnya di media sosial.

“Hal termanis hari ini. Datang sebagai pasangan. Pria ini tidak mau menjadi beban anak-anaknya dan masih punya energi. Istrinya sendirian di rumah dan takut kesepian. #Usia hanyalah angka. Pria ini yang termanis,” tulis Phakhanut

Ternyata pria tua dan istrinya itu sama-sama terdaftar sebagai pengantar GrabFood. Meskipun sudah tidak muda lagi, keduanya tetap ingin mandiri secara finansial tampa harus membebani anak-anak mereka.

Disebutkan bahwa pasangan itu akan melakukan pengiriman setiap hari. Sang suami bertugas mengumpulkan makanan di restoran dan mengendarai sepeda motor, sementara istrinya akan membantunya mengemas makanan ke dalam kantung pengiriman di belakang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Presiden Gunakan Reshuffle untuk Maksimalkan Capaian Program Strategis

Oleh: Windi Paramitha )*Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memastikan percepatan pelaksanaan program prioritas nasional. Presiden menempatkan reshuffle sebagai instrumen penting untuk menjaga efektivitas pemerintahan di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.Pelantikan pejabat baru yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada 27 April 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukanpenyesuaian struktural. Pemerintah memandang penyegaran kabinetsebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja lembaganegara.Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Presiden menegaskanpentingnya integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Presidenmenekankan kesetiaan terhadap konstitusi serta tanggung jawab penuhdalam menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada negara.Struktur kabinet yang diperbarui menghadirkan sejumlah perubahansignifikan pada posisi strategis. Kepala Staf Kepresidenan sebelumnya, Muhammad Qodari, dipercaya mengemban tugas baru sebagai KepalaBadan Komunikasi Pemerintah. Perubahan ini diarahkan untukmemperkuat koordinasi komunikasi publik.Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor StafKepresidenan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalianprogram prioritas. Pemerintah menilai pengalaman dan kapasitas Dudung mampu mendukung efektivitas koordinasi lintas sektor.Sektor lingkungan hidup juga mengalami penyesuaian kepemimpinan. Menteri Lingkungan Hidup yang baru, Jumhur Hidayat, diberikan amanahuntuk memperkuat kebijakan pengelolaan lingkungan secarakomprehensif. Pemerintah melihat latar belakangnya sebagai modal dalam memperluas pendekatan kebijakan.Peran Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq, tidakdihentikan melainkan dialihkan. Pemerintah menugaskan Hanif sebagaiWakil Menteri Koordinator Bidang Pangan guna mendukung penguatansektor strategis lainnya.Pengangkatan Abdul...
- Advertisement -

Baca berita yang ini