TANGERANG SELATAN, Minews – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin, mengajak seluruh pengurus masjid di wilayahnya untuk mulai memanfaatkan teknologi digital demi memperluas syiar Islam dan pemberdayaan umat.
Hal tersebut disampaikan Asep saat menjadi penceramah dalam kegiatan Gerakan Sholat Shubuh Berjamaah di Masjid Al Huda, Jombang, Ciputat, Sabtu (30/5/2026).
“Masjid harus naik kelas. Tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat literasi, pusat informasi, pusat pendidikan umat, bahkan pusat pemberdayaan masyarakat berbasis digital,” ujar Asep dalam keterangannya, Minggu 31 Mei 2026.
Asep menilai, digitalisasi masjid merupakan langkah strategis untuk menghadirkan tempat ibadah yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa menghilangkan nilai-nilai keagamaan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel melalui Diskominfo terus memperluas layanan internet gratis (*free Wi-Fi*) di berbagai wilayah. Hingga saat ini, tercatat ada 5.000 titik layanan internet gratis yang telah terpasang di berbagai fasilitas publik.
“Dari jumlah tersebut, sebanyak 755 titik free internet telah dipasang khusus di masjid dan musala untuk mendukung aktivitas pendidikan, dakwah, akses informasi, hingga pelayanan publik berbasis digital,” ungkap Asep.
Program internet gratis ini merupakan bagian dari pengembangan ekosistem Smart City Kota Tangerang Selatan yang bertujuan memperluas akses digital secara merata, termasuk di lingkungan sarana ibadah. Asep juga menyoroti pentingnya penguatan literasi digital masyarakat dan pengelolaan media informasi digital masjid agar ekosistem berbasis teknologi ini berjalan optimal.
Inisiatif digitalisasi ini disambut baik oleh perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Huda Jombang Ciputat, Ustadz Hasan Asari. Menurutnya, program ini sejalan dengan kebutuhan jamaah dalam meningkatkan layanan ibadah dan sosial.
Sementara itu, Ketua Gerakan Pejuang Shubuh, Ustadz Sartono, menambahkan bahwa kegiatan Safari Subuh yang berkolaborasi dengan pemerintah ini menjadi langkah positif untuk membangun generasi yang cerdas dan religius.
“Kami ingin menghidupkan masjid tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga dalam aspek pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah menjadi langkah positif untuk membangun umat yang kuat secara spiritual dan juga siap menghadapi era digital,” tutur Sartono.
Lewat program Safari Subuh dan digitalisasi ini, Pemkot Tangsel berharap masjid dapat semakin berdaya sebagai pusat pembinaan umat yang modern, inklusif, dan memberikan manfaat yang lebih luas di era digital.

