Respon Anies Baswedan Di-roasting Kiky Saputri: Sering-sering Juga Boleh

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan baru saja bertemu dengan komika, Kiky Saputri. Dalam pertemuan mereka, Kiky dengan berani me-roasting orang nomor satu di ibu kota itu.

Momen itu terjadi dalam sebuah acara komedi di salah satu stasiun TV swasta, Selasa 9 November 2021. Di acara itu, Kiky tak cuma me-roasting Anies, tapi juga menyapanya dengan memanggil nama ‘Ahok’.

Usai acara tersebut, Anies pun merespon tindakan Kiky kepadanya. Tentu Anies tak menganggap serius candaan Kiky dan merasa senang bisa menjadi bahan roastingan komika itu.

“Puas! Sering-sering juga boleh,” tulis Anies di Twitter-nya, Selasa 9 November 2021.

Dalam cuitan itu, Anies juga mengunggah potretnya bersama Kiky. Terlihat mereka berdua kian akrab dan tertawa bersama.

Ini bukan pertama kalinya Kiky me-roasting pejabat pemerintahan. Sebelumnya, ia pernah melakukan hal serupa pada Menteri BUMN, Erick Tohir dan Wakil Presiden Indonesia, Ma’ruf Amin.

Mantul, Kiky!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini