Kamu Wajib Tahu! Ini Manfaatnya Makan Malam Lebih Awal

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Umumnya, manusia makan tiga kali dalam sehari. Yakni, pagi, siang dan malam. Namun, banyak perbincangan yang menanyakan pukul berapa yang tepat saat ingin makan malam. Apakah baik jika makan malam ditunda?

Para ahli mengatakan bahwa makan malam merupakan jendela makan terbesar bagi sebagian orang dan menghasilkan kalori yang lebih banyak pula.

Apalagi, masyarakat yang sibuk dan meninggalkan makan pagi atau siang mereka. Otomatis mereka akan memperbanyak asupannya di makan malam.

Sebuah riset baru membuktikan, jam makan bisa mempengaruhi bertambahnya berat badan. Dikutip dari Healthline, sebuah penelitian dari Endokrinologi Klinis dan Metabolisme Masyarakat Endrokin, mengungkapkan makan malam erat dikaitkan dengan penambahan berat badan dan kadar gula darah yang tinggi.

Sebuah studi yang dilakukan Dr. Jonathan C. Jun selaku rekan profesor kedokteran di Universitas Johns Hopkins, menyatakan bahwa orang yang mengkonsumsi makan malam dengan porsi dan jenis yang sama tapi waktu yang berbeda, yakni pukul 06.00 sore dan 10.00 malam memiliki efek yang berbeda.

Studi menunjukan bahwa orang yang makan malam di waktu yang larut, kadar gula darah lebih tinggi dan jumlah lemak yang terbakar lebih sedikit. Padahal, orang tersebut memakan makanan dengan porsi dan jenis yang sama.

Oleh karena itu, ada baiknya kamu mengubah kebiasaan makan malam yang terlalu larut menjadi lebih awal. Selain, memberi ruang agar tak langsung tertidur selepas makan, hal tersebut juga baik untuk tubuh dan berat badanmu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Negara Hadir Menjamin Keamanan Jemaah Haji di Tengah Ketegangan Dunia

Oleh: Rian Hakim )*Ketegangan geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah tidakmengurangi komitmen pemerintah dalam memastikan penyelenggaraanibadah haji 2026 berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruhjemaah Indonesia. Pemerintah terus memperkuat koordinasi denganotoritas Arab Saudi serta menyiapkan berbagai langkah antisipatif agar situasi global tidak mengganggu pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.Fokus utama pemerintah saat ini tidak hanya pada kelancaranoperasional haji, tetapi juga perlindungan menyeluruh terhadap jemaahsejak keberangkatan hingga kepulangan. Di tengah dinamika konflikinternasional, negara hadir memberikan jaminan keamanan melaluidiplomasi, penguatan sistem perlindungan, hingga peningkatan koordinasilintas lembaga.Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memastikan kondisi keamanan tetap terkendali dan pelaksanaan haji berjalan lancar. Menurutnya, pemerintah Arab...
- Advertisement -

Baca berita yang ini