11 Tahun Menikah Belum Dikaruniai Anak, Dewi Sandra Pasrah pada Allah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dewi Sandra mengaku pasrah hingga kini belum dipercaya Allah memiliki anak meski sudah 11 tahun menikah dengan Agus Rahman.

Menurut Dewi, memiliki anak tidak segampang yang dipikirkan. Semua sudah merupakan takdir dari Allah.

“Lagi-lagi aku enggak bisa ngatur takdir Allah kepada hambanya. Kebetulan nih, yang namanya Dewi Sandra itu sampai detik ini belum dikasih keturunan. Terus aku harus ngapain?” ujar Dewi.

“Punya anak itu enggak segampang yang kita kira gitu. Keinginannya untuk apa? Aku ini punya anak untuk apa? Mbak nih kalau ada yang nanya kok belum punya anak, nah ini anak untuk apa. Supaya aku cuman bisa ‘hay aku udah punya anak’? “Kayaknya terlalu cetek gitu. Sedangkan anak itu kan amanah yang besar banget,” katanya.

Dewi Sandra sadar, Allah belum memercayakan dirinya punya anak karena belum bisa menjaga amanah besar. Dia yakin Allah tahu yang terbaik untuk dirinya.

“Mungkin Allah tahu aku belum bisa jaga anak. Aku dihisab loh sama anak ini kalau aku enggak bisa mendidiknya, merawatnya, kalau aku salah mengajarkannya. Allah kan lebih tahu,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Beasiswa Otsus, Jembatan Emas Generasi Papua Menuju Masa Depan Gemilang

Oleh : Natael Pigai )* Beasiswa Otonomi Khusus menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangunmasa depan Papua yang lebih cerah dan berdaya saing. Di tengah tantangangeografis, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan akses pendidikan yang masihdirasakan di sejumlah wilayah, kehadiran beasiswa Otsus menjadi jembatan emas yang menghubungkan generasi muda Papua dengan kesempatan belajar yang lebih luas. Program ini tidak sekadar bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang untukmencetak sumber daya manusia Papua yang unggul, percaya diri, dan mampuberkontribusi nyata bagi kemajuan daerahnya. Esensi utama dari Otsus di bidang pendidikan adalah afirmasi yang berpihak pada Orang Asli Papua agar memperoleh peluang setara dengan daerah lain. Melaluibeasiswa Otsus, banyak pelajar Papua mendapat akses ke perguruan tinggi berkualitasdi dalam dan luar negeri. Kesempatan tersebut memperluas wawasan, membentukkarakter kepemimpinan, serta menumbuhkan jejaring global yang kelak bermanfaatbagi pembangunan Papua. Pendidikan menjadi jalur strategis untuk memutus rantaikemiskinan struktural sekaligus membuka mobilitas sosial yang lebih luas. Kisah para penerima beasiswa Otsus memperlihatkan dampak konkret dari kebijakanini. Cecilia Novani Mehue merupakan salah satu contoh bagaimana program afirmasipendidikan mampu mengubah arah hidup generasi muda Papua. Dengan latarbelakang keluarga sederhana, ia menempuh pendidikan sarjana dan magister di Amerika Serikat selama bertahun-tahun melalui dukungan beasiswa Otsus....
- Advertisement -

Baca berita yang ini