Ryan Virgiawan

Jelang Pilpres 2019, Masih Ada 9 Juta Orang yang Percaya Hoax

MINEWS, JAKARTA - Pilpres 2019 sudah di depan mata. Jelang pesta demokrasi terbesar ini, justru penyebaran hoax kian masif. Parahnya, masih ada jutaan masyarakat Indonesia yang mempercayai berita-berita bohong yang beredar luas.Disampaikan Direktur Advokasi dan Hukum TKN Jokowi-Ma'ruf, Ade...

Apa yang Terjadi Jika Muslim Melebihi Yahudi di AS pada 2040?

MINEWS, INTERNASIONAL - Pada akhir 2017 lalu, Pew Research Center pernah merilis hasil penelitian yang menunjukkan peningkatan jumlah Muslim di AS akan membawa Islam melewati Yahudi sebagai agama terbesar nomor dua di Negeri Paman Sam pada 2040.Islam diperkirakan...

Weekend, Waspada Hujan Petir di Jaksel dan Jaktim Siang Ini

MINEWS, JAKARTA - Akhir pekan, sudah pasti enaknya liburan bareng keluarga atau pasangan. Tapi, buat kamu warga Jakarta, hati-hati ya. Jangan sampai lagi asyik-asyik liburan di luar, malah diguyur hujan.Pasalnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hari ini...

Enam Nelayan Batubara Dibebaskan Malaysia Usai 2 Bulan Ditahan

MINEWS, SUMUT - Setelah ditahan selama dua bulan oleh pihak keamanan Malaysia, enam nelayan asal Kabupaten Batubara Sumatera Utara akhirnya segera dipulangkan.Keenam nelayan tersebut adalah Muhamad Adi, Misdi, Zulkifli, Badri, Ridwan dan Bagan. Mereka merupakan warga Desa Lalang, Kecamatan...

Pernah Dengar Alergi Dingin? Yuk, Kenali Gejalanya

MINEWS, JAKARTA – Merasa asing dengan istilah alergi dingin? Ya, alergi jenis ini tergolong jarang dirasakan banyak orang. Alergi dingin dalam dunia medis dikenal dengan nama urtikaria dingin. Penyebabnya banyak, seperti faktor cuaca, ruangan ber-AC, atau efek seusai mandi...

Sah! FBR Serahkan Dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf

MINEWS, JAKARTA - Ormas Forum Betawi Rempub (FBR) akhirnya menyatakan dukungannya untuk kemenangan paslon 01 Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019.Ketua Umum FBR Lutfi hakim mengatakan pihaknya menyerahkan dukungan karena merasa selama menjabat sebagai presiden, Jokowi terus memperhatikan masyarakat Betawi di...

Parah! Prostitusi Online di Blitar Jual Anak Rp 1,5 Juta

MINEWS, JAKARTA - Satu lagi prostitusi online diungkap oleh kepolisian. Kali ini kejadiannya ada di Kabupaten Blitar yang menawarkan anak-anak di bawah umur untuk dijajakan ke lelaki hidung belang.Polisi berhasil mengamankan seorang tersangka bernama Reza Satya (24) warga Jalan...

Ini Daftar Lengkap Infrastruktur di Madiun yang Terendam Banjir

MINEWS, JAKARTA - Banjir besar yang terjadi di Madiun, Jawa Timur tak hanya berdampak bagi warga. Bukan hanya rumah-rumah saja yang tenggelam, infrastruktur yang dibangun pemerintah pun terkena dampaknya.Dalam keterangan tertulis yang diterima Mata Indonesia News, Kamis 7 Maret...

Ini 3 Sebab Utama Masuknya WNA dalam DPT Pemilu 2019

MINEWS, JAKARTA - Fenomena masuknya beberapa nama WNA dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 menjadi perhatian khusus Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Apalagi, banyak pihak yang bertanya-tanya, kenapa data tersebut bisa masuk di DPT?Menjawab hal tersebut Anggota Bawaslu Mochamad...

Polri Bantah Tuduhan Memakai Buzzer untuk Pilpres 2019

MINEWS, JAKARTA - Polri akhirnya menjawab tuduhan yang dilayangkan akun Twitter @opposite6890 terkait dugaan penggunaan buzzer secara massal untuk Pilpres 2019.Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo secara tegas atas nama institusinya membantah fitnah bahwa pihaknya...

About Me

6992 KIRIMAN
3 KOMENTAR
- Advertisement -spot_img

Latest News

Strategi Pemerintah Menekan PHK dan Menjaga Produktivitas Industri Nasional

Oleh: Faiz Permana )*Stabilitas ketenagakerjaan menjadi salah satu fondasi penting dalammenjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional. Di tengahdinamika ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian, pemerintah memilih mengambil langkah antisipatif dengan memperkuatsektor-sektor yang memiliki kemampuan besar dalam menyerap tenagakerja. Arah kebijakan tersebut terlihat dari rencana pemerintah menjadikan industri padat karya sebagai fokus utama kebijakan fiskal pada 2027. Pilihan ini dinilai tepat karena sektor padat karya selama ini menjaditulang punggung penyerapan tenaga kerja nasional dan memilikikontribusi besar terhadap aktivitas ekonomi di berbagai daerah.Pelaksana Harian Direktur Jenderal Stabilitas Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Ferry Ardiyanto, menjelaskan bahwa pemerintahtelah menyiapkan berbagai stimulus fiskal untuk memperkuat sektor-sektor yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi. Dukungan pemerintah terhadap dunia usaha diwujudkan melalui berbagaiinsentif fiskal. Salah satunya adalah insentif Pajak Penghasilan Pasal 21 Ditanggung Pemerintah bagi pekerja di sektor padat karya dan pariwisata. Kebijakan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligusmemberikan ruang bagi perusahaan untuk tetap mempertahankanoperasional usahanya.Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius. Melalui program magang bagi lulusan baru, pemerintah berupayamempercepat proses adaptasi generasi muda terhadap kebutuhan dunia kerja. Pengalaman kerja yang diperoleh melalui program tersebut akanmenjadi modal penting bagi pencari kerja untuk meningkatkan dayasaingnya.Skema pemberian uang saku setara upah minimum memberikan nilaitambah bagi peserta magang. Selain memperoleh pengalaman praktis, generasi muda juga mendapatkan dukungan ekonomi selama mengikutiproses pembelajaran di lingkungan kerja.Perlindungan terhadap pekerja transportasi daring diperkuat melaluipemberian diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan JaminanKesehatan Nasional sebesar 50 persen. Kebijakan ini menunjukkanbahwa perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada sektor formal, tetapijuga kepada kelompok pekerja yang menjadi bagian penting dari ekonomidigital.Penyerapan tenaga kerja di daerah juga diperkuat melalui program padatkarya tunai. Kehadiran program ini memiliki manfaat ganda karenamampu memberikan penghasilan kepada masyarakat sekaligusmendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan daerah.Berbagai program prioritas nasional turut menjadi motor penciptaanlapangan kerja baru. Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satucontoh kebijakan yang memiliki dampak ekonomi luas karena melibatkanrantai pasok yang panjang, mulai dari penyediaan bahan baku hinggadistribusi.Perkiraan penyerapan sekitar 1,5 juta tenaga kerja melalui Program Makan Bergizi Gratis menunjukkan bahwa kebijakan sosial dapat berjalanberiringan dengan agenda penciptaan lapangan kerja. Efek ekonominyamenjangkau berbagai sektor usaha yang terlibat dalam pelaksanaannya.Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih juga memperlihatkanupaya pemerintah memperkuat ekonomi pesisir....
- Advertisement -spot_img