IPM
Gaya Hidup
Mengapa Ibu Muda Ini Masih Saja Mencari Sensasi Seksual?
IPM -
Mata Indonesia, Jakarta - Mengapa kejanggalan perilaku seksual masih saja marak terjadi? Ini pertanyaan penting-penting tidak? Tapi karena perilaku seksual menyimpang masih saja terjadi, tak ada salahnya, ikhwal kejanggalan seksual dipertanyakan terus.Coba, kurang aneh apanya, keliling kota sembari telanjang...
Headline
Misi Kemanusiaan Muhammadiyah Berangkat Membantu Korban Gempa Turki
IPM -
Mata Indonesia, Jakarta - Jumlah korban meninggal pada gempa Turki, Senin (6/2/2023), memang masih simpang siur. Ada yang mengatakan jumlahnya sudah tembus 10 ribuan, tapi ada juga yang menyebut korban tewas sekitar 3700 an.Namun lepas dari hitungan jumlah, masalah...
Gaya Hidup
Masih saja mengabaikan keselamatan di jalan Raya! Apa sih yang dicari?
IPM -
Mata Indonesia, Jakarta - Keteledoran berkendara masih saja menjadi fenomena keseharian di jalan raya. Padahal sanksinya tidak sederhana. Bukan cuma bakal kena tilang, tapi juga bisa kena bencana. Hampir 99 persen kecelakaan lalu lintas di jalan raya, utamanya, disebabkan...
Gaya Hidup
Buat Apa Gemuk Kalau Bakal Bikin Tubuh Menderita?
IPM -
Mata Indonesia, Jakarta - Jika kita gemuk di tahun 70-an, awam akan menilai kita sehat. Tapi kini orang – seawam apapun dia -- tak lagi mengidentikan gemuk sebagai indicator sehat. Bahkan berbagai pihak tegas-tegas mengkategorikan gemuk sebagai hal serius...
Headline
Korban tewas gempa turki terus bertambah. Lupakan perbedaan Pandangan Politik, Dunia ikut berduka
IPM -
Mata Indonesia, Jakarta - Pasca diguncang gempa yang mengerikan, Survei Geologi Amerika Serikat (United States Geological Survey/USGS) memperkirakan korban tewas terdampak gempa magnitudo 7,7 di Turki hingga Suriah pada Senin (6/2), bisa mencapai 10 ribu orang.Sejumlah pihak berwenang di...
Headline
Satu Abad Berperan di Tengah Dinamika Umat dan Bangsa
IPM -
Mata Indonesia, Jakarta - Se abad sudah usia Nahdlatul Ulama (NU). Organisasi yang didirikan oleh K.H. Hasyim Asy”ari beserta para ulama, pada tanggal 31 Januari 1926, atau bertepatan dengan 16 Rajab 1344 H di Kota Surabaya, di antaranya bertujuan untuk...
Headline
Cuma Gautam Adani, Yang Tidak Mati Mendadak Ketika Hartanya Amblas Rp 1.605 triliun Dalam Sehari
IPM -
Mata Indonesia, Jakarta - Orang kaya selalu saja jadi sorotan. Publik selalu mau tahu, mengapa kekayaannya naik. Pun jika anjlok. Lha kalau kekayaannya stabil-stabil saja? Itu pun public mau tahu, kok bisa stabil-stabil aja!Maka ketika harta orang terkaya Asia,...
Headline
Untuk IKN, Biarlah Pemerintah yang Mengurus Izin-izinya Semua, yang Penting Investor Datang Saja
IPM -
Mata Indonesia, Jakarta - IKN tidak kekurangan investor. Sampai dengan Januari 2023, sudah 90 investor menyerahkan letter of intent (LoI) atau surat minat untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ini bisa dinilai sebagai respon optimistic dari berbagai pihak.Kepala...
Headline
Harga Pertalite Turun, apa kata Eric Thohir?
IPM -
Mata Indoensia, Jakarta - Harga Pertalite turun! Kapan? Begitu harap-harap cemasnya masyarakat ketika bicara soal harga BBM. Penantian atas turunnya harga Pertalite, sebenarnya, bukan tanpa alasan. Sebab bertimbang pada harga minyak mentah dunia yang trennya kini mengalami penurunan. Di...
Headline
Dua Cadangan Minyak Besar Bikin Indonesia Bak Ketiban Durian Runtuh.
IPM -
Mata Indonesia, Jakarta - Di tengah rintihan energi dunia, Indonesia menemukan potensi cadangan minyak di Blok Warim, Papua yang diperkirakan Kementerian ESDM mencapai 25 miliar barel minyak serta 47 triliun kaki kubik gas (TCF), di atas produksi gas milik...
About Me
77 KIRIMAN
0 KOMENTAR
Latest News
Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat
Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...


