Berakhir Damai, Shandy Aulia Maafkan Pembully Anaknya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar bahagia datang dari selebritis Shandy Aulia. Aktris cantik ini memutuskan untuk tak melanjutkan tindakan hukum untuk seorang perawat yang membully anaknya.

Hal itu diungkap oleh pengacara Shandy, Hotman Paris. Ia mengatakan Shandy sudah tak melanjutkan proses hukum.

“Shandy Aulia sudah tidak melanjutkan proses hukum, kecuali cewek itu mengulang lagi,” kata Hotman.

Hotman juga mengatakan Shandy sudah memaafkan perawat itu. Pelaku juga mendatangi langsung Shandy ke Jakarta.

“Dimaafin, karena itu gak berlanjut ke proses hukum,” kata Hotman.

Sebelumnya, Shandy Aulia dibuat geram lantaran putrinya, Claire disebut gizi buruk oleh seorang perawat wanita asal Manado. Pelaku mengatakan anak Shandy terlihat tak sehat dan akan mengalami kebodohan saat menjajaki bangku sekolah.

Hal itu membuat pemain Eiffel I’m in Love ini geram. Ia pun meminta bantuan Hotman Paris untuk menempuh jalur hukum.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini