“Nevertheless” Ep.3: Han So Hee Cemburu Lihat Song Kang Ketemu Mantan Pacar

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – JTBC telah membagikan cuplikan episode 3 drama “Nevertheless” yang tayang pada Sabtu 3 Juli 2021! Drama yang dibintangi Song Kang dan Han So Hee ini semakin menarik perhatian penonton.

Sedikit spoiler, sebelumnya di “Nevertheless,” Yoo Na Bi (diperankan Han So Hee) tertarik pada pesona Park Jae Eon (diperankan Song Kang). Meskipun perasaannya campur aduk, di akhir tayangan mereka berbagi ciuman panas yang membuat perubahan dalam hubungan mereka.

Stills yang baru dirilis menggambarkan hubungan Yoo Na Bi dan Park Jae Eon yang semakin rumit dengan masuknya Yoon Seol Ah (Lee Yul Eum), mantan pacar Park Jae Eon. Kemudian juga ada Kim Eun Han (Lee Jeong Ha), pria yang dengan lugas mengungkapkannya ketertarikannya pada Yoo Na Bi.

Pertama, Park Jae Eon bertemu kembali dengan Yoon Seol Ah, yang tiba-tiba muncul untuk melihatnya, dan melihatnya dengan senyum hangat. Yoo Na Bi melihat mereka dari jarak dekat dan wajahnya mengekspresikan emosi yang kompleks.

Kumpulan foto berikutnya menunjukkan Yoo Na Bi dan Park Jae Eon dalam situasi terbalik. Park Jae Eon tidak lagi tersenyum dan dia melihat sesuatu dengan mata yang dalam.

Orang-orang yang menarik perhatiannya tidak lain adalah Yoo Na Bi dan Kim Eun Han. Kim Eun Han menampilkan ekspresinya yang cerah saat dia berbicara dengan Yoon Nabi.

Dengan kecemburuan yang muncul di udara, akan menarik untuk mengetahui apa yang akan terjadi pada Yoo Na Bi dan Park Jae Eon selanjutnya.

Tim produksi berkomentar, “Ciuman pertama Park Jae Eon dan Yoo Na Bi akan menyebabkan perubahan dalam diri mereka. Pemandangan dua orang yang tersapu oleh perasaan asing untuk pertama kalinya akan menambah kegembiraan dalam romansa tegang mereka.”

Episode selanjutnya dari “Nevertheless” yang memiliki rating 19+ akan tayang pada 3 Juli pukul 23.00 KST atau 21.00 WIB.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini