Viral Foto Pria LGBT Lahirkan Anak, Ternyata Begini Faktanya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Baru-baru ini foto seorang pria asal Israel tengah melahirkan anak viral di jagat maya. Foto tersebut tak pelak membuat netizen heboh sekaligus penasaran, bagaimana mungkin seorang pria melahirkan?

Adalah Yuval Topper-Erez, pria asal Israel berusia 33 tahun. Rupanya, Uval adalah seorang transgender. Ia melahirkan anak ketiganya yang diberi nama Tig.

Foto-foto saat melahirkan ia unggah di akun Facebooknya hingga menjadi viral. Ternyata dulunya Yuval adalah seorang wanita yang mengubah gendernya menjadi pria pada tahun 2008.

Kini, di tahun 2020 Yuval melahirkan Tig dengan proses di dalam air dibantu bidan laki-laki. Serangkaian proses kelahiran itu diabadikan dalam foto oleh fotografer Tara Leach. Mulai saat Yuval mengejan hingga bayi mungilnya berhasil dikeluarkan.

Lewat postingan di akun Instagramnya, Yuval menjelaskan jika kelahiran anak ketiganya ini merupakan buah kehamilan yang keempat. “Ini adalah kehamilanku yang keempat. Aku menanti anak ketigaku. Ini benar-benar kehamilan yang sulit bagiku, baik fisik maupun emosi,” katanya, dikutip Senin, 1 Juni 2020.

Yuval juga mengatakan, ia sengaja membagikan foto-foto kelahiran tersebut demi menyampaikan suara kaum transgender sepertinya.

“Aku berharap, di antara banyak hal di dunia ini, album ini akan memberi inspirasi kepada para bidan dan ayah-ayah lain di masa depan,” tulisnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kebijakan DHE SDA Perkuat Fondasi Ekonomi Rakyat dan Stabilitas Keuangan

Oleh: Dhita Karuniawati )*Pemerintah resmi memberlakukan kebijakan baru terkait Devisa Hasil Ekspor SumberDaya Alam (DHE SDA) mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini menjadi salah satu langkahstrategis yang ditempuh pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasionalmelalui peningkatan retensi devisa di dalam negeri. Langkah tersebut tidak hanyabertujuan menjaga stabilitas sektor keuangan, tetapi juga memastikan bahwa manfaatdari kekayaan sumber daya alam Indonesia dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.Di tengah kondisi ekonomi global yang masih diwarnai ketidakpastian, ketegangangeopolitik, serta fluktuasi pasar keuangan internasional, kemampuan suatu negara dalam menjaga cadangan devisa menjadi faktor penting untuk mempertahankanstabilitas ekonomi. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah terus berupayamemperkuat ketahanan ekonomi nasional agar tidak mudah terpengaruh oleh guncangan eksternal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kebijakanpengelolaan DHE SDA yang lebih optimal. Selama ini, sebagian besar devisa hasil ekspor sumber daya alam masih banyaktersimpan di luar negeri sehingga manfaatnya bagi perekonomian domestik belummaksimal. Padahal, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil komoditasterbesar di dunia, mulai dari batu bara, minyak sawit, nikel, tembaga, hingga berbagaiproduk mineral lainnya. Potensi devisa yang dihasilkan sektor tersebut sangat besardan dapat menjadi sumber kekuatan ekonomi nasional apabila dikelola secara tepat.Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2026, pemerintah mewajibkan eksportirsektor sumber daya alam untuk menempatkan devisa hasil ekspornya di dalam negeri. Kebijakan tersebut dirancang sebagai bagian dari strategi jangka panjang untukmemperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, meningkatkan likuiditas valuta asing, dan memperluas ruang pembiayaan pembangunan nasional.Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pemerintahmewajibkan eksportir sumber daya alam untuk merepatriasi devisa hasil ekspornya kedalam negeri dengan tingkat kepatuhan penuh. Menurutnya, kebijakan tersebutdirancang untuk meningkatkan ketersediaan valuta asing di pasar domestik, menjagastabilitas nilai tukar rupiah, serta memperkuat pembiayaan pembangunan nasional. Dalam ketentuan baru tersebut, eksportir sektor nonmigas diwajibkan menempatkan100 persen DHE...
- Advertisement -

Baca berita yang ini