Postingan Nana Mirdad Soal Jasad Bayi Dijilat Anjing & Dilindas Mobil Bikin Pejuang ‘Garis Dua’ Nangis

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Postingan Instagram Story aktris Nana Mirdad mendadak jadi perbincangan netizen. Dia dan suaminya, Andrew White melihat sosok mayat bayi yang dibuang di jalan dan sudah dalam keadaan hancur.

Hal ini diketahui saat keduanya keluar dari mobil untuk jalan kaki. Mirisnya, mayat bayi itu sudah dijilat anjing dan dilindas mobil.

“Ya Tuhan, jalan kaki pagi ini dimulai sangat shock dan menyedihkan. Begitu aku dan Andrew keluar dari mobil, kita nemu mayat bayi yang dibuang di jalan, ancur, dijilat anjing-anjing. Dilindas-lindas mobil di pantai KFC, Sanur,” tulis Nana di Insta Story-nya.

BACA JUGA: Viral! Video TikTok Mengharukan Anak Driver Ojol Lolos Program Beasiswa Gojek

Tak hanya dijilati anjing, dijelaskan Nana, seluruh isi badan dan kepala dari bayi malang itu sampai keluar karena terlindas mobil. Di akhir pistingannya, Nana mengingatkan soal karma yang bisa datang kapan saja pada pelaku

“Siapapun, siapapun yang melahirkan dan buang bayi ini di jalan dalam keadaan telanjang untuk dimakan anjing dan dilindas mobil, sampai seluruh isi badan dan kepalanya keluar, percayalah karma itu ada,” sambungnya.

Postingan ini kemudian viral hingga diunggah ulang oleh beberapa akun gosip Instagram, salah satunya @ifotainment. Tak sedikit komentar dari para pejuang ‘garis dua’ atau orang-orang yang ingin memili anak miris melihat kejadian ini.

“Yang ada niatan membuang bayi atau ngga sanggup mengurusnya..tolong DM saya.. Karena saya merasakan bagaimana susahnya dikaruniai keturunan..Ya Allah… Setega itukah hati seorang ibu…?,” tulis @tanti.**stina85.

BACA JUGA: Viral! Wanita Bakar Boneka Mantan, Muncul Sosok Misterius Seperti Sedang Berlari

“Ya Allah, sedih baca berita kyk gni. Dsni lg berjuang utk pnya baby, mereka malah seenaknya aja buang bayi ?,” komentar @raden_ayu_***_astuty.

“Aq yg pengen punya susahnya minta ampun…?? ini malah di buang,” kata @ind**_lunmay.

“Saya sbgai perempuan atau seorg ibu melihat ada org yg buang bayinya krna malu lebih malu kita saya aja lihat anak di buang atau mukul anak saja hati rasanya sakit ..boleh nakal tp goblok juga jgn…jgn mao di ajak wik”sblm nikah krna cuma modal janji atau modal cinta lebih baik sayangi diri kmu ktimbng ntr nyesal yg ada bayi tanpa berdosa kalian perlakukan sprti it..semoga engkau yg membuang anaknya dpt karma yg setimpal,” tulis @elisa_**yang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini