Hampir Sebulan Hilang, Dua Bocah Ini Ditemukan Tinggal Tulang

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANICORE – Sepasang kakak beradik, Gleson Carvalho Ribeiro dan Glaco Carvalho Ribeiro akhirnya ditemukan setelah menghilang selama 27 hari di hutan hujan Amazon.

Berdasarkan laporan, Gleson yang berusia 8 tahun dan adiknya, Gleco yang dua tahun lebih muda darinya menghilang usai berburu burung di wilayah Manicore, Brasil pada 18 Februari 2022.

Akan tetapi, ketika ditemukan kakak beradik itu terlihat menyedihkan. Berdasarkan foto-foto yang beredar di media sosial, baik Gleson maupun Gleson sama-sama mengalami malnutrisi, di mana tubuhnya hanya menyisakan tulang dan kulit.

Departemen Pemadam Kebakaran Manicoré membentuk tim pencarian dan penyelamatan untuk menemukan anak-anak itu. Tetapi kemudian membatalkan perburuan setelah gagal menemukan anak-anak itu.

Namun masyarakat adat Palmeira tidak pernah menyerah. Seorang pria menebang kayu di hutan hujan Amazon dan akhirnya menemukan anak laki-laki itu sekitar sebulan kemudian, situs berita Imediato melaporkan.

Pakar kesehatan memberikan pedoman medis kepada dokter di Manicore untuk memastikan kakak beradik itu aman.

“Keduanya dibawa ke balai kota setempat dengan perahu dan diperkirakan akan dipindahkan melalui udara ke ibu kota negara bagian Manaus hari ini,” ucap Sekretariat Keamanan Publik, melansir The Sun.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini