Dituduh Serobot Antrean, Driver Ojol Ini Dikeroyok Hinggga Babak Belur

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sebuah video memperlihatkan driver ojol yang tengah terduduk lemas dengan wajah babak belur viral di media sosial.

Dari keterangan yang beredar, driver ojol tersebut dikeroyok oleh 3 orang lantaran dituduh menyelak antrean saat mengisi BBM di salah satu SPBU di kawasan Majapahit, Semarang.

Kejadian pengeroyokan itu bermula dari ketiga pelaku sedang antre untuk mengisi bensin di SPBU tersebut. Namun, salah satu diantara mereka lupa membawa uang tunai.

Salah satu pelaku pun langsung pergi untuk mengambil uang tunai ke ATM terdekat. Pelaku tersebut terlalu lama mengambil uangnya.

Terlalu lama mengambil uang di ATM, driver ojol tersebut pun akhirnya mendahului ketiga orang itu untuk mengisi bensin terlebih dahulu.

Namun ketiga pelaku menjadi emosi karena merasa antrean mereka diserobot oleh driver ojol. Mereka bertiga pun akhirnya mengeroyok sang driver ojol.

Akibat dari aksi pengeroyokam tersebut, sang driver ojol bersimbah darah dan mengalami luka memar di wajahnya.

Cuplikan video yang memperlihatkan drier ojol itu pun diunggah oleh akun @undercover.id pada laman media sosial Instagram.

Kolom komentar unggahan video itu pun langsung dipenuhi dengan komentar netizen yang merasa geram dengan aksi ketiga pelaku yang mengeroyok sang driver ojol.

Menurut netizen, dari keterangan kronologi, driver ojol sama sekali tidak bersalah. Justru netizen menilai ketiga pelaku lah yang salah dalam kasus ini.

“Salah ente sendiri… Ngapain lupa bawa duit sampe harus cari atm buat bayar bensin… Wajar jika bapak ini menyerobot antriannya… Klo g diserobot yg dibelakangnya malah ketahan antriannya…,” tulis netizen.

“MANGKANYA KALO ANTRI JANGAN LUPA BAWA DUIT BE** DIPELIHARA,” tambah netizen.

“Apapun alasannya, kekerasan tidak di benarkan,” timpal netizen. “Bisa bisanya lu mw isi bensin kagak bw duit.. abis itu lw mukulin orang.. sehat lu!!” tutup netizen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini