Dapat Petuah Dari Aa Gym, Hotman Paris Ingin Pensiun dari Pengacara

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Video perbincangan antara pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dan ulama Aa Gym belum lama ini mencuri perhatian warganet.

Dalam video itu, Hotman tampak curhat dari hati ke hati pada Aa Gym mengenai beragam hal dalam kehidupan pribadinya, termasuk soal pensiun sebagai pengacara, sebab merasa segala yang dinikmatinya di dunia selama ini akan berakhir juga.

Pendakwah Kiai Haji Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym mengatakan alasan untuk pensiun bukan hanya karena usia, tapi juga soal kebahagiaan.

Hotman Paris menjelaskan bahwa profesinya sebagai pengacara hanya dihadapkan pada dua hal yaitu menang dan kalah dalam penanganan kasus.

“Di satu pihak kan kita harus mensyukuri tapi bidang kerja saya itu hanya ada dua pilihan menang atau kalah. Artinya harus bertempur, harus fight tiap hari. Bahkan subuh hari pun pikirannya bagaimana untuk menang dan menang, itu yang susah bagi profesi pengacara,” cerita Hotman.

Aa Gym kemudian bertanya, “Itu mencari keadilan atau kemenangan bang?”

Hotman menjawab bahwa dewasa ini profesi pengacara tidak hanya mencari keadilan saja. Tapi bagaimana cara memenangkan kasus untuk kepentingan klien.

“Kita harus akui bahwa pengacara itu bagian dari bisnis juga. Kadang sudah tercampur antara kemenangan, keadilan dan bisnis keuntungan. Sebagai pengacara normal kadang kita yang penting klien menang. Kalau kalah bisa stres dua bulan,” ujar Hotman.

Mendengar hal itu, Aa Gym langsung berkata, “Udah lah bang, udah umur 60 tahun, pensiun lah. “Udah waktunya lah. Abang punya hati baik tapi godaannya banyak, dunia sudah dikasih,” imbuhnya.

Aa Gym lantas memberikan saran-saran kepada Hotman Paris. Ia mencontohkan Nabi Muhammad yang meninggal di usia 63 tahun.

“Kalau saran saya sih, sudah usia segini, sudah lah. Saya ngitungnya, kalau Nabi Muhammad kan 63 tahun meninggal. Lagi puncak-puncaknya kesuksesan. Sahabat-sahabat nabi juga meninggal diusia 63. Saya matoknya, saya 63 tahun harus sudah siap ‘pulang’,” kata Aa Gym.

Hotman Paris terdiam dan mendengar dengan serius perkataan Aa Gym. Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid juga mengingatkan agar seseorang meninggal dengan cara terhormat.

“Yang namanya sukses itu kita mati dengan terhormat. Khusnul khotimah namanya kalau di Islam. Supaya matinya baik, ya tiap hari mikir baik, ngomong baik, berbuat baik, berhati baik. Karena Allah itu tidak menyimpan kebahagiaan kecuali kepada kebaikan,” ujar Aa Gym.

Akan hal itu, pria 60 tahun ini berniat melanjutkan kehidupannya di Pulau Dewata Bali sambil menikmati suasana alam dan hewan ternak. Demi mewujudkan keinginannya itu, Hotman sampai menjual apartemen mewahnya dengan harga fantastis.

“Ada yang mau beli apartemen mewah milik Hotman di The Langham Residence scbd? Harga Rp 30 miliar 1 unit! Hotman mau hidup tenang di Bali! Lelah berperang hukum di Jakarta 36 tahun (Hotman mau bertani di sawah di Bali dan pelihara bebek),” tulis Hotman di Instagram pada Sabtu, 9 Mei 2020.

Kemudian Hotman menunjukan potongan artikel dari koran internasional The New York Times tahun 1999. Artikel tersebut membahas mengenai latar belakang Hotman sebagai pengacara. Dari situ bisa dikatakan nama Hotman semakin dikenal tidak hanya di Indonesia saja tetapi di negara lain. Hotman yang terkenal memiliki harta melimpah merasa kariernya sebagai pengacara selama ini sudah cukup baginya

“Tiba waktunya berdoa dan hidup dengan alam di Bali! Cukup ya cukup sudah! Semua kepalsuan ini akan berakhir pada waktunya,” tulis Hotman.

Ia merasa eksistensinya sebagai pengacara sudah saatnya untuk sedikit dikurangi. “Berbagai koran dunia datang Kelapa Gading mencari jejak karir seorang Hotman! Tapi sekarang tiba waktunya setengah pensiun! Dari sawah di bali malam dansa dansa,” tulis Hotman.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini