5 Potret Alamanda Diastari, Komandan Pengukuhan Paskibraka Nasional yang ‘Geulis Pisan’

Baca Juga

MATAINDONESIA, JAKARTA – Pada Kamis, 15 Agustus 2019 lalu, Presiden Joko Widodo mengukuhkan 68 anggota Paskibraka untuk upacara HUT RI ke-74 nanti. Acara berlangsung di Istana Negara dan dihadiri putra-putri Paskibraka Nasional 2019 dari 34 provinsi.

Nah, dalam acara tersebut Presiden Jokowi menyematkan lencana pada salah satu perwakilan paskibraka. Yang beruntung mewakili adalah I Dewa Agung Ayu Lamanda Diastari, siswi asal Bali yang ditunjuk menjadi komandan pengukuhan.

Sosok Alamanda pun berhasil mencuri perhatian. Siswi SMA Negeri 1 Bangli ini punya wajah yang ayu gaes. Berikut deretan potretnya.

Dara satu ini punya nama panggilan Amanda.

Penampilannya cantik dan tinggi semampai. Tinggi badannya sampai 171 cm gaes!

Cewek kelahiran 28 Februari 2003 ini mewakili provinsi Bali.

Amanda adalah seorang pecinta binatang.

Sudah follow Instagramnya belum?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini