Paling Populer

Berita Terkini

Pemerintah Optimis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,5 Persen

Mata Indonesia, JAKARTA — Pemerintah menyatakan optimisme terhadap kinerja perekonomian Indonesia pada kuartal pertama tahun 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa...

Ekonom: Meski Sulit, Ekonomi RI Masih Bisa Tumbuh Di Atas Proyeksi...

Mata Indonesia, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 dinilai masih berpotensi berada di atas proyeksi Bank Dunia, meskipun sulit menembus level lima persen...

Belanja Negara Ekspansif Dinilai Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi

Mata Indonesia, JAKARTA — Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada triwulan I 2026 dinilai memberikan sinyal positif bagi perekonomian nasional. Peningkatan belanja...

Hilirisasi Dinilai Jadi Jalan Kemandirian Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja

Mata Indonesia, Jakarta - Kebijakan hilirisasi mineral kian mengukuhkan posisinya sebagai strategi utama dalam mendorong kemandirian ekonomi nasional sekaligus membuka peluang besar bagi penciptaan...

Pakar Sebut Ekonomi RI Tahan Guncangan Global, Permintaan Domestik Jadi Andalan

Mata Indonesia, JAKARTA — Di tengah ketidakpastian global akibat konflik geopolitik dan tekanan ekonomi dunia, perekonomian Indonesia dinilai tetap tangguh dengan ditopang kuatnya permintaan...

Pilihan Editor

Sekolah Rakyat dan Jaminan Hak Anak atas Pendidikan Bermutu

*) Oleh : Sinta Anindita HestiProgram Sekolah Rakyat hadir sebagai langkah strategis pemerintah untukmemastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak atas pendidikan yang bermutu. Kehadirannya menjadi wujud nyata komitmen negara dalam memperluas aksespendidikan yang inklusif dan merata, sehingga anak-anak dari berbagai latar belakangdapat tumbuh dan berkembang secara optimal melalui proses pembelajaran yang berkualitas.Lebih dari sekadar ruang belajar, Sekolah Rakyat menjadi fondasi penting dalammembentuk generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing. Pendidikan diposisikan sebagai instrumen utama pembangunan manusia, yang tidak hanyameningkatkan kapasitas individu, tetapi juga memperkuat arah kemajuan bangsasecara berkelanjutan.Hak atas pendidikan telah dijamin dalam konstitusi dan terus diperkuat melaluiberbagai kebijakan yang mendorong pemerataan akses secara nyata. Dalamimplementasinya, pemerintah menghadirkan Program Sekolah Rakyat sebagai solusikonkret yang mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat dengan pendekatanyang inklusif, terjangkau, dan adaptif terhadap kebutuhan di lapangan.Melalui pendekatan tersebut, Sekolah Rakyat berperan sebagai instrumen strategisdalam memastikan setiap anak tetap berada dalam ekosistem pendidikan yang layakdan berkelanjutan. Upaya ini mempertegas komitmen negara untuk menghadirkanpendidikan yang merata, sekaligus memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalammengakses kesempatan belajar sebagai bekal masa depan.Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono menyampaikan bahwa penambahanSekolah Rakyat merupakan langkah percepatan dalam memperluas jangkauanpendidikan. Ia menegaskan bahwa program ini dirancang agar manfaatnya dapatsegera dirasakan oleh masyarakat. Secara bertahap, pengembangan Sekolah Rakyat telah dilakukan melalui beberapa tahap. Pada tahap pertama, Pemerintah telahmengembangkan 166 titik rintisan. Tahap kedua berfokus pada pembangunan sekolahpermanen di 104 lokasi, sementara tahap ketiga menyiapkan sekitar 100 titiktambahan.Sekolah Rakyat tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagairuang pembinaan karakter dan penguatan nilai nilai kebangsaan. Melalui kurikulumyang dirancang secara kontekstual, anak anak tidak hanya diajarkan pengetahuanakademik, tetapi juga keterampilan hidup yang relevan dengan lingkungan mereka. Hal ini penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental dan sosial.Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengatakan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat merupakan manifestasi nyata dariinvestasi negara terhadap generasi masa depan.  Program ini berakar dari visi besarPresiden Prabowo Subianto yang menaruh perhatian mendalam pada kesejahteraananak anak Indonesia.Dalam implementasinya, Sekolah Rakyat menekankan prinsip pemerataan dan keadilan pendidikan. Program ini menjangkau kelompok masyarakat yang selama inisulit mengakses pendidikan formal, termasuk anak anak di...

Skema Pendanaan Kopdes Jadi Pilar Penguatan Ekonomi Rakyat

Oleh: Sukma Sasmita Dewi )*Pemerintah terus memperkuat fondasi ekonomi rakyat melaluipengembangan koperasi desa sebagai instrumen utama pembangunanberbasis komunitas. Salah satu langkah strategis yang diambil adalahpenyesuaian skema pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putihmelalui kebijakan terbaru yang lebih adaptif dan terintegrasi.Melalui regulasi baru yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, pemerintah melakukan transformasi mendasar dalammekanisme pembiayaan koperasi desa. Perubahan ini tidak hanyamenyederhanakan struktur pembiayaan, tetapi juga memperkuat perannegara dalam menjamin keberlanjutan program.Dalam skema terbaru, pemerintah mengambil alih kewajiban pembayarancicilan pembiayaan koperasi yang sebelumnya menjadi tanggung jawablangsung koperasi. Pendekatan ini memberikan ruang yang lebih luasbagi koperasi desa untuk fokus pada pengembangan usaha tanpaterbebani kewajiban finansial yang berat di tahap awal.Kebijakan ini juga mengatur pemanfaatan dana transfer ke daerah, sepertidana alokasi umum, dana bagi hasil, dan dana desa, untuk mendukungpembangunan koperasi. Mekanisme ini dirancang agar pembiayaanberjalan lebih terstruktur sekaligus memastikan keterlibatan pemerintahdaerah dalam penguatan ekonomi desa.Perubahan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan PresidenPrabowo Subianto dalam percepatan pembangunan koperasi desa. Pemerintah memandang koperasi sebagai pilar penting dalammenciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, terutama di wilayah pedesaan.Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi, Herbert Siagian, menjelaskan bahwa kebijakan ini lahir dari kebutuhan untukmenjawab persoalan struktural yang selama ini membatasi perkembanganekonomi desa. Ia menilai koperasi desa dapat menjadi solusi ataspanjangnya rantai distribusi serta keterbatasan akses permodalan yang sering dihadapi masyarakat.Dengan dukungan pembiayaan yang lebih kuat, koperasi desa diharapkanmampu memperpendek rantai distribusi dan meningkatkan nilai tambahbagi pelaku usaha di tingkat lokal. Hal ini akan berdampak langsung padapeningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saingproduk desa.Selain itu, skema baru juga mengarahkan pembiayaan untukpembangunan infrastruktur fisik yang lebih representatif. Pembangunan gudang, gerai, dan fasilitas pendukung lainnya menjadi fokus utama agar koperasi memiliki sarana yang memadai dalam menjalankan aktivitasekonomi secara optimal.Pemerintah turut melibatkan badan usaha milik negara dalam mendukungpembangunan tersebut. Penugasan kepada perusahaan negara untukmembangun infrastruktur koperasi menunjukkan adanya sinergi lintassektor dalam mempercepat realisasi program. Dukungan pembiayaan dariperbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara jugamemperkuat keberlanjutan skema ini.Dari sisi teknis, pemerintah tetap mempertahankan suku bungapembiayaan pada tingkat yang terjangkau serta memberikan masa tenggang yang lebih panjang. Kebijakan ini memberikan ruang bagikoperasi untuk berkembang sebelum mulai menghadapi kewajibanpembayaran yang lebih intensif.Perubahan skema juga berdampak pada status kepemilikan aset. Infrastruktur yang dibangun melalui pembiayaan tersebut ditetapkansebagai milik pemerintah daerah atau desa. Hal ini memastikan bahwaaset yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untukkepentingan masyarakat luas.Dukungan terhadap kebijakan ini juga datang dari berbagai pemangkukepentingan. Ketua Umum DPP Asosiasi Pemerintah Desa SeluruhIndonesia, Junaedi Mulyono, menyampaikan bahwa pihaknya padaprinsipnya mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat ekonomidesa melalui koperasi. Ia melihat kebijakan ini sebagai bagian dari upayamencapai target pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih tinggi.Dalam implementasinya, desa tidak lagi dibebani kewajiban mencicilpembiayaan koperasi secara langsung. Namun, sebagian alokasianggaran desa diarahkan untuk mendukung skema tersebut. Pendekatanini menciptakan keseimbangan antara dukungan pemerintah pusat dankontribusi daerah dalam membangun koperasi yang kuat.Di sisi lain, manfaat ekonomi yang dihasilkan dari koperasi desa tetapdapat dirasakan oleh pemerintah desa. Potensi peningkatan pendapatanasli desa dari aktivitas koperasi menjadi salah satu dampak positif yang diharapkan. Dengan demikian, kebijakan ini tidak hanya mengurangibeban, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatankesejahteraan.Kebijakan penguatan koperasi desa juga mencerminkan pendekatanpembangunan yang berorientasi pada akar rumput. Pemerintahmenyadari bahwa ketahanan ekonomi nasional tidak dapat dilepaskandari kekuatan ekonomi lokal. Oleh karena itu, penguatan koperasi desamenjadi langkah strategis dalam menciptakan struktur ekonomi yang lebihseimbang.Dalam konteks global yang penuh ketidakpastian, langkah inimenunjukkan kesiapan pemerintah dalam mengelola tantangan denganpendekatan yang terukur. Dengan memperkuat sektor ekonomi rakyat, pemerintah membangun fondasi yang lebih kokoh untuk menghadapidinamika eksternal.Ke depan, keberhasilan program ini akan sangat ditentukan oleh sinergiantara pemerintah pusat, daerah, serta masyarakat. Koordinasi yang solid menjadi kunci agar implementasi kebijakan berjalan efektif dan tepatsasaran.Melalui skema pendanaan yang diperbarui, pemerintah memberikandukungan nyata bagi koperasi desa untuk tumbuh dan berkembang. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat kelembagaan koperasi, tetapijuga mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang lebih inklusif.Pada akhirnya, penguatan koperasi desa melalui skema pendanaan yang lebih adaptif menjadi bukti bahwa pemerintah hadir dalam mendukungekonomi rakyat. Dengan kebijakan yang tepat dan pelaksanaan yang konsisten, koperasi desa diharapkan mampu menjadi pilar utama dalammendorong pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.*) Analis Ekonomi Kerakyatan dan Pemberdayaan Desa

Pemerintah Siapkan Langkah Jitu Tingkatkan Ekonomi Saat Geopolitik Memanas

Mata Indonesia, Jakarta - Pemerintah memastikan kondisi ekonomi nasional tetap stabil di tengah memanasnya situasi geopolitik global dengan menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk menjaga...

Ciderai Demokrasi, Tokoh Lintas Profesi Kecam Ajakan Saiful Mujani Gulingkan Pemerintah...

Mata Indonesia, Jakarta - Ketua Komisi XI DPR RI, Muhammad Misbakhun mengatakan sebaiknya seluruh pihak tidak ada yang mencoba menjatuhkan kepala negara yang telah...

Kredibilitas Riset Dipertanyakan, Pernyataan Saiful Mujani Tuai Kritik Luas

Oleh: Fajar Aditya Mahendra*Dunia riset dan pengamatan politik nasional mendadak riuh setelah munculnya pernyataan kontroversial dari pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani....

MATA MILENIAL INDONESIA TV

Viral

Gaya Hidup