Sepak Bola Indonesia Kedatangan Klub Baru Serpong City FC

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Serpong City FC hadir sebagai klub sepak bola di Indonesia. Mereka akan memulai di kompetisi Liga 3 musim 2021.

Serpong City FC resmi meluncurkan tim untuk tampil di Liga 3, Jumat 29 Oktober 2021 malam WIB di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat.

Serpong City berdiri pada tanggal 12 desember 2012, didirikan oleh Founder Ricky Nelson, dengan tujuan ingin fokus dan mengembangkan sepak bola usia dini. Penamaan Serpong City dipilih karena domisili klub berada di wilayah Serpong Tangerang Selatan.

Pada Oktober 2021 Serpong City Secara resmi diakuisisi Nabil Husein, Mochamad Chandra Kurniawan dan Daniel Zii sebagai Co-Owner & Shareholder secara mayoritas.

Serpong City FC bermarkas Alam Sutera dan bakal menggunakan Sabnani Park sebagai lapangan latihan Serpong City, yang terdapat empat lapangan. Klub ini juga berharap bisa menjadi percontohan bagi sepak bola Indonesia.

Uniknya, tiga chairman Serpong City FC semuanya wanita. Mereka adalah, Dewi Noviandri, Kuntum Raisa Amalia, dan Hannan Harris. Posisi Chief Operating Officer dipegang Kemal Chakraditya, sementara posisi General Manager dan Direktur Pengembangan dijabat Ricky Nelson.

“Sepakbola adalah sebuah olahraga yang memerlukan proses, tidak bisa instant dan terburu-buru, melalui rencana jangka panjang yang matang dan perlu mengetahui kapan waktu siap untuk menaikkan levelnya,” bunyi keterangan pers yang diterima Minews.id.

“Begitu juga dengan Serpong City, proses Serpong City adalah 7 tahun sampai akhirnya memutuskan untuk siap naik ke level berikutnya di tahun 2019, sampai akhirnya bisa debut pada kompetisi resmi di tahun 2021.”

Dalam struktur kepengurusan, ada empat orang penasihat. Pertama adalah Ketua MPR, Bambang Soesatyo. Kemudian, Nabil Husein (Bos Borneo FC), Mochamad Chandra Kurniawan dan Daniel Zii.

Serpong FC dilatih Agus Yuwono, sementara posisi asisten pelatih ditempati M. Andik Ardiansyah. Meski berstatus klub baru, tim berjuluk Red Beast atau Beruang Merah ini menargetkan promosi ke Liga 2.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Tanpa Kematian Sapi, Kasus PMK di Kulon Progo Berangsur Turun: DPP Beri Obat, Vitamin, dan Siapkan Vaksin 9.200 Dosis

Mata Indonesia, Kulon Progo - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo mencatat penurunan jumlah kasus aktif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi ternak. Meski sempat melonjak pada awal 2026, kondisi terbaru menunjukkan tren membaik.
- Advertisement -

Baca berita yang ini