Mata Indonesia, Sleman – Sebanyak 150 pengurus dari delapan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta resmi dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan pada Selasa 3 Februari 2026.
Bertempat di Convention Hall Lantai 2, pelantikan ini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga ruang refleksi kritis terhadap arah dan relevansi gerakan mahasiswa di tengah dinamika zaman yang terus berubah.
Pelantikan Ormawa FISHUM 2026 dibuka langsung oleh Dekan FISHUM UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Erika Setyanti Kusumaputri, S.Psi., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa seremoni pelantikan harus dimaknai sebagai titik awal tanggung jawab kepemimpinan, bukan sekadar simbol pergantian kepengurusan.
“Pengurus baru harus mampu membuktikan eksistensi organisasi mahasiswa yang relevan, responsif, dan berdampak nyata bagi civitas akademika maupun masyarakat,” ujar dia.
Momentum pelantikan semakin hidup ketika Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) FISHUM 2026, Adhif Mambaul Ilmi, menyampaikan orasi perdananya.
Ia menyoroti tantangan degradasi kualitas organisasi mahasiswa yang kerap terjebak pada rutinitas dan pola kerja lama.
“Tentu Ormawa harus keluar dari zona nyaman dan kembali menjadikan suara mahasiswa sebagai kompas utama gerakan. Tanpa keberpihakan pada aspirasi akar rumput, organisasi mahasiswa berisiko kehilangan relevansi dan terasing dari konstituennya sendiri,” ungkap dia
Sejalan dengan itu, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FISHUM 2026, Muhammad Avicenna Ulil Abshar, menekankan urgensi kolaborasi dan sinkronisasi lintas lembaga. Keberagaman delapan Ormawa—yang meliputi SEMA, DEMA, HMPS Ilmu Komunikasi, HMPS Sosiologi, HMPS Psikologi, serta tiga Badan Otonom (BOM Olahraga, Alegoria, dan Al Fattah)—dinilai sebagai modal besar untuk membangun kekuatan kolektif.
“Perbedaan pandangan adalah keniscayaan, tapi kita sebagai pemuda pun harus mengelolanya untuk menciptakan energi bersama demi mewujudkan Ormawa FISHUM yang solid dan berdaya,” ungkap Avicenna.
Untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan manajerial, pelantikan Ormawa FISHUM 2026 dilanjutkan dengan sesi upgrading organisasi.
Kegiatan ini menghadirkan Sekretaris Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Solihul Hadi, serta perwakilan Kesbangpol Kota Yogyakarta, Suryo Nugroho.
Dalam pemaparannya, kedua narasumber menekankan pentingnya transformasi manajemen organisasi mahasiswa yang modern, adaptif, dan berorientasi pada penyelesaian persoalan sosial secara konkret.
Pelantikan ini menjadi komitmen awal Ormawa FISHUM UIN Sunan Kalijaga periode 2026 untuk mengembalikan marwah organisasi mahasiswa sebagai motor perubahan sosial yang inovatif, kolaboratif, dan memiliki dampak luas di tengah masyarakat.
