Polda Jabar Dalami Pernyataan AKP Sulman Soal Polisi Dukung Jokowi

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Soal pengerahan polisi Garut untuk memenangkan Jokowi pada Pemilihan Presiden (Pilpres), Polda Jabar akan mendalami keterangan mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz. Pernyataan sementara hal itu diungkapkan karena luapan emosi.

“Upaya tindak lanjut akan dilakukan pendalaman kepada yang bersangkutan,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudho Wisnu Andiko.

Dari hasil penyelidikan tersebut Polda Jabar akan mengambil tindakan kepada Sulman yang kini dimutasi menjadi Kepala Unit Seksi Pelanggaran Sub-direktorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat.

Sebelumnya, Sulman mengungkapkan perihal perintah Kapolres Garut untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin pada pemilihan presiden April nanti dasari rasa emosi. Dia mengungkapkan di Jakarta, di hadapan sebuah lembaga bantuan hukum, Minggu 31 Maret 2019.

Namun, Senin 1 April 2019, Sulman menegaskan netralitas kepolisian tidak perlu diragukan dalam pemilu atau pilkada.

Sementara juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Raja Juli Antoni mendesak penyelidikan lanjutan kepada Sulman untuk membuktikan tidak ada tekanan dari mana pun. Antoni mengatakan pernyataan AKP Sulman itu sangat merugikan TKN.

Berita Terbaru

Tanpa Kematian Sapi, Kasus PMK di Kulon Progo Berangsur Turun: DPP Beri Obat, Vitamin, dan Siapkan Vaksin 9.200 Dosis

Mata Indonesia, Kulon Progo - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo mencatat penurunan jumlah kasus aktif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi ternak. Meski sempat melonjak pada awal 2026, kondisi terbaru menunjukkan tren membaik.
- Advertisement -

Baca berita yang ini