Pemerintah Siapkan Anggaran Beasiswa Bagi Mahasiswa Papua ke Amerika

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar gembira bagi mahasiswa asal Papua. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua akan kembali mengalokasikan anggaran untuk mendanai program beasiswa bagi mahasiswa Papua di Amerika Serikat pada tahun 2022.

Hal itu disampaikan Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda), Agus Fatoni, pada Rapat Koordinasi Pembahasan Pendanaan Beasiswa Mahasiswa Papua di Amerika Serikat, yang berlangsung di Kemendagri, Senin, 24 Januari 2022.

”Pemprov Papua akan membayarkan beasiswa mahasiswa Papua di Amerika Serikat untuk tahun anggaran 2021 yang belum selesai. Dan menyiapkan anggarannya kembali di tahun 2022,” ujar Fatoni.

Namun tahun ini, imbuh Fatoni, Pemprov Papua tidak membuka rekrutmen baru untuk program beasiswa. Hal ini karena ada perubahan formulasi alokasi dana otsus sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021. Menurut aturan baru tersebut, alokasi dana otsus telah terbagi langsung kepada kabupaten/kota. Sehingga beban pendanaan beasiswa dapat dianggarkan langsung oleh pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Papua.

“Perlu pembahasan bersama antara gubernur, bupati, dan wali kota untuk mencari skema (pembiayaan) beasiswa bagi mahasiwa Papua di tahun 2023. Skema cost sharing atau bantuan keuangan khusus dari dana otsus kabupaten/kota ke provinsi Papua dapat jadi salah satu alternatif. Alternatif lain, bisa dengan mekanisme penghitungan kebutuhan beasiswa sesuai kesepakatan gubernur, bupati/wali kota. Dananya diambil dari alokasi masing-masing daerah oleh Kementerian Keuangan,” ujar Fatoni.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Tanpa Kematian Sapi, Kasus PMK di Kulon Progo Berangsur Turun: DPP Beri Obat, Vitamin, dan Siapkan Vaksin 9.200 Dosis

Mata Indonesia, Kulon Progo - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo mencatat penurunan jumlah kasus aktif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi ternak. Meski sempat melonjak pada awal 2026, kondisi terbaru menunjukkan tren membaik.
- Advertisement -

Baca berita yang ini