Otsus Datangkan Dampak Positif bagi Masyarakat Papua

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAYAWIJAYA – Toko masyarakat Jayawijaya Doga Tabuni menilai kelanjutan Otsus Papua jilid II akan memberikan banyak dampak positif bagi masyarakat Papua. Ia pun mendukung penuh upaya pemerintah yang menaikan alokasi dana Otsus untuk Papua.

“Karena Otsus masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat Papua karena masih banyak pembangunan infrastruktur dan SDM yang masih perlu dibenahi di Bumi Cenderawasih,” katanya, dikutip Selasa 19 Oktober 2021.

Untuk itu, ia berharap pemerintah pusat dan daerah nanti benar-benar bisa mengontrol dan mempertanggungjawabkan penggunaan dana Otsus. “Tolong gunakan anggaran dana yang ada untuk kesejahteraan masyarakat Papua,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Tokoh Pemuda Kampung Per, Kabupaten Asmat Sulaiman Josakam. Ia menyampaikan bahwa Kampung Per merupakan kampung di Asmat yang terdapat banyak orang asli papua (OAP) yang beragama muslim (Mualaf).

“Kami di sini banyak mendengar soal keberadaan dana Otsus dan beberapa kali kami sampaikan keperluan kami yang hingga saat ini diperlukan yaitu Membangun Masjid/Musholah untuk tempat ibadah kami di Kampung Per,” katanya.

Untuk itu, ia berharap ke depan alokasi dana Otsus bisa disalurkan dengan merata kepada masyarakat. “Program yang dibuat oleh pemerintah harus sampai ke kampung, walaupun kampung itu jauh dan susah dijangkau karena itulah tugas pemerintah daerah,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini