Jokowi Bakal Diberi Gelar Bapak Pembangunan Desa

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Presiden Joko Widodo akan diberi gelar Bapak Pembangunan Desa. Penyematan gelar tersebut rencananya akan dilangsungkan dalam acara pertemuan para kepala desa, perangkat desa, dan aparatur pemerintahan desa di Gelora Bung Karno pada 2 April 2019 mendatang.

“Agendanya pemberian gelar Bapak Pembangunan Desa kepada Presiden Jokowi,” kata Ketua Umum Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia, Sindawa Tarang, dikutip Rabu, 19 Maret 2019.

Panitia pun menjelaskan jika pihaknya telah mengundang Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke acara tersebut. Gubernur dan bupati se-Indonesia pun turut diundang.

Rencananya, penghargaan untuk Jokowi akan diberikan langsung oleh Ketua Umum Apdesi, Ketua Umum Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi), dan DPP Persatuan Perangkat Desa Seluruh Indonesia (PPDI).

Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini