Berawal Dari Panggilan Teman, Nama Pak Kasur Jadi Sangat Terkenal

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jika mendengar lagu anak-anak berjudul “Balonku Ada Lima” dan “Naik Delman,” pasti terlihat jelas nama penciptanya yaitu Pak Kasur.

Namun, pernahkah Kamu bertanya-tanya mengapa ada manusia disebut Pak Kasur?

Pak Kasur dan Bu Kasur merupakan tokoh pendidikan Indonesia, sekaligus pencipta lagu anak-anak yang terkenal akan kecintaannya pada anak-anak.

Sebenarnya, nama asli Pak Kasur ialah Soerjono, sedangkan Bu Kasur memiliki nama lahir, Sandiah.

Sewaktu muda, Soerjono sering mendapat panggilan “Kak Soer” dan “Susur” sehingga sampai kini ia selalu dipanggil Pak Kasur. Sedangkan Ibu Sandiah lebih dikenal dengan panggilan Bu Kasur. Meskipun sudah wafat, nama itu begitu melekat, karena begitu banyak lagu anak-anak yang ia ciptakan.

Setelah tamat MULO (Sekolah Menengah Pertama di zaman Hindia Belanda), Pak Kasur mulai berhubungan dengan dunia anak-anak di tahun 1930. Kemudian, ia menempuh sekolah guru di Hollandsch Inlandsche Kweekschool (HIS) di Gunung Sari, Bandung.

Selepas itu, Pak Kasur menjadi guru sampai memiliki banyak relasi. Dia dikenal sebagai pribadi yang periang.

Seusai Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya, Pak Kasur memiliki acara anak-anak di Radio Republik Indonesia (RRI). Selama di RRI, ia menciptakan 140 lagu anak-anak.

Apabila diperhatikan, lagu buatan Pak Kasur dan Bu Kasur terdengar singkat dan menghindari huruf “r”. Tujuannya supaya lirik lagu nya mudah dilafalkan anak-anak. Karena kepeduliannya kepada anak-anak Bu Kasur mendapat banyak penghargaan.

Ketika Indonesia memiliki TVRI, keduanya menjadi pembawa acara anak-anak yaitu “Arena Anak-Anak, Mengenal Tanah Air dan Taman Indria Bu Kasur.”

Mereka senang sekali dengan dunia anak-anak, sehingga terdorong keinginan untuk mendirikan sebuah taman kanak-kanak. Terciptalah taman kanak-kanak mini tersebut setelah pensiun dari penyiaran di rumah mereka.Taman kanak-kanak itu resmi berdiri tahun 1968 di Jalan H. Agus Salim, Jakarta.
(Annisaa Rahmah)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Presiden Gunakan Reshuffle untuk Maksimalkan Capaian Program Strategis

Oleh: Windi Paramitha )*Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memastikan percepatan pelaksanaan program prioritas nasional. Presiden menempatkan reshuffle sebagai instrumen penting untuk menjaga efektivitas pemerintahan di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.Pelantikan pejabat baru yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada 27 April 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukanpenyesuaian struktural. Pemerintah memandang penyegaran kabinetsebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja lembaganegara.Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Presiden menegaskanpentingnya integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Presidenmenekankan kesetiaan terhadap konstitusi serta tanggung jawab penuhdalam menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada negara.Struktur kabinet yang diperbarui menghadirkan sejumlah perubahansignifikan pada posisi strategis. Kepala Staf Kepresidenan sebelumnya, Muhammad Qodari, dipercaya mengemban tugas baru sebagai KepalaBadan Komunikasi Pemerintah. Perubahan ini diarahkan untukmemperkuat koordinasi komunikasi publik.Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor StafKepresidenan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalianprogram prioritas. Pemerintah menilai pengalaman dan kapasitas Dudung mampu mendukung efektivitas koordinasi lintas sektor.Sektor lingkungan hidup juga mengalami penyesuaian kepemimpinan. Menteri Lingkungan Hidup yang baru, Jumhur Hidayat, diberikan amanahuntuk memperkuat kebijakan pengelolaan lingkungan secarakomprehensif. Pemerintah melihat latar belakangnya sebagai modal dalam memperluas pendekatan kebijakan.Peran Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq, tidakdihentikan melainkan dialihkan. Pemerintah menugaskan Hanif sebagaiWakil Menteri Koordinator Bidang Pangan guna mendukung penguatansektor strategis lainnya.Pengangkatan Abdul...
- Advertisement -

Baca berita yang ini