Asik, Jakarta – Merak Bisa Ditempuh 2 Jam Saja

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Moda transportasi di era Jokowi tampaknya tidak boleh ada yang lambat, sehingga Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi akan meningkatkan waktu tempuh perjalanan kereta api relasi Jakarta-Merak menjadi dua jam saja.

“Kita akan tingkatkan kecepatan dari Rangkasbitung ke Merak melalui Serang, saat ini hanya 40 kilometer per jam menjadi 70 kilometer per jam,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang dikutip Minggu 19 Januari 2020.

Untuk mewujudkannya, Kementerian Perhubungan mulai proyek peningkatan Jalur KA Lintas Rangkasbitung-Serang-Merak.

Rel-rel di jalur itu diganti dari 42 ke standar 54. Penggantian rel tersebut juga membuat keselamatan penumpang akan meningkat karena laju kereta akan lebih stabil.

Selain peningkatan jalur KA, proyek lain Kementerian Perhubungan adalah melakukan reaktivasi atau pengaktifan kembali jalur KA Rangkasbitung – Labuan yang akan dimulai tahun depan dan selesai tiga tahun kemudian.

Soal penertiban lahan, menteri mengatakan sudah didata dan tidak akan ada ganti rugi, karena semuanya adalah aset negara.

Meski begitu pemerintah tetap memberikan uang tanda kasih yang besarnya ditentukan konsultan kantor jasa penilai publik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini