MATA INDONESIA, JAKARTA – Monumen Simpang Lima Gumul di Kediri ini unik. Di tiap sisi terdapat relief – relief yang dipahat dengan begitu rapi. Relief–relief ini menggambarkan sejarah singkat berdirinya Kota Kediri. Ada juga relief tentang kesenian dan kebudayaan yang masih bertahan hingga saat ini. (Raden Bagaskara Win Prima Dasa)
Tugurejo, Ngasem, Kediri, Jawa Timur 64182
Berikut adalah potret dari Monumen Simpang Lima tersebut :
1 dari 5
Bangunan megah ini dibangun sejak tahun 2003 dan diresmikan pada tahun 2008. Dimensi bangunan melambangkan hari jadi kabupaten Kediri. (instagram @ojek_wisata_kediri)
Khusus bangunan monumen memiliki luas 804 meter persegi dengan tinggi 25 meter. Angka-angka tersebut ternyata merupakan lambang dari hari jadi Kabupaten Kediri yakni 25 Maret 804 Masehi. (instagram @ojek_wisata_kediri)
Pembangunan monumen SLG ternyata terinspirasi dari kisah kepahlawanan Prabu Joyoboyo. Pada masa Kerajaan Kediri abad ke-12, Joyoboyo memiliki tekad menyatukan 5 kawasan di sekitar Kediri. (instagram @kedirigrafi)
