Yeay! Rating ‘Hometown Cha-Cha-Cha’ Bertahan di Episode Terbaru

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar gembira dari drama Korea terbaru Hometown Cha-Cha-Cha. Di episode terbarunya ini, drama yang dibintangi Shin Min Ah dan Kim Seon Ho ini sukses mempertahankan rating mereka.

Dialnsir Soompi, pada tanggal 5 September, drama romantis baru tvN itu tetap stabil. Menurut Nielsen Korea, episode keempat “Hometown Cha-Cha-Cha” mencetak peringkat nasional rata-rata 8,7 persen, mempertahankan tertinggi sepanjang masa dari malam sebelumnya.

“Hometown Cha-Cha-Cha” juga menempati posisi pertama dalam slot waktunya di antara demografi utama pemirsa berusia 20 hingga 49 tahun, dengan siapa ia mencetak rata-rata nasional 4,3 persen dan puncaknya 4,9 persen.

Sementara itu, drama baru JTBC “Lost” melihat sedikit penurunan pemirsa untuk episode kedua, yang mencetak peringkat nasional rata-rata 3,8 persen.

Akhirnya, KBS 2TV “Revolutionary Sisters” melanjutkan pemerintahannya sebagai program yang paling banyak ditonton pada hari Minggu dengan peringkat nasional rata-rata 31,4 persen untuk malam itu.

Buat kamu yang setia menantikan, Hometown Cha-Cha-Cha rilis episode terbaru setiap Sbatu dan Minggu di tvN dan Netflix ya!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini