Yeay! 2PM Bakal Comeback Juni 2021

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar gembira dari industri musik Korea. Boyband 2PM bakal segera comeback pada Juni 2021.

Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh sang agensi, JYP Entertainment. Dilansir Soompi, Selasa 19 Mei 2021, pihak agensi mengatakan 2PM akan segera kembali dengan formasi yang lengkap.

“2PM sedang mempersiapkan comeback pada akhir Juni. Kami akan mengumumkan tanggal pastinya setelah dikonfirmasi,” kata pihak JYP.

Sebelumnya, JYP Entertainment mengumumkan 2PM bersiap untuk comeback dengan formasi lengkap setelah Junho keluar dari wajib militer. Sementara itu, semua anggota 2PM yang menjalani dinas wajib militer telah menyelesaikan tugas mereka.

Hingga kini, pihak JYP Entertainment belum memberikan informasi lebih rinci terkait persiapan comeback 2PM pada Juni mendatang. Belum diketahui pula kapan tanggal comeback boyband yang beranggotakan, Jay Park, Lee Junho, Ok Taec-yeon, Hwang Chan Sung, Jang Woo-young, Nichkun dan Jun K ini.

Comebacknya 2PM tahun ini akan menjadi yang pertama dalam lima tahun sejak mereka merilis album Gentlemen’s Game pada 2016. Album tersebut terdiri dari 11 lagu dengan single andalan berjudul Promise (I’ll Be).

2PM memulai karier bermusik pertama kali pada tahun 2008. Beberapa lagunya pun hits dan meledak di seluruh dunia. Di antaranya, Hands Up, Heart Beat dan Again and Again.

Gimana? Udah gak sabar nunggu comebacknya 2M?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Sidak Ramadan sebagai Instrumen Stabilitas Pasar

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Setiap memasuki bulan suci Ramadan dan menjelang Idulfitri, pemerintahmemastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional tetap terjaga melaluilangkah pengawasan yang aktif dan terukur. Peningkatan aktivitas konsumsimasyarakat dipandang sebagai momentum positif yang mencerminkan perputaranekonomi yang dinamis. Dalam kerangka tersebut, inspeksi mendadak (sidak) menjadi instrumen strategis untuk memperkuat tata kelola pangan, memastikandistribusi berjalan lancar, serta menjaga keterjangkauan harga bahan pokok. Kehadiran langsung pemerintah di lapangan menegaskan komitmen kuat dalammelindungi kepentingan masyarakat, memperkuat transparansi rantai pasok, sertamembangun kepercayaan publik terhadap sistem pangan nasional yang tangguhdan responsif. Langkah tersebut terlihat nyata ketika Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sarwo Edhy, turun langsung melakukan pemantauan di Pasar Jonggol, yang selama ini dikenal sebagai pasar penyangga bagi wilayah Bogor, Bekasi, hingga Jakarta. Kehadiran pejabat tinggi di titik distribusi akhir menunjukkan bahwapemerintah mengedepankan pengawasan berbasis kondisi riil lapangan. SarwoEdhy menegaskan bahwa selama Ramadan pemerintah tidak boleh lengah dan harus memastikan harga tetap terkendali serta distribusi berjalan lancar. Jika ditemukan ketidaksesuaian, langkah pembenahan akan segera dilakukan di lokasi. Hasil pemantauan memperlihatkan mayoritas komoditas pangan strategis beradadalam kondisi relatif stabil. Harga beras medium lokal berada di kisaran Rp13.000 per kilogram dan beras premium Rp14.500 per...
- Advertisement -

Baca berita yang ini