SUGA BTS Blak-blakan Soal Kolaborasi Bareng Halsey, Bikin Lagu Tanpa Tatap Muka

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Belum lama ini, Halsey menyebutkan nama SUGA BTS dalam lagu di album terbarunya yang bertajuk “Manic”. Pada video yang diunggah Halsey, terlihat deretan lagu ke-13 dalam album ini berjudul “SUGA’s Interlude”.

Sontak saja ARMY atas kejutan yang diberikan Halsey. Banyak orang bertanya-tanya apakah anggota BTS Suga mungkin terlibat dalam pembuatan lagu tersebut.

Dan akhirnya, Suga BTS pun angkat bicara soal kolaborasinya dengan Halsey. Hal itu ia sampaikan lewat siaran langsung di V Live pada Jumat 13 Desember 2019.

Suga menceritakan kisah di balik “SUGA’s Interlude” dan dia berkata dia sangat senang dengan bagaimana lagu itu diputar.

Suga juga menyebutkan fakta bahwa mereka dapat menyelesaikan lagu tanpa bertemu sekali untuk membicarakannya selama proses penulisan, menggambarkannya sebagai manfaat dari masa sekarang. “Sangat menyenangkan untuk menulis,” katanya.

Dia kemudian berbagi bahwa dia terkejut pada awalnya ketika dia diberitahu tentang tawaran untuk berkolaborasi.

“Aku seperti, Kenapa aku? Saya tidak pandai bahasa Inggris,” katanya sambil tertawa.

“Dia bilang tidak apa-apa, dan dia memintaku untuk melakukannya dalam bahasa Korea. Saya ingin berterima kasih kepada Halsey untuk itu, tetapi saya tidak bisa ketika kami bertemu di Amerika Serikat, karena saya tidak pandai berbahasa Inggris,” lanjutnya.

Suga mengungkapkan lagu itu adalah lagu yang liriknya ia tulis beberapa waktu yang lalu.

“Saya menulis irama mungkin tahun sebelumnya. Saya memberinya irama yang saya tulis saat itu, dan kami mengerjakannya. ”

Dia juga berbagi bahwa lagu itu keluar dengan sangat cepat, karena dia telah didekati tentang hal itu pada bulan Oktober atau November.

Seorang penggemar menulis bahwa mereka senang bahwa dia menggunakan lirik dari BTS “Tomorrow” di “SUGA’s Interlude.” Liriknya termasuk sebuah kalimat yang berarti “Selalu yang paling gelap sebelum matahari terbit.”

Suga menjawab, “Terima kasih. Itu adalah salah satu lirik favorit saya yang saya tulis, dan saya pikir saya suka membawa lirik-lirik yang saya tulis sebelumnya. Ada beberapa kali pemikiran saya tentang sesuatu telah berubah sejak saat itu juga.”

Dia juga berbicara tentang proses menulis lirik itu sendiri, berbagi bahwa dia lebih suka menulis lirik dengan tangan di notebook, meskipun dia kadang-kadang menulisnya di komputer.

Berita Terbaru

Apresiasi Aparat Keamanan Tangkap Petinggi OPM Paniai Papua

Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz berhasil menangkap petinggi Organisasi Papua Merdeka (OPM) Paniai bernama Petrus Pekei, yang mana pernah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini