Spoiler Alert! Park Min Young dan Go Kyung Pyo Belanja Perabotan Rumah Tangga di Episode 5 dan 6 drama ‘Love in Contract’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Baru-baru ini tim produksi ENA membagikan beberapa potongan gambar untuk episode 5 dan 6 drama ‘Love in Contract’. Di episode baru nanti akan menampilkan karakter Park Min Young dan Go Kyung Pyo yang berkencan.

Melansir dari Soompi, Choi Sang Eun (diperankan oleh Park Min Young) dan Jung Ji Ho (Go Kyung Pyo) tengah menikmati kencan sambil berbelanja perabotan.

Mereka memilih perabotan rumah tangga yang diperlukan. Mulai dari piring-piring hingga selimut.

Sementara Jung Ji Ho mengutak-atik barang dengan perasaan canggung, Choi Sang Eun dengan cermat melihat-lihat rak. Ketika Sang Eun duduk di salah satu tempat tidur dan memeriksa bantalannya, Jung Ji Ho dengan riang mengikuti dari belakang dengan tatapan bingung.

“Ketika berita bahwa Ji Ho menikah mulai beredar di gedung pengadilan, riak masalah mulai muncul. Akibatnya perubahan diharapkan dalam hubungan dan kontrak antara keduanya,” kata tim produksi.

“Silakan nantikan episode 5 dan 6 pada pekan ini yang akan membuat kalian tertawa setiap saat,” lanjutnya.

Sementara itu, episode 5 dari drama ‘Love in Contract’ akan tayang pada 5 Oktober 2022. Sedangkan episode 6 akan tayang pada 6 Oktober 2022.

Dramanya bisa kalian saksikan melalui Prime Video.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini