So Sweet! Momen Hyun Bin Bawakan Tas Son Ye Jin di Bandara, Fans Klepek-klepek

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pasangan asal Korea Selatan, Hyun Bin dan Son Ye Jin makin jadi perhatian warganet. Usai resmi jadi suami istri, kini Hyun Bin dan Ye Jin kepergok mesra di bandara saat hendak bulan madu ke Amerika Serikat.

Momen mesra dua bintang Crush Landing On You itu diunggah akun TikTok, @bubukzinu. Lewat postingannya, terlihat Hyun Bin dan Ye Jin jalan bersama bergandengan tangan di bandara. Tak sampai di situ, Hyun Bin juga nampak membawa tas milik Ye Jin agar snag istri tak keberatan.

@bubukzinu

YANG MAU HONEYMOON BIKIN NETIJEN TERIAK²??? INI MAH LEBIH ROMANTIS DR GANDENGAN?? #binjincouple #binjinwedding #hyunbin #sonyejin #bulanmadu #honeymoon #USA #thebinjinwedding #airport #kdrama #fyp #xyzcba

♬ Angel Baby – zoe

“Yang mau honeymoon bikin netizen teriak-teriak, lebih romantis dari gandengan,” tulis akun itu.

Benar saja, terlihat keduanya jalan bersama menyusuri bandara dengan penuh kemsraan. Nampak pula Hyun Bin menenteng tas warna coklat milik Ye Jin.

Sejumlah video lainnya juga tersebar di sosial media. Hyun Bin selalu terlihat menjaga Ye Jin dan selalu menebar senyum pada para penggemarnya.

Momen mesra Hyun Bin dan Son Ye Jin ini sukses bikin netizen klepek-klepek. Apalagi mereka baru saja menikah pada 31 Maret 2022.

So sweet!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini