Posting Video Gleen Fredly Nyanyi ‘Kisah Romantis’, Mutia Ayu: Kangen Kamu Bebeh

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar meninggalnya musisi Glenn Fredly masih meninggalkan kisah. Banyak yang tak menyangka Glenn menghembuskan nafas terakhirnya di usia 44 tahun.

Glenn Fredly meninggalkan istrinya, Mutia Ayu, dan seorang putri perempuan yang baru lahir pada 28 Februari 2020 lalu bernama Gewa Atlana Syamayim Latuihamallo.

Hari ini, Jumat 10 April 2020, Mutia Ayu membuat postingan perdana dalam Instagram miliknya. Penyanyi dangdut itu mengunggah video saat dirinya menemani Glenn manggung.

Kala itu, Mutia tengah hamil. Terlihat jelas perutnya membuncit. Dalam keterangan video yang diunggah, Mutia mengutarakan rasa rindunya pada Glenn.

“Kangen Kamu Bebeh,” kata Mutia Ayu dalam unggahannya.

Seketika postingan itu pun membuat netizen sedih dan menguatkan Mutia.

“Be strong kak??✨,” kata @marinanari****.

“Sedih banget ya Allah … mbrebes mili.. Yang sabar ya Mba. Semoga Mba dan baby girl nya senantiasa diberikan kesehatan, selalu dalam lindungan Tuhan . Dan dijauhkan dari penyakit serta marabahaya. Aamiin @mutia_ayuu,” ungkap akun Juli***.

“MBAK yang sabar yaaa kuat untuk si kecil,” papar akun ba***.

“tetep semangaat kak ayu ❤️❤️❤️,” tulis @natalialangk***.

Diketahui, Glenn meninggal dunia pada Rabu 8 April 2020 malam akibat penyakit meningistis yang dideritanya. Ia dimakamkan besoknya, Kamis 9 April 2020 di TPU Tanah Kusir,

Usai Glenn Fredly dikuburkan di Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Usai pemakamnan, tak banyak kata-kata yang disampaikan Mutia Ayu. Ia hanya meminta orang yang hadir saat itu mendoakan Glenn.

“Pokoknya terima kasih semuanya yang sudah datang. Doa terbaik buat Bung Glenn ya. Makasih,” ucap Mutia Ayu singkat, sambil berjalan menuju mobil, di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

View this post on Instagram

??? Kangen Kamu Bebeh

A post shared by ??? ? (@mutia_ayuu) on

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini