Oscars Awards Batalkan Persyaratan Karantina Bagi Peserta yang Datang dari Luar Los Angeles

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Ada peraturan baru yang ditetapkan oleh Oscars Awards untuk perhelatannya tahun ini. Kini peserta Oscars atau Academy Awards dari luar Los Angeles tak perlu karantina sama sekali sebelum menuju perhelatan.

Melansir dari Deadline, keputusan ini ditetapkan berdasarkan saran dan rekomendasi dari penasihat medis Academy of Motion Picture Arts and Science. Mereka mencabut persyaratan karantina lima hari per 10 Maret 2022 waktu setempat.

Namun semua peserta nominasi dan tamu yang akan hadir, nantinya akan dimintai untuk memberikan bukti hasil negatif dari dua tes PCR di tempat acara. Pertama harus diambil pada 24 Maret 2022 dan yang kedua diambil dua hari kemudian.

Apabila ada peserta yang usai melakukan perjalanan ke luar kota, harus melakukan tes PCR pada 26 Maret 2022 setibanya di Los Angeles.

Hal ini dilakukan karena kasus Covid di Los Angeles dilaporkan telah menurun sejak Februari 2022 lalu. Sehingga untuk daerah LA County telah mencabut hampir semua pembatasan Covid untuk bisnis.

Akan tetapi untuk acara besar dalam ruangan (seperti konser, acara penghargaan, atau semacamnya) masih perlu memverifikasi status vaksinasi penuh atau hasil tes PCR berstatus negatif sebelum memasuki ruangan.

Sementara itu, Oscars atau Academy Awards 2022 akan digelar pada 27 Maret 2022 waktu setempat di Dolby Theatre, LA.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini