Lakukan 5 Hal Ini Jika Lihat Tindak Pelecehan Seksual di Transportasi Umum

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Perempuan kerap kali menjadi objek pelecehan seksual. Mirisnya pelecehan seksual ini bukan hanya terjadi saat berada di lokasi yang sepi tetapi juga saat berada di lingkungan yang ramai.

Kasus pelecehan yang paling sering terjadi salah satunya yakni saat menggunakan transportasi umum. Namun disayangkan, ketika tindak pelecehan itu terjadi, justru banyak orang yang takut atau hanya berdiam diri ketika melihat orang lain menjadi korban.

Jangan begitu ya gaes… Kita harus bantu mereka yang jadi korban. Oleh karena itu, berikut 5 hal yang perlu kamu lakukan untuk membantu orang lain agar terhindar dari tindak pelecehan seksual:

1. Ajak ngobrol orang yang menjadi target pelecehan seksual

Dalam kesempatan ini, kamu bisa memberi tahu orang yang menjadi target bahwa ada orang lain bertingkah aneh. Biasanya para korban tidak sadar akan situasi sekitar lantaran fokus pada ponselnya atau bahkan tidur meski berada di kendaraan umum.

2. Berusaha menjauhkan korban dengan pelaku

Dalam kesempatan tertentu, pelaku dapat bertindak lebih cepat. Jika kamu tidak sempat berbicara dengan orang yang menjadi target pelecehan, kalian bisa langsung menjauhkannya dari pelaku. Misalnya, dengan cara menarik atau disuruh langsung pindah tempat duduk.

3. Langsung konfrontasi pelaku

Jika punya keberanian lebih, kamu bisa langsung memarahi pelaku dengan tegas. Atau bisa juga dengan menatap sinis pelaku. Hal itu untuk menandakan bahwa kita mengetahui tindakan pelecehan tersebut.

4. Memberi peringatan berupa kode

Bagi sebagian orang juga merasa takut untuk membantu secara langsung korban pelecehan seksual. Untuk tetap dapat membantu korban, kamu bisa menulis pada handphone dan memperlihatkan kepada korban info kondisi tersebut.

5. Mengingatkan korban dengan suara lantang

Dengan cara tersebut maka akan banyak orang yang akan membantu si korban.

Nah, bagi kalian yang suka bepergian menggunakan transportasi umum selalu waspada yaa…

Berita Terbaru

Arah Baru Ekonomi Nasional Menguat Usai PidatoPresiden di DPR

Oleh: Dalia Kinanti )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 menjadi penanda penting arah barupembangunan ekonomi nasional. Kehadiran langsung Presiden untuk memaparkan kebijakan ekonomi dan fiskal memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam menjawab tantanganglobal sekaligus memperkuat optimisme terhadap masa depan ekonomiIndonesia.Pemerintah Indonesia memandang situasi ekonomi global yang dipenuhiketegangan geopolitik, perlambatan ekonomi dunia, dan tekanan terhadapnilai tukar sebagai tantangan yang harus dihadapi dengan kebijakan yang terukur. Karena itu, Presiden Prabowo memilih menyampaikan langsungarah kebijakan ekonomi nasional agar publik memperoleh kepastianmengenai strategi pemerintah menjaga stabilitas ekonomi.Presiden Prabowo Subianto menyoroti bahwa pertumbuhan ekonomiIndonesia selama tujuh tahun terakhir memang menunjukkanperkembangan positif. Namun, Presiden juga mengingatkan masih adanya persoalanmeningkatnya jumlah masyarakat miskin dan rentan miskin sertamenurunnya kelas menengah dalam periode yang sama. Kondisi tersebutdinilai menjadi tanda bahwa arah pembangunan ekonomi perlu diperbaikiagar hasil pertumbuhan dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.Pemerintah menilai pembangunan ekonomi tidak cukup hanya mengejarpertumbuhan angka makro. Pemerintah ingin memastikan pertumbuhanekonomi mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat dayabeli masyarakat, dan memperluas kesempatan ekonomi bagi seluruhlapisan masyarakat.Presiden Prabowo Subianto juga menyoroti rendahnya rasio penerimaannegara terhadap produk domestik bruto dibandingkan sejumlah negara berkembang lain seperti India, Filipina, dan Meksiko. Pemerintahmemandang kondisi tersebut perlu dibenahi karena berdampak terhadapkemampuan negara dalam membiayai pembangunan nasional dan memperluas program kesejahteraan masyarakat.Pemerintah Indonesia menegaskan pembenahan tata kelola ekonomiharus dilakukan secara menyeluruh. Presiden Prabowo mengungkapadanya praktik oknum pelaku usaha yang tidak melaporkan keuntungansecara faktual dan memindahkan perusahaan ke luar negeri demi memperoleh keuntungan lebih besar. Pemerintah menilai praktik tersebutmenghambat optimalisasi penerimaan negara dan mengurangi manfaatekonomi bagi rakyat.Presiden Prabowo Subianto juga menyoroti posisi Indonesia sebagaiprodusen utama sejumlah komoditas dunia yang belum sepenuhnyamemiliki kendali terhadap penentuan harga ekspor. Pemerintah menilaikondisi itu menjadi alasan penting untuk memperkuat hilirisasi industri, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, dan memperkuatkemandirian ekonomi nasional.Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa arah pembangunan ekonomitetap berpedoman pada Pasal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini