Pimpin PDIP ke Depan, Megawati Persiapkan Puan dan Prananda

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Dua putra putri Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani dan Prananda Prabowo dipersiapkan untuk memimpin PDIP. Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan, Aria Bima.

Ia mengatakan Megawati tahu persis bagaimana menyiapkan kedua putra dan putrinya ini dan yang terpenting bagaimana PDIP lima tahun ini akan mampu menjalankan tugas kepartaiannya.

Aria tak mau menduga apakah keduanya dipersiapkan untuk mengganti Megawati di kongres PDIP 2019 mendatang. Namun, pemimpin partai banteng di 2024-2029 tak cuma mengandalkan karismatik Megawati, tapi jiwa muda.

Menurutnya, pemimpin idaman PDIP ke depan juga mesti lebih modern dan fungsioner, namun tidak menghilangkan roh ideologis.

Nantinya, kata dia tak ada penambahan struktur posisi ketua harian dan wakil ketua umum dalam kongres V PDIP mendatang. Menurut dia, belum ada kebutuhan partai menambah posisi tersebut.

Dia menyebut, posisi ketua bidang yang ada saat ini sudah cukup karena terkait dengan hal strategis ketua umum partai. Kemudian, penambahan struktur tersebut bukanlah tradisi PDIP. Sebab adanya struktur akibat kebutuhan program dan kegiatan.

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini