Jadi ‘Kakak-Adik’, 7 Momen BTS & SEVENTEEN Ini Bikin Fans Gemas

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTABTS dan SEVENTEEN kini jadi ‘Kakak-Adik’. Big Hit Entertainment yang menaungi boyband BTS resmi mengakuisisi Pledis Entertainment, agensi yang menaungi boyband SEVENTEEN dan sejumlah grup K-Pop lainnya.

Meski sebelumnya sempat beberapa kali dibantah, pada hari Senin 25 Mei 2020 Big Hit akhirnya dikonfirmasi telah menjadi pemegang saham terbesar di agensi Pledis Entertainment.

Bos agensi Pledis Entertainment, Han Sung Soo berkomentar, “Kami senang bisa bergabung dengan Big Hit Entertainment, yang saat ini memimpin industri hiburan Korea Selatan. Ini akan menjadi langkah baru bagi artis dan staf Pledis Entertainment untuk menuju ke level yang lebih tinggi.”

“Kreativitas Pledis Entertainment dan poin terbaik Big Hit Entertainment, kami sangat menantikan masa depan. Kami akan membayar kembali para penggemar dengan konten yang lebih baik dan kesuksesan yang besar bagi artis kami,” ungkapnya.

BACA JUGA: Heboh! Video Musik ‘Daechwita’ SUGA BTS Disebut Mirip ‘Fiance’ Song Mino

Sementara CEO agensi Big Hit Entertainment, Bang Si Hyuk menuturkan, “Kami merasa lebih bahagia dari siapapun karena bisa bergabung dengan Han Sung Soo dan industri kreatif Pledis Entertainment. Kami akan bekerja sama melalui musik, tumbuh bersama-sama, dan menciptakan sebuah sinergi.”

Hubungan BTS dengan SEVENTEEN dikenal ramah satu sama lain. Gak percaya? Momen-momen ini membuktikan bahwa kedua kelompok itu sebenarnya teman baik:

1. Ketika SEVENTEEN dan BTS bertemu di belakang panggung di “The Show”
Jungkook mulai menyanyikan “Mansae” segera setelah melihat mereka.

2. Ketika VIXX Ken, Seungkwan dan Jin bermain bersama di ISAC 2017.

3. Ketika V memberi Jeonghan gaya rambut baru di ISAC 2017

4. Ketika TUJUH BELAS menghujani BTS dengan pujian

Selama wawancara pada tahun 2017, SEVENTEEN ditanya tentang hubungan mereka dengan BTS.

“Kami merasa sangat terhormat bahwa nama kami dibesarkan bersama dengan sunbaenims yang luar biasa,” kata Woozi.

“Dan sunbaenims mengirimi kami banyak pesan yang mendukung kali ini, mereka memberi tahu kami bahwa kinerja kami sangat energik,” ucap Seungkwan.

“Mereka memberi tahu kami ‘Terus seperti ini’, saya pikir kita bisa belajar banyak dari sunbaenims,” kata Seungkwan lagi.

5. Ketika BTS bersemangat pada latihan SEVENTEEN untuk Golden Disc Awards 2019

6. Saat V memeluk Joshua

7. Ketika Jimin dan V mengingatkan MC Yoona bahwa SEVENTEEN juga memiliki 95 liners.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Papua Perkuat Fondasi Ekonomi Melalui Program Ketahanan Pangan

Oleh: Loa MuribUpaya memperkuat fondasi ekonomi daerah tidak dapat dilepaskan dari kemampuan suatuwilayah dalam membangun kemandirian pangan. Dalam konteks Papua, langkah pemerintahmempercepat pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun Anggaran 2026 menjadisalah satu strategi penting yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Program tersebut menunjukkan bahwa pembangunan sektor pertanian kini ditempatkan sebagai salah satuinstrumen utama untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus mengurangiketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah.Papua memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Selama ini, pembahasan mengenaipembangunan ekonomi Papua lebih banyak berfokus pada sektor pertambangan, infrastruktur, dan eksploitasi sumber daya alam lainnya. Padahal, sektor pertanian menyimpan peluang yang tidak kalah strategis untuk menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Ketersediaan lahan yang luas, dukungan iklim yang mendukung, serta meningkatnya perhatian pemerintah terhadappengembangan pertanian menjadikan Papua memiliki modal yang cukup kuat untuk berkembangsebagai salah satu lumbung pangan baru di Indonesia.Pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat menjadi bukti bahwa pemerintah berupayamenghadirkan pembangunan yang lebih inklusif. Program ini tidak hanya membuka lahanpertanian baru, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk terlibat secaralangsung dalam proses pembangunan ekonomi. Keterlibatan petani lokal, kelompok tani, sertamasyarakat adat menunjukkan adanya pendekatan pembangunan yang lebih partisipatif. Model pembangunan seperti ini penting karena mampu menciptakan rasa memiliki terhadap program yang dijalankan sekaligus meningkatkan peluang keberlanjutan hasil pembangunan dalam jangkapanjang.Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Hermanto, menegaskanbahwa keberhasilan Program Cetak Sawah Rakyat tidak hanya diukur dari luas lahan yang berhasil dibuka, tetapi juga dari kualitas pelaksanaan dan keterlibatan aktif masyarakat lokaldalam setiap tahapan program. Pandangan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan pertanianmodern tidak lagi sekadar berfokus pada pencapaian target fisik, melainkan juga padapemberdayaan sumber daya manusia yang menjadi pelaku utama sektor pertanian.Di sisi lain, komitmen Pemerintah Provinsi Papua dalam mendukung program tersebutmemberikan sinyal positif bagi masa depan pembangunan ekonomi daerah. Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, menilai Program Cetak Sawah Rakyat merupakan bagian dari program strategis nasional yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkankesejahteraan masyarakat. Pandangan tersebut mencerminkan kesadaran bahwa sektor pertanianmemiliki peran penting dalam menciptakan stabilitas ekonomi daerah di tengah berbagaitantangan global yang memengaruhi rantai pasok pangan dan harga komoditas.Komitmen Pemerintah Provinsi Papua terhadap penguatan sektor pertanian tercermin daripandangan Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, yang menempatkan Program Cetak SawahRakyat sebagai bagian penting dari agenda pembangunan daerah dan nasional. Menurutnya, dimulainya pekerjaan konstruksi di lapangan menjadi bukti bahwa program ketahanan panganyang dicanangkan pemerintah pusat benar-benar diwujudkan secara nyata di Papua. Gubernurjuga menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat asli Papua dalam pelaksanaan program tersebut agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat setempat. Selain itu, ia berharap Papua dapat menjadi contoh keberhasilan pengembangan sawah rakyat di Indonesia dengan tetap menjunjung tinggi penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat sertakearifan lokal yang selama ini menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakatPapua.Yang tidak kalah penting adalah komitmen pemerintah untuk tetap menghormati hak-hakmasyarakat adat dan mengedepankan kearifan lokal dalam pelaksanaan program. Pendekatan inimenjadi kunci keberhasilan pembangunan di Papua. Pengalaman menunjukkan bahwa berbagaiprogram pembangunan akan lebih efektif apabila dilaksanakan dengan melibatkan masyarakatsebagai subjek utama, bukan sekadar objek pembangunan. Dengan menghormati nilai-nilaibudaya dan struktur sosial yang telah hidup di tengah masyarakat Papua, program pertaniandapat berjalan lebih harmonis dan memperoleh dukungan yang lebih luas.Peran pemerintah daerah hingga tingkat kampung juga menjadi faktor penting dalammenyukseskan program tersebut. Sosialisasi yang berkelanjutan diperlukan agar masyarakatmemahami bahwa sektor pertanian bukan lagi pekerjaan tradisional yang identik denganketerbatasan ekonomi, melainkan sektor produktif yang mampu memberikan pendapatan dankesejahteraan. Perubahan pola pikir masyarakat terhadap pertanian akan menjadi modal sosialyang sangat berharga dalam mempercepat transformasi ekonomi Papua.Ke depan, keberhasilan Program Cetak Sawah Rakyat di Papua tidak hanya akan memberikanmanfaat bagi masyarakat setempat, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan pangannasional. Jika program ini berjalan sesuai harapan, Papua berpotensi menjadi contohkeberhasilan pembangunan pertanian yang menggabungkan produktivitas ekonomi, pemberdayaan masyarakat, serta penghormatan terhadap masyarakat adat. Dengan dukunganpemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat adat, dan para petani lokal, program ketahananpangan dapat menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya Papua...
- Advertisement -

Baca berita yang ini