Catat, Ini 14 Jalan di Seputar Jakarta yang Ditutup

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Untuk memperketat pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menjalankan perintah Gubernur DKI Jakarta dengan menutup 14 ruas jalan di kawasan itu.

Pembatasan 14 ruas jalan tersebut telah diterapkan sejak H-2 Idul Fitri 1441 Hijriah dan berlaku selama PSBB diterapkan. Tujuannya untuk mencegah semaksimal mungkin arus balik orang dari kampung halaman.

“Pembatasan keluar-masuk Jakarta ini kan tujuannya menghambat penambahan kasus COVID-19 di wilayah DKI, khususnya di Jakarta Selatan,” kata Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji.

Berikut ini daftar 14 ruas jalan yang disekat itu;

Jalan Kukusan Raya
Jalan Pemuda 1
Jalan Tanah Baru
Jalan Brigif
Jalan Manggis
Jalan Andara
Jalan Merawan
Jalan Pangkalan Jati 1
Jalan Pangkalan Jati 2
Jalan Pahlawan
Jalan Bintaro Utama 3
Jalan Pesanggrahan Indah
Jalan H Muchtar Raya (simpang Jalan H Muchtar Raya-Simpang Sawo)
Jalan H Muchtar Raya (simpang Jalan Muchtar Raya-Jalan Kedaung 2).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini