Hari Tanpa Tembakau, Randy Martin Ajak Anak Muda Berhenti Merokok

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Hari Tanpa Tembakau diperingati setiap tanggal 31 Mei. Dalam momen ini, masyarakat diimbau untuk tidak dan berhenti merokok.

Bertepatan dengan hari tersebut, aktor muda Randy Martin mencoba mengajak anak muda untuk kembali hidup sehat. Salah satunya dengan tidak minum alkohol dan berhenti merokok.

Hal tersebut diungkapnya saat acara webinar, Young Health Programme Indonesia Launch Event yang diselenggarakan oleh AstraZeneca Indonesia, Senin 31 Mei 2021.

“Hari Tanpa Tembakau ini jadi reminder untuk pribadi dan anak-anak muda lainnya untuk komitmen berhenti merokok,” kata Randy.

Lebih lanjut, aktor berusia 22 tahun ini membagikan kebiasaan hidup sehatnya di usia muda agar tetap sehat, fit dan bugar.

“Aku sudah pasti gak merokok, gak minum alkohol, olahraga rutin seminggu 3 kali dan jaga pola makan,” ucapnya.

Maka, di momen ini Randy berharap banyak anak muda lainnya yang bisa beralih ke gaya hidup yang sehat. Sebab, hidup yang sehat bisa mencerminkan masa depan anak muda nantinya.

“Yuk mari isi waktu dengan yang lebih positif dan kreatif, terapkan gaya hidup sehat sejak dini dan gak merokok. Pilih hidup sehat, masa depan cerah,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat jadi Tonggak Pemerataan Pendidikan

Oleh: Didin Waluyo)* Komitmen pemerintahan Prabowo Subianto dalam mewujudkan akses pendidikanyang lebih merata terlihat semakin nyata. Pemerintah akhirnya menetapkanDesember 2025 sebagai titik awal pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat.  Langkah ini dipandang sebagai dorongan baru untuk menegaskan bahwapendidikan tidak boleh menjadi hak istimewa bagi segelintir kelompok saja.Pembangunan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa negara mulai menempatkankualitas dan aksesibilitas pendidikan sebagai prioritas utama.  Pembangunan infrastruktur ini masuk dalam pembangunan tahap II yang dilakukandi 104 lokasi di seluruh Indonesia. Dengan memulai proyek pada akhir 2025, pemerintah ingin memastikan bahwa percepatan pembangunan dapat segeradirasakan oleh masyarakat luas. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, Pembangunan Sekolah Rakyat Adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangunsumber daya manusia yang unggul. Ia menjelaskan bahwa Pembangunan tahap II dilakukan guna memperluas akses Pendidikan berkualitas bagi anak-anak darikeluarga kurang mampu.  Berdasarkan data yang dihimpun dari Kementerian PU, total anggaran yang dialokasikan untuk percepatan pembangunan Sekolah Rakyat ini sebsar Rp20 triliun, yang mana biaya pembangunan diperkirakan Rp200 miliar per sekolah. Sementara itu 104 lokasi yang tersebar antara lain, 27 lokasi di Sumatera, 40 lokasidi Jawa, 12 lokasi di Kalimantan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini