Dulu Akrab, Fuji Kini Ogah Berteman dengan Chandrika Chika

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Fujianti Utami atau Fuji blak-blakan soal pendapatnya tentang mantan kekasih Thariq Halilintar, Chandrika Chika. Hal ini lantaran netizen kerap mengaitkan keakraban mereka di Bali beberapa waktu lalu.

Dalam sebuah video di channel YouTube Paula Verhoeven, Fuji mengatakan dirinya ingin berteman dengan siapa saja. Namun, tingkah laku Chika yang keterlaluan membuatnya berubah pikiran.

“Sebenarnya aku berteman-berteman aja, mau sama mantan aku, mau sama mantan dia berteman. Cuma kalau misalnya nyebelin, nyenggol-nyenggol, enggak deh,” ucap Fuji.

Fuji juga sebut alasan tidak ingin berteman dengan Chika karena selalu mebawa namanya dan seolah telah merebut Thariq Halilintar dari Chandrika Chika.

“Kesannya tuh bawa-bawa nama aku terus, konotasinya kayak aku merebut orang lain kan,” lanjut Fuji.

Sebelumnya, Fuji dan Chika sempat akrab saat kedunya bertemu di Bali. Kala itu, sosial media tengah digemparkan dengan hubungan Fuji dan Thariq Halilintar, yang merupakan mantan kekasih Chika.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini