Doa Katolik untuk Menangkal Kekuatan Jahat dan Santet

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sebagai Umat Katolik, janganlah pernah takut dengan santet, pesugihan maupun praktik perdukunan yang diklaim bisa mencabut nyawa. Kita harus yakin dan percaya bahwa kuasa Allah Bapa di Surga lebih kuat dan besar dari pengaruh kuasa jahat manapun.

Biar dijauhkan dari segala pengaruh jahat, silahkan daraskan doa berikut ini :

Dalam Nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus, Amin
Roh Allah, Bapa, Putera dan Roh Kudus, Tritunggal Mahakudus, Perawan Maria yang tak bernoda, para malaikat, malaikat Agung, dan para kudus di surga, turunlah atas aku. Murnikanlah aku Tuhan, bentuklah aku, penuhi diriku dengan diri-Mu, gunakanlah aku. Enyahlah seluruh kekuatan jahat daripadaku, hancurkanlah mereka, taklukkanlah mereka, sehingga aku sehat dan melakukan perbuatan-perbuatan baik.

Enyahkanlah daripadaku seluruh mantera, guna-guna, ilmu hitam, tenungan, keterikatan, kutukan dan tatapan yang mendatangkan kutukan; pengerumunan setan, penganiayaan setan, kerasukan setan; seluruh yang jahat dan yang berdosa, iri hati, pengkhianatan, kedengkian; penyakit jasmani, penyakit kejiwaan, penyakit moral, penyakit rohani, penyakit yang bersumber dari setan.

Bakarlah semua kejahatan ini di dalam neraka, agar mereka tidak pernah lagi menyentuhku atau makhluk lainnya di seluruh dunia.

Aku memerintahkan seluruh kekuatan yang menggangguku – dengan kekuatan Allah yang Mahakuasa, dalam nama Yesus Kristus Penyelamat kami, melalui perantaraan Maria Perawan yang Tak Bernoda – untuk meninggalkan aku selamanya, dan dimasukkan ke dalam neraka yang kekal, dimana mereka akan diikat oleh Malaikat Agung Santo Mikael, Santo Gabriel, Santo Rafael, malaikat pelindungku, di mana mereka akan dihancurkan di bawah tumit Maria Perawan yang Tak bernoda, Amin.
Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hasil Sidang Sengketa Pilpres Ditolak MK, Bukti jadi Alasannya tapi Hakim Tak Terapkan Etika Hukum

Mata Indonesia, Yogyakarta - Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada sidang putusan sengketa hasil Pemilihan Umum (PHPU) Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden 2024, Senin (22/4/2024), menolak permohonan dari paslon nomor urut 01 dan 03. MK menyatakan bahwa permohonan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud MD tak memiliki dasar hukum yang cukup.
- Advertisement -

Baca berita yang ini